
"Jadi gini kalau orang kaya mengunakan uangnya, gak ada yang gak mungkin dilakukan walau dalam waktu yang mepet sekalipun" ucap Marsya setelah melakukan tarawih bersama Nando di kamar hotelnya yang mewah "aku gak pernah nyangka mau berbuka puasa aja bisa ngabisin uang belasan juta. kok jadi kesel yaa"
"kenapa ngedumel, mendingan kita tadarusan dari pada kamu ngomel2, aku udah juzz 24, kamu berapa?"
"tiga" jawab Marsya pendek dan jawabannya itu berbuah jitakan di kepalanya "aawww sakitt"
"makanya yang seriuss, pokonya selama bulan ramadhan ini kamu harus khatam quran"
"gimana caranya sayang"
"baca 1juzz sehari, sebulan jadi 30, kalo mau lebih mudah baca 4 halaman setiap habis solat, gak lama kok paling 15 menitan,tapi harus konsisten."
"ini udah malam ke 12 sayang, aku udh ketinggalan banyak juzz, tapi kamu udh 24juzz bentar lagi khatam dong"
"targetku khatam 2 kali, jadi aku baca 8 lembar setiap habis solat. kamu kejar ketinggalan nya, bila perlu sekali kali begadang, kamu bisa begadang sama aku buat begituan, kenapa baca alquran gak bisa, ayo aku temanin sekarang.mumpung Denis udah tidur"
"hehehe.....hhee hehee" Marsya nyengir kuda
Nando membelai kepala Marsya dengan lembut "selama bulan puasa ini aku udh mengurangi olah raga malam kita, biar bisa fokus ibadah, jadi Marsya ku sayang, pakai waktu luangmu dengan baik ya" lalu mengecup kening istrinya.
"i love you" ucap Marsya dengan sedikit genit
"yaa aku tau, gausah ngegodain aku, cepat ayo buka aplikasi quran km, kita mulai sekarang"
Marsya menghela nafas panjang "yaa sayangkuu"
__ADS_1
................
Pagi hari Doni sudah tiba di rumah Nando, namun bik sum bilang semalam tuan dan nyonya nya itu tidak pulang karena menginap di hotel. Mendengar itu Doni pun kesal sendiri..kenapa gak ngabarin sih.
diapun segera menghubungi Bos nya yang tukang bolos kerja itu.
"pagi Bos, saya dirumah mau jemput. hari ini ada miting penting anda harus hadir"
"masa sih, aku gak tau?"
"itu karena anda bolos terus bos"
"yaudah kamu jemput ke hotel XX bawain bajuku oiya baju Marsya sama Denis juga sekalian, minta bik sum siapin, nanti datang kesini pakai mobil istriku aja, buat dia pulang sendiri nanti"
"baik paboskuu" jawan Doni sabar
........
"bunda, Denish mau berenang"
"ga boleh, kamu ga bawa baju renang. Nanti aja di Club House yang biasa sama Ayah"
"Bunda, ayah bilang taman belakang yang dirumah mau bikin kolam berenang buat Denish"
"Kapan ayah bilang gitu, kok bunda gak tau"
__ADS_1
"waktu Ayah temenin Denish berenang pas bunda lagi ngedandanin"
ngejanjiin apa pula ni tuan suami, setiap janjinya bikin orang jantungan mulu
"Denish, pulang yuuk" mencoba mengalihkan perhatian
"tapi Denish pengen kerumah omah, udah lama gak ketemu omah"
"oke bos, kita telepon ayah dulu kalo diijinin baru kesana yaa"
"iya bunda"
..............
Bulan Ramadhan yang terlalu sempurna untuk keluarga kecil Nando, tiada hari terlewati tanpa kebersamaan mereka. bahkan bila ada acara berbuka bersama dengan para petinggi Alsyech Grup atau dalam acara santunan yang biasa di gelar kantor nya, Nando selalu didampingi oleh istrinya.
Dan bila tidak ada acara apa2 yang wajib di hadiri, tentu saja Nando akan kembali bermalas2 ria di rumah aja atau sesekali shopping untuk persiapan lebaran mereka.
Nando dan Marsya sangat bahagia bahkan terlalu bahagia. Namun bukannkah hidup adalah perjuangan? hidup adalah Ujian?
Ujian rumah tangga mereka yang sesungguhnya, baru akan dimulai.
..............
"Bila ada sesuatu yang menggoyahkanmu, cukup lihat aku, sebut namaku dalam doamu dan semua akan baik baik saja."
__ADS_1
Nando Alfaridz Syech
..............