
"saayang, benar yang dibilang kak Nisya, aku kan perlu mendekatkan diri sama keluarga yang lain, ga apa2 yaa aku ke kolam renang" marsya membujuk sambil menyenderkan kepalanya ke bahu Nando.
merayuu, aku harus merayuu, aku muak dengan tema pembicaraan ini, bisnis dan bisniss aaahh aku tidak mengerti, setidaknya aku harus keluar dulu dari situasi ini biarpun caranya sedikit memalukan.
Nando melepaskan genggaman tangannya lalu malah melingkarkan tangan itu ke belakang pinggang Marsya, tanpa rasa bersalah sedikitpun.
"Nandooo, ya ampuunnnn" kak Nisya speechles dengan kelakuan adiknya itu "aku cuma ngajak gabung sama para girls di pinggir kolam berenang, bukan ngajak keliling dunia sampai kamu gak mau lepas begini"
daann...cuppp...terjadi lagii, Marsya mencium pipi Nando didepan orang2, seperti dunia ini hanya milik berduaaa, orang yang menyaksikan itu pun hanya bisa bengong menyaksikan aksi konyol keduanya, sementara Doni, hanya tertawa merasa tak asing dengan situasi ini.
"sebentar aja sayang" lalu tersenyum manis seperti tidak terjadi apa apa
"okee sebentar aja, kalo kelamaan nanti aku nyusul kesana" akhirrnyaa Nando pun setujuu
"iyaa"
Dan Marsya pun bediri lalu bertanya pada kak Nisya "Ayo kak, kita keluar sekarang"
ayolahh kak jangan ikutan bengong, aku udah malu sama kelakuan ku barusan, selamatkan aku dari sinii
"hahahahaahaha........" kak Nisya pun akhirnya tertawa, diikutin semua sepupu yang duduk di meja yang sama dengan Nando
"jadi inii rasanya ngeliat adik dingin dan kaku jatuh cinta, Marsya hebat kamu bisa membuat dia bertekuk lutut"
"kakaakkkkkk" tolonglaahh jangan meledek terus kita keluar sekarang, aku maluu, aku maluuu
"ayoo kita keluar, sebelum dia berubah pikiran lagi" Kak Nisya pun menarik tangan Marsya lalu berjalan ke arah kolam renang.
..............
With the Girls, dunia perghibahan baru saja dimulai.
"waoo waoo, akhirnya yang ditunggu bergabung juga, sang pendatang baru di keluarga Alsyech" ucap seorang wanita berambut pirang dengan soflens biru khas turki, dia cantik sekali seperti barbie.
"pasti kamu gak ingat siapa aku?" ucap nya lagi
__ADS_1
"sorry" jawab Marsya merasa bersalah
"aku Syarifah, anak ke 3 dari Abi Alfateh panggil aku ifa dan ini kaka aku, kak Fatimah panggilannya kak ima"
cantik, ke duanya sangat cantik
"ohh yaa, aku harus ngapalin mulai sekarang, kamu nomer tiga, nomer dua, terus anak pertama dimana?"
"kak Hasbi, kan ada di dalam sama Nando tadi, naahh itu istri kak Hasbi, namanya Kak Tania"
Marsya hanya mendengarkan penjelasan Ifa, mencerna silsilah keluarga Nando
btw Alfateh adik papa Faridz yang keberapa ya? bingung sendiri
"kaloo akuu kamu ingat gakk?" tanya perempuan lain pada Marsya yang tak kalah cantik nya, pakaiannya modis sekali sopan namun terkesan seksi dan elegan
"maaf" jawab Marsya singkat
"aahhh parah banget istrinya Nando, atleast kamu bisa serching kaan soal keturunan Alsyech"
Marsya hanya diam, tidak menanggapi statement itu
"okee okee, aku maafin kali ini, ingat baik2 yaa Marsya, aku Eliza panggil Eliz, aku putri ke empat Papa Alfarhan"
oohh Om Farhan, orang pertama yang aku temui di luar, tp wait, Eliz anak ke 4 artinya ada 3 kakanyaa lagi tp yang mana, dan mereka yang kenalan barusan ini mereka udh pada nikah belum ya, kalo nikah artinya ada pasangannya, dan mungkin ada anaknya juga...aaahhhh banyak banget yang harus di hafalin
"Marsya, istrinya adikku" ucap wanita berhijab yang baru datang bergabung
Aahh, tentu saja aku kenal yang ini, Kak Neira, kakak ke dua Nando, Mama Nadia pernah cerita Kak Neira sedang hamil, tapi badannya masih sangat terawat dan proporsional, hanya perut nya saja yang sedikit membuncit, tapi tunggu, mama bilang hamil anak ke tiga, tp badannya masih se indah ini..
"kak Neira, sudah berapa bulan sekarang"
"aaah ini, 5 bulan...kamu kapan nyusul? mama sudah gak sabar nungguin anak nya Nando lahir"
"belum ada tanda tanda kak"
__ADS_1
"gak apa2, lebih giat berusah aja yaaa" hahaha
"btw kak Neira, ifa agak aneh tumben2an Nando ikut interupsi minta acara di kota ini, pake acara ngancam segala kalo gak disini gak mau datang"
semua mata yamg berkumpul di meja itu pun tertuju pada Kak Neira, yaa walaupun dia anak ke dua dari papa Fariz, tapi aura yang dimilikinya lebih dewasa dari pada kak Nisya. tampak sekali semua saudara sangat menyimpan hormat padanya
"mungkin Nando lagi banyak kerjaan, jadi gak bisa hadir kalo acaranya di tempat lain"
"memang bisasanya acara dimana kak" Marsya ikut bertanya karena penasaran
"Marsya, ini pertama kalinya acara keluarga di dalam negeri, kita tuh repot banget tau ngurusinnya" ucap Eliz menggebu
"yaya betul, dan lagi ini kan acara di kotamu, harusnya kamu dong yang jd tuan rumah nya, bukannya malah kami yang tinggal di luar jadi ikut repot" timpal ifa lagi
aku mau ngurusin apa, aku aja gak tau nomor kalian, dan aku gak masuk ke dalam grup keluarga hedon itu
"yaa maaf aku gak tau"
"kamu sih terlalu sibuk sama kerjaan sendiri, sampai gak ada waktu buat keluarga kita" lagi lagi ifa berbicara
"ooiyaa, Marsya kerja yaa..terus Nando gak apa2 kamu kerja, padahal kamu cari apa lagi sihh, toh tinggal minta aja sama Nando" ucap kak ima
"kak ima gak tau ya, Marsya ini seorang MUA , followernya aja udh 1juta lebih sekarang, ooiyaa aku salah satu followers mu looh" Eliz bangga
"oiyaa, Marsya belum masuk grup keluarga ya, Mana nomermu sini aku masukkan" kak Nisya mulai berbicara lagi, namun tanpa sadar kata katanya itu secara tidak langsung seperti mempublish bahwa mereka tidak dekat
"whaatt, kak Nisya gak punya nomor Marsya???apa jangan jangan2 ini juga pertemuan kedua kalian?" Eliza terkejut
"parahhh, adik ipar kalian inii parahh, kak Neira juga sama? gak punya nomor Marsya?" ifa juga ikut mengatai
Kak Neira hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan Ifa.
"bukannya sebagai keluarga baru, seharusnya kamu mendekatkan diri yaa, gak perlu deh sama kami, setidaknya sama kedua kakak iparmu.. huuh aku kira yang berpengalaman lebih tau adab, ternyata gak ngaruh, uppss....." kak ima langsung menutup mulutnya karena keceplosan "Maaf Marsya, aku gak bermaksud menyinggung kamu...please maafin aku, kak Nisya, kak Neira aku minta maaf"
...............
__ADS_1