Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Doni yang Galau


__ADS_3

Bulan suci Ramadhan, aktivitas Marsya benar2 full di rumah..mungkin hanya seminggu sekali dia ke galery hanya mengecek persiapan gaun2 baru yang sedang di jahit ibu Ina.


Biasanya, setiap ramadhan dia akan banyak mengikuti wedding expo atau membuka privat class di Galerynya, namun tidak di tahun ini. Marsya ingin sepenuhnya menjadi istri yang baik, mengurus suami dan anaknya sendiri.


Tentu saja keputusan Marsya itu membuat Nando sangat bahagia walau rencana bulan madu untuk umroh dan keliling Timur Tengah batal total karena Marsya yang masih belum siap untuk naik pesawat. tapi menghabiskan waktu dirumah saja tidak masalah bagi Nando asalkan bisa terus bersama keluarga kecilnya.


"sayang, gak ke kantor lagi?"


Nando menggelengkan kepalanya, matanya fokus pada game online miliknya. rebahan di sofa dengan tv yang menyala


"kenapa sihh, bulan puasa jadi pemalas gini. kerja dong sayangkuuu" marsya mulai ngomel kebiasaan emak2 bila melihat suaminya bermalas2an


"kamu kan ada di rumah, kenapa aku harus pergi" menjawab santai


"kamu gak kasihan sama Doni tiap hari bulak balik bawa kerjaan kamu kesini?"


"memang itu kerjaan dia, lagi pula dikantor banyak wartawan, aku gak mau mereka ambil fotoku tanpa ijin"


"huuft, aku juga gak ngerti kenapa semenjak live itu nama kita jadi trending topic melulu, tapi sayang, kamu kan bisa parkir di basement trus naik lift langsung ke ruanganmu, aman kan" geregetan sama suami yang banyak alasan supaya gak kerja


"Marsya, shopping yuuk" ajak Nando tiba2, sama sekali tidak berniat melakukan solusi yang di berikan Marsya


"Lebaran masih lama ngapain belanja sekarang"


Nando menggaruk kepalanya "20hari lagi sayangkuu, emang kamu mau belanjanya pas malam takbiran? banyak yang harus kita beli, mau dimulai kapan lagi"


"banyak? apa kamu mau beli parcel buat karyawan sama rekan bisnismu? waah banyak banget dong"


"hahahahah, itu ada staff kantor yang ngurus, kenapa harus aku. memangnya kamu belanja sendiri buat karyawan galery mu?"

__ADS_1


"iya, tapi nanti seminggu sbelum lebaran baru di bagiinnya, barengan THR" jawab marsya


"ooohh, berapa jumlah karyawanmu? biar sekalian diurus staff kantor ku aja"


"15 orang, sekaliaan dong sayangku sama buat vendor2 juga 20 orang" ucap Marsya mulai ngelunjak


"tidak masalah, kirim data lengkap nya, sekalian list gaji karyawanmu"


"kenapa daftar gaji segala, aku cuma minta parcel nya aja"


"biar aku bisa hitung THR nya juga"


"oohh tidak tidaak, urusan itu biar aku aja yaa... kantor ku masih bisa bayar hak karyawan kok...hehehe"


"oke kalo itu maumu..., pakai hijabmu sebentar lagi Doni datang"


"baiikkk cayaanggg, kamu juga udahan dooong maen game nya"


"hihiihiii....tuu mobil Doni dah datang, aku ke atas aja yaa, temanin Denis nonton TV"


"ya yaa yaa"


........


"Masih pagi Doni, kenapa mukamu di tekuk begituu" ucap Nando yang menyambut Doni di teras rumah


"Gak ke kantor lagi bos?" malah nanya balik


"hehee, istriku ada dirumah, kapan lg bisa full time sama dia terus"

__ADS_1


"waahh bahaya bgt kalau sampai istrimu putuskan jd ibu rumah tangga, bisa2 kamu berenti kerja juga. Apa aku laporkan aja kelakuanmu ini sama Om faridz biar beliau yang menyeretmu langsung buat bekerja"


"iih, bawel. kalo kamu bosan bulak balik bawa kerjaanku kesini bilang aja, biar aku cari sekertaris baru"


bukannya takut, Doni malah ngeluyur masuk ke dalam rumah lalu duduk di kursi ruang tamu dengan lesu "aku pusing banget Nando, semaleman gak bisa tidur gara gara Neina" ucap nya saat melihat Nando ikut masuk ke dlm rumah.


"kenapa lagi Kareneina pacarmu itu"


"dia minta dinikahin mulu"


"waahh, apa dia hamil?"


"sembarangan, engga lahh. dia bilang kalau habis lebaran ini gak nikah, ngancam putusin aku"


"oohh bagus lah, akhirnya dia sadar juga, ngapain pacaran sm cowo lama2 kalau gak dinikahin" jawab Nando cuek


"huuhh, jadi sahabat bukannya ngasih solusi malah mojokin. aku bukan gak mau nikahin, aku cuma belum yakin aja" Doni makin frustasi


"kalau kamu belum yakin, ya putusin aja dia..jangan kelamaan ngejegal jodoh orang" makin memprovokasi


"Nandoooo.....iiiiiihh, tolong laah serius sedikit" muka Doni memelas banget, lagian curhat sama orang yang salah


"Don, aku dari dulu gak pernah suka liat orang pacaran, apalagi sampai tahunan begitu. Nikah aja langsung, lebih bagus keliatannya juga"


"aku juga mau nikah, tapi gak sekarang, aku belum yakin sampai ke tahap itu, biasanya kalo pacaran sm nikah kadang orang berubah jadi beda, gimana kalau udah terlanjur nikah terus gagal kan ujung2 nya cerai"


Nando menatap Doni dengan serius, kedua sahabat itu memang saling melengkapi satu sama lain, namun bila urusan wanita, mereka memiliki pola fikir yang berbeda.


Nando yang selalu membentengin dirinya dari dunia percintaan hingga dia memilih orang yang tepat dan langsung dijadikan istri, sedangkan Doni seorang arjuna yang mencari cinta dari satu wanita ke wanita lainnya untuk mencari belahan jiwanya.

__ADS_1


................


__ADS_2