
"ayaahhh, banguunn..udah siang nihh kok ayah masih bobo sihh, bunda, ayah nya susah d bangunin" celoteh Denis di pagi hari
"terus bangunin aja sayang, tadi abis solat subuh ayah malah tidur lagi" jawab marsya yang msh sibuk merias diri
"Ayaaahhhhhhhh, bangunnnnnnn ayo sarapan nanti Denis telat kesekolah nya"
Nando membuka matanya lalu tersenyum..." Denis sayang udah rapi aja, ayah yang anterin kamu sekolah yaah, sebentar ayah siap2 dulu" sudah bangkit dari tempat tidur nya
"gausah sayang, aku aja yang antar" jawab Marsya
"engga, kamu di rumah aja biar aku yang ngantar anakku" lalu berbisik di telinga marsya "nanti aku cepat balik lagi, kita harus selesaikan urusan kita yang tertunda semalam" cupp, ciuman mendarat di pipi Marsya
"iihhh, ayah genit, cium cium bunda terusss"
"oiyaa, sinii sinii Denis jg ayah ciumin yaa"
"sayang, aku ada acara di sekolah Denis hari ini, jd aku yang harus antar dia"
"Acara apa? kapan selesainya? aku ikut!"
iihh apaaan siiii, segala mau ikut emak emak ngerumpi
"acara ultah salah satu teman Denis, mungkin sore hari baru pulang. Emang sayangku mau gabung sama ibu2 TK? seru lohh nanti ngumpul semua" marsya tersenyum jahil, sudah pasti suaminya itu menolak kalo segala hal yg berhubungan ibu2 tukang rumpi
"terus ayah ngapain dong dirumah kalo Denis pulangnya lama gitu" wajah memelas menghadap Denis, lalu melirik Marsya dengan tatapan jengkel
"sebelum ayah pulang kerja, Denis udah pulang kok ayah, janjiii" Jawab Denis dengan polosnya
"Ayah gak kerja hari ini, liburr......"
"Hah...kamu ga ke kantor hari ini?"Marsya ikut nimbrung, setelah menyelesaikan makeup nya "yaudah coba tlp Doni, biasanya juga dia temanin kamu kalo aku lg gak dirumah"
__ADS_1
"Doni masih di luar kota, pekerjaannya belum selesai"
waduuhhh terancam gagal deehh dunia rumpi hari ini, kalo big bos gak kemana2
"terus gimana dong sayang, aku udah janji sama ibu2 yang lain"
"Bundaa udah jam seginii, ayo cepetan cepetann nanti Denis kesiangan" teriak Denis
"Denis tunggu di ruang makan yaa, minta bik sum suapin dulu, nanti ayah sm bunda nyusul"
"iyaaaa" berlari keluar kamar sambil minta makan sama bik sum
.........
tersisa suami istri yang sedang bingung mencari solusi, Marsya yang ingin pergi ngerumpi bersama ibu2 TK, dan Nando yang gak mau ditinggalin Istrinya
"sayaang, aku harus temanin.........." kalimatnya belum selesai karena Nando yang sudah menyudutkannya ke dinding "sayaaaang, ada apa?"
"sudah aku bilang berkali kali, jangan pakai makeup berlebihan kalo keluar rumah tanpa aku, ganti lipstikmu, kamu mau ketemu siapa dengan warna mencolok itu"
siaall, aku seorang perias profesional tapi makeupku di complain oleh suami sendiri
"okee...okee aku ganti, tapii aku boleh pergi kan nganterin Denish?"
"pergilah, kamu juga perlu berkumpul sm orang tua murid lain sekali2"
"makasih sayang, bisa mundur sedikit, aku susah gerak kalo sudutkan aku di dinding gini"
"Bundaaaaaaaaaa" terdengar teriakan Denis dari luar kamar
"iyaaa bentar" jawab Marsya sedikit teriak juga
__ADS_1
Nando yang masih fokus menatap istrinya dari dekat itupun menyentuh wajah Marsya, lalu menghadapkan padanya "aku punya cara yang lebih cepat untuk menghapusnya"
dan cuup, Nando mencium bibir Marsya seenaknya, setelah puas dia tertawa melihat Marsya yang shock
siaall, aku kan gapakai lipstik waterproof.....aakkh pasti beleber kemana2
"sudah ku hapus" melepaskan tekanan pada tubuh marsya lalu mengambil tisu dan menuju kaca, ia membersihkan sisa lipstik yg menempel pada bibirnya lalu berjalan keluar kamar
"Marsya sayangkuu jangan lama2 ya, kasian Denish nunggu"
iyaa iyaa , aaahh makeup sempurnakuu hancur sudaahhh, kenapa lipstik bisa nyampe ke pipi hidung gak sekalian aja ke mataku.
................
"bunda Denish, kita kan udah janjian pake lipstik merah cabe kok pake warna peach gitu sihh" ucap mama Alif saat semua ibu sedang berkumpul menunggu anaknya selesai sekolah
"oohh ituu, aku gak punya warna merah" jawaban Marsya memberi alasan
"masa perias gak punya sih, niih aku bawa mau pakai punya aku" sambung mama yang lain
tidakk, kalo Nando video call melihatku pakai warna itu lagi, dia bs datang kesini cuma untuk menciumiku se enaknya
"engga usah, aku kan udh pakai hijab merah nihh" pliisss jangan paksa lagi, mengertilahh
"waah gak seruu nih, ga kompak"
"eehh ibu ibuu, sambil menunggu kita keluar dulu yuu beli kado" marsya mencoba mengalihkan pembicaraan
"oiyaa, yuuuk yuukk"
dan Marsya and the gank pun sibuk dengan kegiatan rumpi nya hari ini, melupakan sang suami yang sedang dirumah gak tau mau melakukan apa
__ADS_1
........