Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Doa Marsya


__ADS_3

lain dengan nando yang berbunga bunga, lain lagi dengan Marsya yang sangat tidak peduli dengan lamaran itu..


jadwal weekend yang padat, merias dari satu kota ke kota lain, membuat energinya benar benar terkuras.


"aahh repot banget pake nambahin nama dia dalam doa, permintaan ku aja masih banyak, tinggal jawab enggalah aja susah bgt" begitu fikirannya


malam hari setelah solat isya, hati Marsya gelisah, apa memang harus istihoroh biar bisa tenang, jadi kalo nolak gak dosa bgt kaena udah berbohong.


lalu di pun dengah khusyu melakukan solat istihoroh nya... selesai sholat dia berdoa :


“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini "Nando Alfarid Syech" lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”


ternyata istihoroh bisa menenangkan, besok coba lagi aahh...


.............


satu hari menjelang pertemuan yang di janjikan, marsya sama sekali belum mendapaat jawaban.sepertinya memang bukan jodoh, gada tanda apa apa juga tuh... apa aku salah sebut nama? aahh gatau deh..pokonya kalo besok nolak gak salah salah banget


........


sedangkan nando mulai gelisah berdebar2 lagi seperti hari mereka mau bertemu pertama kalinya


"besok jawabannya kan?" tanya doni yang mengerti kegelisahan Nando


"hari ini aja tegang gila, apa lagi besok....aahh besok aku gak kerja"

__ADS_1


"maaf bos, besok ada meeting penting sama rekanan dari maskapai perebangan **** untuk pembaharuan kontrak, kalo ini gagal, bisnis travel bs kena dampaknya. jadi bos harus hadir atau saya seret hingga keruang meeting"


"donii gila, oke pastiin gak terlalu lama, sebelum magrib aku mau udah ada di rumah"


"saya usahakan bos"


" kalo besok ga bisa bolos, sekarang aja, ayo kita pulang, kamu kawal aku"


"maksudnya 'kita' itu, saya juga ikut? "


"emang diruangan ini ada orang lain apa? cepat bereskan barangmu kita pulang"


merekapun pergi meninggalkan kantor


........


"oke bos" sahut doni cepat


"udah bukan jam kerja, ganti panggilanmu"


"iya nando sensitipppp, hahahaa, gakan pindah ke kursi depan apa, emangnya aku supir?"


"tadi di kantor yang nyuruh aku duduk di belakang siapa, donii gilaaaaa"


"tadi kan jam kerja"

__ADS_1


lalu mereka tertawa bersama, gatau ngetawain apa.....


selesai dari bank, doni bingung "kamu narik uang sebanyak itu buat apa? kenapa ga transfer aja, ngebahayain perjalanan kita bgt sih"


"ada perlu, kamu anterin aku pulang dulu naro uang ini, nanti kita keluar lagi ngopi2"


"okey nando"


............


malam hari, marsya tidak bisa tidur....dipeluknya denis kecil yang sedang tertidur pulas di sebelahnya..


"sayangnya bunda, mirip ayah kamu bgt" sambil mengecup kening denis


"bunda kangen banget sama ayah denis, pengen ketemu" gumam marsya sambil memejamkan matanya


.....


entah tidur atau engga, entah mimpi atau bukan, semua terasa jelas dimata marsya...


suami yang dirindukannya datang, dengan tampan dan pakaian serba putih bersih...


"sayang, aku rindu" marsya mengucap kata itu sambil menangis


"jangan menangis lagi sayang, kamu harus bahagia, menikahlah, semua akan baik baik saja" lalu wajah suaminya pun berubah menjadi wajah yang tidak asing baginya.

__ADS_1


wajah "Nando Alfariz Syech"


..............


__ADS_2