Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Pekerjaan yang Ingin Dipertahankan


__ADS_3

Tepat satu jam, mobil nando kembali parkir di depan Gallery Marsya,


"pas satu jam, aku orang yang konsisten, kalo udah janji, aku akan mengabulkannya"


siapa juga yang nanya


"turunlah, selamat bekerja kembali"


aku belum membahas soal cicilan cincin itu, gak bisa, harus selesai sekarang..aku harus tahan dia supaya gak pergi


"kamu hari ini cuti kerja kan"


"cuti? hmmmmm bisa dibilang begitu" sambil bingung maksud pertanyaan tiba2 itu.


"sudah makan siang?" tanya marsya lagi


"belum, kalo kamu?"


" belum juga, mau makan di kantor ku?" bohong banget marsya, jelas jelas kamu lagi makan waktu dia telepon minta ketemuan. gpp bohong dikit, demi cicilan cincin itu clear.


"emang boleh aku masuk? ayoo kalo gitu" jawab nando semangat...


.......


marsya masuk duluan di ikuti Namdo dibelakangnya,


Yani resepsionist di galerinya menghampiri dan berkata,

__ADS_1


" bu client nya udh datang, skrg lagi pilih kebaya di lantai 2 sama mbak ela"


"makasih yani, nanti bilamg ela kalo udh selesai suruh keruangam ku, oiya tolong aku sekalian belikan nasi padamg ya 2 bungkus, nanti bawa keruangan ku"


" baik bu"


nando hanya memperhatikan tanpa bicara sedikitpun, hanya senyum tipis yang keluar dari bibirnya, dan itu sukses membuat yani takjub....ganteng banget tamu ibu marsya kali ini


diruangan kerja marsya, hanya berukuran 3x3 meter, sangat jauh berbeda dengan ruang kerja Nando. tapi nando benar benar diam dan hanya memperhatikan marsya yang lamgsung mulai sibuk dengan laptop dan tlp nya.


*haduhh aku kan mau ngebahas cincin.


marsya* menghentikan aktifitasnya, di tatap nya nando yg duduk di sofa sedari tadi memperhatikan nya tanpa suara...


"maaf, aku mendadak sibuk"


"lanjutkan kerjamu, aku gak masalah" tentu saja tidak masalah, aku bisa melihat kesibukan sehari2 calon istriku, bagus sekali


"itukan mas kawin, mana ada perempuan ikut nyicil, gausah mikirin kaya gitu, pikirin aja kapan tanggal pernikahan kita"


"ooh iya aku lupa belum lihat jadwalku, sebentar yaa"


marsya mencari sesuatu dalam laptopnya, lalu meminta nando mendekat


"lihat, ini jadwalku bulan ini, job makeup kosong hanya di hari kamis dan jumat, karena besok hari jumat, gak mungkin kita nikah besok kan..."


nando mendekat lalu diam memperhatiakan jadwal yg dibuat menyerupai kalender itu, dan dia menunjuk satu tanggal..

__ADS_1


"kamis, 28 april. satu minggu dari sekarang kita menikah"


"baik, aq keep tanggal nya" marsya terdiam lalu sadar "whaatttt....... seminggu lagi, ini kan lagi ngebicarain pernikahan ku bukan pernikahan clientku, kenapa aku jawab keep tanggal segala...bodohhh bener bener bodoh"


Nando tertawa tebahak bahagia dengan reaksi Marsya yang tak teduga.


"berhenti ngetawain aku, kenapa setiap kamu nentuin hari selalu 7 hari lagi terus sihh"


nando tidak menjawab hanya terus tertawa, hingga ketuka pintu menghentikn tawa nya..mukamya namun dia tidak bisa menyembunyikn senyum bahagianya sama sekali


"masuk"


"bu tadi manggi ela?"


"iya, gimana udah selesai pilih kebayanya?"


"sudah bu, sekaramg calon pengantin nya lagi duduk di depan menunggu ibu mau konsul soal konsep katanya"


"oke oke, duluan yaa nanti aku nyusul"


"baik bu" jawab ela sambil melirik nando, bener kata yani, pangeran tampan ada di ruangan bu marsya skrg


"nando kamu bisa tunggu disini, aku mau kedepan sebentar aja, udah itu baru kita makan bareng ya"


"oke"


setelah marsya pergi, nando berkeliling di ruangan yang tidak terlalu luas itu, dilihatnya semua foto sepanjang karier marsya, saat juara lomba makeup, saat sedang merias, mengikuti weeding expo serta foto bersama model2 pengantin yang sangat tinggi, tubuh kecil marsya seperti terjepit

__ADS_1


"jadi ini, pekerjaan yang mau kamu pertahankan, bagus juga...aku suka" gumam nando


................


__ADS_2