
"ma, gimana pertemuan nya?" tanya nando begitu mama papanya masuk kedalam rumah
"kalo kamu serius, lanjutkan....tapi kalo main main, berhenti saja sampai sini, anak itu sudah menanggung beban yang banyak, jangan kamu tambah lagi"
"justru aku ada, untuk meringankan semua beban nya."
"nando, sebenarnya km kenal dia dimana?" tanya papa penasaran
"papa gakan percaya kalo nando bilang."
"huft....kalo papa gak percaya, gak mungkin hari ini papa siapin waktu khusus buat ketemu sama pilihan mu itu, mamamu aja udah cukup"
iya doong, anaknya pertama kali dalam sejarah, nunjuk satu gadis....sapa juga yang ga penasaran sm pilihannya itu.
"dalam mimpi pa, dia sering datang dalam mimpi nando"
jawaban di luar dugaan itu merasa membuat kedua orang tua nando terdiam, gatau mau apa...
ini pertanda jodoh, atau lagi di bodoh bodohin sm si bungsu sihh....lebih bagus kalo jwabannya gak sengaja liat di jalan, dari pada dalam mimpi doang, yang artinya si gadis beneran gak tau kalo selama ini Nando ngejar dia.
"huufttt, kamu beneran sesuatu yaa Nando, pantes aja namanya aja gak tau, knp ga langsung ngelamar aja di mimpimu itu" ucap mama marah
__ADS_1
Nando hanya tersenyum, "awalnya aku juga anggap mimpi itu becanda, tapi aku liat dia di toko ibu haji ucu, hanya saja dia besama anak yang memanggil dirinya Denis, aku sudah mundur dari hari itu, gak mungkin aku jadi orang ke tiga dalam satu pernikahan kan"
"oohh jadi itu alesan kamu bentak mama di meja makan, waktu mama ngebahas soal keponakan Haji Ucu?"
"maafin nando buat hari itu ya ma, nando juga gak tau kenapa bisa gitu....hehehee"
"besok kita kerumahnya lagi buat nganter kamu ketemu sama dia" sambung papa
"jadi mama sm papa udh setuju sama pilihan aku?"nando penasaran
"emg kita ada pilihan lain selain setuju? si bontot ini lagi kegilaan wanita impiannya, lagi pula marsya juga manis dan tutur bahasanya baik...mama suka"
" Kamu tau kamu di TOLAK?knp bisa santai gini"
"hahahahahaa, mama siapa juga ada perempuan yg mau terima lamaran di hari pertama, nando minta mama papa kesana agar mama bisa menilai bunda denis orangnya seperti apa."
"huuft, syukurlah km sudah mempersiapkan diri, mama kira kamu bakal patah hati"
nando tersenyum...
kenapa harus patah hati, aku udah menemukan tujuanku...
__ADS_1
........
Galeri Marsya hari ini sangat sibuk, banyak calon pengantin yang keluar masuk ingin konsultasi dan test makeup.
kejadian lamaran semalam, hanya dianggap angin lalu sama Marsya, gak mungkin dia datang lagi kan, pasti udah mundur...toh kalopun datang lagi yaa tinggal tolak lagi aja.
marsya melakukan tugas makeup dengan sepenuh hati, membuat calon pengantinnya puas dengan hasil karya nya itu..
Marsya merapihkan koleksi baju kebaya yang sudah di coba oleh calon pengantinnya, sambil menjelaskan pada bu ina mana yang harus di kecilkan atau di besarkan dari hasil tes tadi
"mba Marsya, tiap hari urusan sm pengantin mulu, kapan mau jadi pengantin? nanti bu ina buatin kebaya yg spesial buat mba marsya"
"hahaa, bu ina becanda...aku kepikiran aja engga"
"gabaik loh mba, menjanda kelamaan..nanti hari tua nya sendirian loh"
"aku gak sendirian kok, ada denis, mama, maya, ada bu ina juga" sambil memeluk bu ina...
lalu Marsya pergi karna di panggil Ela kalo ada yang mau konsultasi lgi....oohh sibuk nyaa hari ini.........
..........
__ADS_1