
Nando turun dari tempat tidur, memakai handuk dibawah perut, lalu keluar mengambil minum ke dapur, setelah minum diapun membawanya nya ke kamar dan memberikan pada Marsya
"minumlah" ucapnya
"makasih Nando" Marsya duduk dan sudah menutup tubuh polosnya dengan selimut,
"bagus sekali bicaramu, setelah PUAS km panggil aku pakai namaku lagi"
loh, maksudnya apa sii, kan biasanya jg manggil nama, tapi apa permintaannya tadi waktu berhubungan intim minta di panggil 'Sayang' itu berlaku untuk selamanya? *marsya
"terima kasih sayang atas minuman dan kenikmatannya, aku suka" ucap marsya
'kalau suka, ayo buat peraturan baru"
"apa?"
"mulai malam ini, selain pegangan tangan, kita akan tidur tanpa pakaian apapun"
suka banget sih tidur pegangan tangan, tapi kenapa sekarang pake acara bugil segala? *marsya
"hmmm...kalau lagi sakit, apa masih bugil juga?
"boleh pakai" jwban Nando singkat
"kalau lagi haid?"
"pakai celana aja, atas tetap polos"
"kalau lagi berantam?"
Nando mulai kesal dengan pertanyaan2 Marsya "Buka semuanya, kalau berantam tetap wajib gapakai apa2, kalau salah satu dari kita melanggar kesepakatan ini maka akan dihukum oleh yang satunya"
"tapi sayang, hukuman macam apa yg akan diberikan" marsya kebingungan memberikan hukuman macam apa pada Nando bila suatu hari Nando yang melanggar kesepakatan
__ADS_1
"terserah soal hukumanmu, tapi aku kasih tau sekarang, aku akan melakukan hal yang paling kamu benci bila kamu yang melanggar"
"emang apa yang paling ku benci?" Marsya kebingungan
senyum jahil nando terukir sambil berkata "akan ku pakai semua kartu yang aku punya, termasuk yang ada padamu untuk belanja sepuasnya"
Marsya melotot mendengar ancaman aneh itu "Heiiii....ga boleh begitu, aku janji gakan melanggar, jangan sembarangan gesek2 oke sayang" sambil mengecup bibir nando lagi dan lagi
sudah ku duga, ancaman ini cukup untuk melumpuhkan mu *nando
"aku belum terfikir hukuman apa ya buatmu, nanti aku kan cari seuatu yang paling membuatmu menyesal. oiya kalo Denis tidur di kamar kita gimna? apa kita masih bugil juga?"
"Marsyaku sayang, ini semua berlaku hanya saat kita tidur berdua, oke... otakku masih waras, dan kamu gausah repot mikirin hukumanku, aku akan senang hati membuka bajuku setiap malam untukkmu" ucap nando sambil mengedipkan sebelah matanya
"baguslah, sayang aku capek, sepertinya aku mau tidur smp sore nanti kita jemput Denis dan yang lainnya yaa, bisa kah?"
"iyaa, nanti sebelum asar aku bangunin, aku juga capek, ayo tidur"
.............
"Marsya bangun, waktunya asar..ayo mandi"
"hmmmmm....., iyaa" bangkit lalu bergegas ke kamar mandi..
.........
setelah selesai mandi dan menunaikan kewajibannya, mereka pun bergegas menjemput Denis dan Rosa dirumah Mama nur
"tumben jemputnya berdua?"
"iya ma, kebetulan Nando pulang cepat tadi, ayo Denis kita pulang" ucap nando sambil mencium Denis berkali kali
"yaudah pulang deh sana, udh mau magrib kasian Denish kecapean" ucap mama Nur ramah
__ADS_1
"ayo Denis, rosa, kita pulang" ucap Nando lagi, lalu mereka semua pun berpamitan meninggal kan rumah lama Marsya yang kini hanya di tempati Mama Nur dan Maya.
....
Nando memarkirkan mobilnya di garasi rumah keluarganya setelah mang Damin membuka gerbang besar itu, lalu Nando bergegas ke masjid dekat rumahnya menggunakan motor yang sudah disiapkan mang Damin.
Marsya, Rosa dan Denis masuk ke rumah utama kediaman Alfariz Syech untuk menjemput Bik Sum dan inah.
kedatngan Denis membuat rumah besar itu hangat kembali setelah kepindahan Nando, Mama Nadia sangat senang dan masih berharap merek bisa tinggal satu rumah lagi
"Marsya, bujuk Nando dong biar mau tinggal disini lagi, mama kesepian...hikkss"
"Aduh mama, Marsya sih terserah Nando aja, mau tinggal dimanapun gak masalah"
"huhh, kalo dia udah pasti gakan mau...eeh iya marsya mama baru dpt kabar dari kakak nya Nando, kak Neira katanya sekarang positif hamil anak ke tiga..aduhh mama seneng banget dengernya"
"Alhamdulillah, cucu mama tambah banyak dong, makin seru kalo lebaran kumpul nanti" jwb Marsya tak kalah senang nya
"yaa, tapi mereka tinggalnya jauh, mama jadi gak bisa bebas ketemu mereka, jadi kapan kamu nyusul kak Neira?kamu gak program tunda2 kehamilan kan?"
Marsya terdiam dengan pertanyaan tiba2 itu.
lucu sekali, ditanya kapan hamil, berhubungan suami istri aja belum lewat 24 jam yang lalu, mana bisa langsung hamil.
"gak di tunda tunda mah, di doain aja yaa, biar cepet" jawab Marsya bijak
"iya dong di doain, eeiiihhh tumben jawabannya minta di doain, apa kalian udah pernah ekhm...ekhmmm..."
haduh, mertuaku mulai deh ngebahas gituan lagi, maluu dong akunya
"mama iihh, kan udh nikah, ga apa2 kan"
"iya iyaa, aduuhh mantu mama yang ini hebat banget, bisa bikin anak mama yang kaku itu luluh juga...hahaa"
__ADS_1
hebat? apanya yang hebat, mama gatau aja buat sampai tahap ini, aku sampai harus nangis bombay dulu
..........