
Merasa bosan di kamar sendirian, Nando pun bergegas tukar pakaian untuk hangout sendirian.
"Mas Nando mau kemana?" tanya bik sum melihat nando yang akan keluar rumah
"cari angin" jawab nya singkat "oiya bik, selama aku pergi, mobil2 ku suka di panasin gak?"
"bibik kan ndak bisa mas, mang ujang jg bisanya nyuci doang"
"Marsya?"
"Mba Masrya pegang kuncinya aja pernah tuhh"
"iishh, ywdh aku jalan dulu" Lalu nando pergi menggunakan BMW nya yg sudah lama menganggur itu.
"kasihan kamu, dirumah mama dicueki, disini juga di cuekin" ucap nya sambil ngeusap2 kemudi
.......
memasuki sebuah bank ternama, khusus perkreditan kendaraan, Nando menyerahkan foto kwitansi dari hp nya pada kasir, ia meminta nominal untuk pelunasan, setelah mendapatkan totalnya dia langsung mentransfer sejumlah yang disebutkan.
"untuk pengambilan BPKB, harus ada surat kuasanya pak"
"kamu telpon istriku aja, suruh ambil sendiri"
"Ibu Marsya?"
"iyalah, istriku cuma dia satu2nya tapi jangan tlp sekarang, dia lagi sibuk, sore aja"
"baa baikk pak"
selesai melakukan tugas nya lalu ia pun pergi ke bank lain, kali ini pelunasan KPR rumah, tapi ketika di kasir menywbutkan total pelunasan nya, tiba2 dia berfikir....
Marsya marah gak ya kalo dilunasin semua?
__ADS_1
akhirnya dia meminta disisakan 6x angsuran lagi, lalu membayar nya, sementara sisa 6 bulan itu dia transfer ke rekening Marsya.
*beress semuanya, sekarang Marsya ku sayang tinggal menikmati hasil kerjanya sendiri tanpa bayar ini dan itu lagi
aahh tapi sekarang aku harus kemana lagi ya?? Marsya masih lama selesainya*.
setelah perdebatan kecil di hati nya, akhirmya Nando tahu sekarang harus kemana. tentu saja menemui cinta pertama nya "Mama Nadia"
............
"Anakku sayaang, tumben siang kesini, kamu ga kerja? "
"akukan baru pulang dari luar kota, jd sekarang waktunya liburan"
"ooiyaa, kangen mama yaa, hmmmm trus kenapa sendiri istri kamu mana?"
"dia ada acara di sekolah Denis, Doni masih diluar kota"
"maa, aku sendirian gak punya temen" Nando merengek kepada Mamanya
"iihhh, oke mama ngertii, udh gede, udh nikah masih aja kaya gitu" sambil mama ngambil hp lalu menelpon seseorang
"haloo jeng, maaf nii aku ga hadir arisan, ada urusan mendadak, aku transfer aja sekarang yaa uang nya"
okesipp, selesaii
"udah niii, mama ga jadi kemana mana"
"mama memang terbaikkk, gak mungkim ninggalin aku sendirian, hehehe" nando lalu membaringkan kepalanya ke paha mama, menjadikan bantalan
"masih manja aja ternyata, padahal setelah menikah kamu gak pernah begini lagi, pasti sama Marsya ya manja2an nya"
"kadang kadang"
__ADS_1
"Nando..."sambil mengusap kepala anaknya
"ya mama"
"kamu bahagia?"
"pertanyaan macam apa itu, tentu saja aku bahagia, sangat bahagia"
"alhamdulillah...sebenarnya kakak2 perempuanmu sering telepon mama, merasa kuatir karena kamu nikah secepat itu tanpa masa pacaran terlebih dulu"
"kak nisya sama kak neira kalo telepon aku biasa aja gak pernah bilang kuatir segala, huhh harusnya mereka bersyukur karena aku milih nikah ga pake pacaran"
"iyaa sayang, mama setuju...tapi kamu kan kami besarkan seperti pangeran disini, melihatmu tiba tiba menjadi ayah, kadang membuat kami merasa........."
"mama, cukup lihat aku, saat ini aku bahagia dengan keluarga kecilku, jangan pedulikan yang lainnya oke"
"okee,tapi kapan2 kamu ajaklah Marsya ke rumah kakak2 mu di luar negeri, biar mereka makin dekat"
Nando berfikir sejenak, bingung menjelaskan bahwa istrinya belum bisa naik pesawat terbang "iya ma, insya Allah"
"oiyaa papa bilang dari pagi banyak wartawan ke kantor mau konfirmasi pernikahan kamu, katanya bocor di medsos"
"hahahaa, bukan bocor ma, aku yang umumkan secara gak sengaja sihh"
"waahh sekalian rame, kita buat pesta aja yuuk"
"Marsya gak akan mau ma, sudah biarkan aja wartawan itu, jawab aja yang sebenarnya"
"hmmm yasudahlahh, jadii sekarang kita mau apa nii, shopping, nonton atau kulineran? mama udah kosongin jadwal khusus buat anak bontot mama."
"apapun yang mama mau, lets go"
.........
__ADS_1