
Sebelum tengah hari, mama Nadia membangunkan Nando yang masih tertidur, membawa kue kecil di tangan nya...
"sayaang bangunnn, selamat ulang tahun bontot mama"
"hhhmmmmmm mama apaan sihhh, aku ngantuukk"
"eehh cepat tiup dulu lilinnya"
Nando pun bangun dan meniup lilin ulang tahunnya itu
"hhuuuhh, puass?"
"hehhehe, bangun bangun cepat mandi, sebentar lagi istrimu datang, mama udh suruh Doni jemput dia ke rumahmu"
"oiyaa??? seriuss" raut wajah Nando seperti meledek
"iyaa, doni sudah pergi 30 menit yang lalu"
"tidak akan berhasil mama, Marsya tidak akan datang kesini"
"kenaapa??"
"karena semalam aku sudah melarang nya keluar rumah tanpa ijinku, dan setahu aku dia gak pernah melawan peraturan yang kubuat" Nando tersenyum bangga
"aahhh, kalo gitu cepat kamu telpon dia, bisa sia sia dong Doni kesana"
"tidak mau, Hp ku low batt"
"yaudah pake hp mama nihh"
"tidak mau, mama aja tlp dia"
"Nandoooo....."
dan anak nya langsung kabur ke kamar mandi sambil teriaakk
"Gak mauu mamaaaa........"
.............
Dan yang dikatakan Nando betul terbukti, dirumahnya Marsya yang sempat senang karena Mobil Nando pulang tapi harus kecewa, ternyata hanya Doni yang datang...
"mana suamiku"
__ADS_1
"bos Nando ada di hotel, saya diminta Tante Nadia menjemput nyonya bos ke hotel"
"berhenti menggunakan bahasa formal padaku Doni, aku bukan bosmu!"
"benar, Anda istri bos saya"
"Aku juga istri sahabatmu, cukup panggil Namaku saja"
"baik Marsya, bersiaplah, kita kehotel sekarang"
"waahh, aku merinding mendengar ucapan mu barusan, kalo suamiku mendengar ajakanmu dia bisa menggila"
tersadar dengan kesalahan susunan kalimatnya, Doni pun membenarkannya "Maaf Marsya, aku akan mengantarkanmu bertemu suamimu di hotel, semua sudah menunggu"
"siapa yang menyuruhmu?"
"Tante Nadia" jawab Doni jujur
"suamiku tidak menyuruhmu?"
"Dia masih tidur saat aku kesini"
"ooh kalau begitu kamu kembali saja sendiri, aku tidak ikut"
"Dia pasti menunggumu juga"
sial, benar jugaa, kenapa gak kefikiran tadi waktu Tante Nadia menyuruhku, fokusku hanya medamaikan mereka saja
"Maaf aku lupa, baiklah kalau begitu aku pergi sendiri"
"okeee, bye"
..............
"kamu tidak berhasil mengajaknya kemari?" tanya Mama Nadia pada Doni ruang tamu kamar nya
"Maaf Tante, Nona Marsya hanya akan datang bila di jemput suaminya"
sementara Nando yang mendengarnya pun hanya cekikikan di meja makan
bagus, kamu memang istriku yang penurut
"kenapa kamu ketawa, cepat jemput istrimu sana"
__ADS_1
"tidak mauu"
"kenapa, kamu masih merajuk karena ucapannya semalam"
aaahh, kenapa mama bisa nebak kesitu siihh, gawaat kalo mereka tahu aku masih marah, bisa bisa mereka ikutan marah lagi pada Marsya
"mamaa, syuutt....Papa mana?" ucap Nando sambil mengangkat telunjuk nya ke bibir
"takut ya papamu tahu? Papa kekantor, ada miting katanya"
Nando pun berjalan menuju sofa, bergabung dengan Mama dan Doni
"Papa melarang semua orang keluar hotel tapi papa malah pergi kerja"
"itu karena papamu gak mau masalah ini bocor, sampai semua orang berbaikan..terus mau sampai kapan kamu sembunyi disini, Marsya pasti nungguin kamu"
"aku gak sembunyi, aku masih mau disini aja"
"huuhh, sebenarnya semalam mama sempat marah pada Marsya karena dia menyepelekan kamu, tapi setelah mendengar pembelaan mu semalam, fikiran mama berubah...ternyata Marsya keren juga"
"haahhh......maksud mama?"
"bukan harta atau jabatan yang dia cari, dia sanggup melepaskan semuanya hanya untuk hidup damai bersama suaminya, dan karena sekarang suaminya itu kamu, tentu saja dia akan melakukan hal yang serupa untukkmu, kamu tahu kenapa?"
"tidak"
"Marsya memang memiliki masalalu, tidak ada yang bisa merubahnya, tapi saat ini cinta, kasih sayang, kepatuhan, dan pengabdiannya itu milik kamu, suaminya, bukan pada masalalunya. Dan yang membuat mama semakin kagum dia mencintai kamu bukan karena status yang kamu miliki, tapi karena kamu imam nya yang akan dia cintai dengan nyawanya."
benarr, bahkan awal pernikahan dia tidak tau siapa aku yang sebenarnya
"mama, kenapa gak bilang dari tadi siihh....Doni mana kunci mobil"
"ini" Doni menyerahkan kunci di tangannya, Nando langsung bangkit dan merebutnya
"Mau kemana kamu?" tanya mama terkejut
"jemput istriku laahh"
"ganti baju dulu sana, masa mau sarungan kaya gitu"
"oooiyaaa lupaaa, hahaha"
Dasaaarrrrr bos buciinn
__ADS_1
Mama dan Doni pun memggelengkan kepala dengan tingkah Nando
...............