Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Keluarga Alatas


__ADS_3

"jadi apa agendamu hari ini sayang?" tanya Nando begitu mereka ada dikamar hotel nya


"aku akan miting bersama team wardrobe dan attire dulu, karena sejujurnya aku juga belum tau busana yang mereka pakai dalam setiap acara nanti, mungkin team ku yang lain akan hunting ke lokasi untuk ngeset persiapan mereka"


"okee, apapun itu tetap ada dalam jarak pandangku..jangan jauh jauh"


"okee siapp bos...oiya mungkin aku akan sibuk di rumah aisya selama acara nanti, karena kamu dari keluarga besan, seharusnya kamu kan di rumah Fahmi"


"tidak, aku ikut kamu kemanapun"


"baiklah, semoga saja aisya bisa mengerti ya...sayang kapan keluarga mu datang"


"kalo keluarga besar mama, mungkin besok tapi kalau keluarga besar papa, mereka akan hadir saat resepsi nanti"


masalah baru ni, aku gak kenal keluarga besar mama Nadia...nangis boleh gak yaa...


"sayang, selagi ada waktu, apa boleh kamu ceritakan keluarga besar mama dulu, sebelum aku bertemu mereka nanti"


"kamu siap mendengar silsilahnya? sepertinya otakmu akan bekerja ekstra menghafalkan yang satu ini, karena Mama itu delapan bersaudara...hahahaa"


"oomaygod................."


"tapi biar mama yang ceritakan aja yaa, kepalaku sakit, aku mau tidur dulu sebentar, kamu keruang tamu aja tanya ke mama langsung"


karena Nando dan Marsya saat ini mendapatkan kamar ke dua dalam kamar presidential Suite di hotel itu, satu kamar bersama mertuanya Marsya.


"okee, kamu tidur aja dulu aku temui mama"


"jangan kemana2, bangunkan aku kalo kamu mau keluar kamar ini"


"paling jauh juga ke sebelah, kamarnnya mama dan maya , kan Denish ada disana"

__ADS_1


"okee, tapi kalo kamu mau pergi miting, kamu harus bangunkan aku"


"iyaaaaa sayang"


................


Marsya keluar kamar untuk mencari mama mertuanya..


huuhh, keluarga ini beneran tukang hambur kan uang, berapa ya kira kira biaya menginap di kamar ini untuk semalam?


mama dimana ya? apa lagi tidur, aahh gak enak banget kalo aku ganggu istirahatnya.


"Marsya sinii...." panggil mama Nadia dari teras luar


Marsya pun menghampirinya, ternyata kedua mertuanya sedang santai sambil meminum kopi


"duduk sini, gabung sama kami aja, kamu mau ngopi juga?"


"hahahah, persis seperti mama hamil Nando dulu" ucap Papa


"tapi kamu masih tahan mencium bau kopi? kalo mama dulu langsung muntah" mama melanjutkan cerita


"aku biasa aja, kan yang muntah mencium baunya itu Nando bukan aku, hehehehee."


Papa tertawa puas..."anak itu memang selalu beda dari yang lainnya, kemana si permen karet itu?"


"tidur pa, kasihan dia karena perjalanan tadi sangat menyiksanya."


"yasudah biarkan saja Nando istirahat dulu..kamu jaga kesehatan juga ya Marsya, semua acara ini kamu yang handel kan"


"ya ma, tapi tenang aja, tugasku hanya makeup aisya aja, selebihnya teamku yang bakal repot."

__ADS_1


"ooh syukurlah, mama takut kamu kelelahan karena pekerjaan ini"


"mama tenang ya, aku baik baik saja koo. oiya ma, kalo mama gak keberatan, apa boleh mama ceritakan soal silsilah keluarga mama? masalahnya untuk acara nanti aku perlu untuk daftar foto keluarga" ucap Marsya


"mama tulis aja yaa, soalnya keluarga mama banyak banget, sebentar mama ambil kertas sm pulpen dulu di dalam"


ide baguss, mertuaku memang cerdaas..aahh sayang banget mama Nadia


lalu Mama Nadia pun menggambar pohon keluarga nya, dimulai dari kakek dan Nenek nya Nando


Marsya yang melihatnya betulan takjub dengan nama2 yang sangat banyak itu.


ini sih gilaa, aku harus bawa kertas ini kemana mana bila perlu, banyak banget keturunan keluarganya.


Fahmi Alatas adalah anak dari adik mama yang bernama Ibrahim Alatas, yaa itu saja yang aku kenal dari keluarga Alatas. waah aku harus begadang untuk menghafal semalaman, sebelum besok bertemu langsung dengan wajah wajah dari pemilik nama di daftar ini.


...................


Nando terbangun dari tidurnya, waktu menunjukan pukul 4.30 sore, dia lalu mengambil Hp dan menghubungi istrinya


"sayang dimana?"


"aku di kamar sebelah lagi main sama Denish, aku baru mau bangunkan kamu untuk solat asar."


"yaa, aku sudah bangun,aku solat dulu nanti nyusul kamu kesana"


"oke sayangku"


ternyata tidurku pulas juga, tapi kenapa Marsya gak temanin aku disini aja sihh, seharusnya setiap aku buka mata, wajah dia yang pertama kali aku lihat. *Nando


..................

__ADS_1


__ADS_2