
Pagi hari setelah malam pertama dikediaman Nando, Marsya mengantar Nando hingga ke teras rumah, sementara itu Doni sang sekretaris sudah menunggu di dpn mobil bos nya.
"km hari ini ke galeri kan"
"yaa, nanti setelah antar Denis, aku langsung kerja"
Nando menunjuk pipi nya dengan jari, memberi kode minta di cium, sdngkan marsya yang tidak mengerti maksudnya malah kebingungan sendiri
"sayang, kenapa pipi km, apa gatal?"
Nando menggeleng kepala, tapi masih menunjuk2 pipi nya
"itu kenapa kamu sentuh2 begitu?"
pasrah, akhirnya nando mencium pipi Marsya lalu membisikan sesuatu "Morning kiss" dan dia standby memerikan pipinya, sedikit membungkuk agar sejajar dengan tinggi marsya menunggu ciuman balasan
hal ini tidak luput dari perhatian Doni, "hebaatt" gumamnya sambil menutup mulutnya dengan tangan saking terkejutnya, "my boss yang kaku itu, udh berani cium2, apa aku foto aja ya pemandangan langka ini"
Nando yg menunggu ciuman balasan Marsya pun akhirnya bertanya "kenapa diam, pegel ni nunduk begini"
"apa kamu mau seperti ini, ini di luar rumah"
mulai berdiri tegak lagi "tentu saja, biasakan seperti ini mulai sekarang, sebagai suami istri kita ketinggalan terlalu jauh"
ketinggalan?? istilah macam apa itu, memangnya kehidupan suami istri seperti sebuah kompetisi. tapi baiklah kalau itu yang kamu mau, menunjukan cinta dimanapun bahkan di depan umum, aku ikuti cara mainmu suami.
Marsya mendekat, melingkarkan tangan nya di pinggang Nando, lalu berjinjit dan mencium pipi suaminya itu "hati hati dijalan sayangku, telepon aku kalo udan nyampe kantor ya"
__ADS_1
senyum cerah muncul diwajah Nando setelah mendapat yg diinginkannya "kenapa aku harus tlp, apa kamu bakal kangen nanti setelah aku berangkat kerja?"
"mungkin aku bisa mati karena merindukanmu" Marsya mulai ngegombal
"aduuhh kasihan istriku, bisa mati merindukanku kalo ditinggalin kerja, yaudah aku gakan ke kantor, kita kekamar aja yuuu"
"eeehh gak bisaa, kepala keluarga harus cari nafkah, sana pergi" sambil menahan tubuh Nando yang hendak masuk kedalam rumah lagi
"baiklah sayang, aku akan jadi kepala keluarga idamanmu, aku kerja dulu ya" lalu memberikan tanda mini love dengan kedua jarinya
Marsya yg melihatnya, memberikan respon tak terduga, seolah berusaha menangkap love tak terlihat pemberian Nando lalu memasukan kedalam hatinya, lalu diapun ikut memberikan minilove dengan dua jarinya pula, dan mendapat respon yang sama pula dari Nando, berusaha menangkap love love imajier itu lalu memasukan kedalam hatinya.
Dari garasi Doni memang tidak bisa mendengar percakapan keduanya, tapi melihat interaksi yang mereka lalukan membuat Doni membuat kesimpulan sendiri "kamu udah gak keren lagi bos, dan kenapa aku jadi malu ya ngeliat mereka, dasar couple aneh"
melihat Nando mendekat, Doni pun segera membuka pintu belakang sambil menyapa "selamat pagi bos, ayo kita ke kantor"
"siap bos"
dan mobil pun berlalu meninggalkan rumah
..............
Perjalanan menuju kantor, Doni fokus mengemudi, sedangkan Nando senyum senyum sendiri di kursi belakang sambil menatap keluar jendela
kenapa aku jadi memalukan banget tadi, tapi seru juga sihh
terdengar suara Doni yang tidak bisa menahan ke kepo'an nya
__ADS_1
"bos, bukankah kemarin Nyonya Bos sedang sakit, sepertinya hari ini sembuh dengan cepat, minum obat apa?"
sakit, iya juga...aku sampai lupa kalau kemarin Marsya bilang dia sedang sakit
"obat rumahan" jawab Nando singkat
"obat rumahan? apa obatnya ini?" sambil menbuat tanda minilove dengan tangan kiri nya
"Doni, ini jam kerja. jangan lewatin batas aku potong gajimu nanti"
"Maaf bos, jng potong gaji saya, ini buat bos, sarangeeee" dan Doni memberikan minilove lagi dengan jarinya
Nando yang melihat itu pun tak bisa menahan tawa nya
"Huahahahaaaa Doni sialan, aku bilang simpan buat dirimu, kenapa nyindir2 mulu sih"
"aku penasaran, dari mana Nando yang cool calm ini bisa tau lambang begituan, apalagi aksi konyol kaya tadi" dengan tawa yang tak kalah heboh nya
"Marsya pecinta Drama korea, aku suka dipaksa ikut nonton, walau kadang gak ngerti, nanti kalau kamu udah nikah kamu bakal tau pemaksaan istri itu seperti apa"
"tapi pacarku pecinta bollywood"
"yaaudahh sana ke india belajar nari sama nyanyi, karena kita para lelaki harus ikut menyukai apa yang mereka sukai, atau kita jadi musuh dlm selimut nya hahahaaaa"
"kuakui dalam hal ini km lebih pengertian, gak salah km jadi bos ku, hahaaa" dan lagi lagi minilove melayang dari tangan Doni
..........
__ADS_1