
Ngabuburit di Mall... seperti budaya yang entah dari kapan tau sudah ada di lingkungan masyarakat.
tidak terkecuali Nando, Marsya dan Denis...menghabiskan waktu mereka di mall setelah beberapa hari menjalani puasa di rumah aja.
Nando seenaknya keluar masuk butik ternama, lalu memilih smua yang dia suka untuk nya dan Denis, biar samaan ayah dan anak, begitu bilang nya.
"kita kan udh pesan baju designer xxx, kenapa kamu beli baju lain banyak banget, emang mau ganti sejam sekali?"
"hahhaahaa, itu buat Denis bukan buat aku...ya kan sayang?"
"iya ayaahh" jawab Denis semangat
"tapi kamu juga beli yang size kamu, emang Denis muat ukuran dewasa?"
"kan biar kita samaan bunda..kalo anak cowo samaan nya sama ayah, bunda jangan marah gak di beliin" oceh Denis
"baguuss, belain aja teruss... ngapain bunda ikut kalian berdua kalo gitu..iih sebel"
"Bunda, beliin buat omah sama tante Maya yuuk, yaa ayah"
"bunda aja belum beli apa2, kenapa mikirin omah sama tante Maya juga, Denis fikirin bunda dong" pura2 merajuk
"Bunda kan bajunya udah banyak, yang di patung2 di kantor bunda"
"Denisss....hiikk itu kebaya pengantin, masa bunda pake itu buat kemana2"
"hahahaaa.....ayoo Denis kita beliin buat Omah sama tante Maya, Denis yang pilihin yaa" ucap Nando
"oke Ayahh"
Dan kedua lelaki itupun keluar masuk toko sesuka hatinya, dengan Marsya yang masih setia mengikuti dari belakang sambil bawa belanjaan tentunya
"aahh kenapa gak bawa Doni sekalian ya tadi, jadi ga repot bawa belanjaan gini" ucap Nando yang akhirnya tersadar barang belanjaan mereka sudah terlalu banyak "tunggu disini, aku simpan semua ke mobil dulu" sambil mengambil semua belanjaan yang dipegang Marsya lalu pergi menuju parkiran
baru beberapa langkah, ternyata Nando balik lagi "gak boleh berpisah, kalian ikut juga ...ayoo"
__ADS_1
"kemana sayang?"
"keparkiran"
"emang belanjanya udahan?"
"belum, nanti kita balik lagi"
"sebentar lagi magrib loh, biasanya kalo bulan puasa gini, tempat makan penuh, harus nyari tempat duduk dari sekarang"
"masa sih?"
"beneran, emang kamu gak pernah bukber di Mall?"
Nando berfikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan sulit itu, tentu saja dia pernah, tapi hanya ke tempat2 yang sudah dipesan khusus untuk nya, bukan datang secara dadakan.
Apa aku telepon mama aja ya, mama kan member di beberapa restoran di mall ini, tapi tidak, aku mau usaha sendiri..
"yaudah kita keluar aja dari sini, cari restoran"
"gak akan dapet sayang, pasti penuh"
"yaudh kalo gak percaya, yook jalan"
...........
waktu magrib semakin dekat, tapi Nando belum juga manemukan restoran yang pas menurut nya, terlalu penuh, terlalu mencolok, terlalu sederhana atau parkirannya jauh hingga marsya pusing sendiri dengan suaminya entah nyari tempat makan yang seperti apa.
"sayang 30 menit lagi magrib, kita mau begini terus?"
"kita gak mungkin ke tempat yang penuh, kalau ada warganet yang ngenalin kita gimana, repot aaahh" membayangkan nanti ada yang mencuri foto mereka diam diam lalu muncul di akun gosip lagi
"salah sendiri pengen go public, ribet kan jadinya"
"ayaahh denis lapaar, cepetan cari tempat makannya" Denis pun mulai kesal
__ADS_1
"Denis kan gak puasa, kok udah lapar duluan, sabar yaa..ini ayah lagi cari tempat yang nyaman"
akhirnya Nando memutuskan untuk masuk ke salah satu hotel terdekat, biarpun Marsya dan Denis kebingungan juga dengan pilihannya, mau makan atau mau nginap segala masuk ke hotel
"okee, cepat cepaat turun udh mau magrib" mereka bertiga pun segera masuk mencari mencari restoran dalam hotel itu, saat di dalam, melihat kondisi restoran yang ramai dan tidak ada kursi yang kosong, Nando tepuk jidat sendiri
"disini pun ramaii, gila kali yaa" mulai kesall
"yaudah beli minum aja deh, ngebatalin doang... kita pulang aja yook" Marsya pasrah
"tidak, ikut aku" lalu nando menuju resepsionis di hotel itu lalu berkata "berikan aku kamar terbesar di hotel ini, yang bisa menyiapkan makan dalam 10 menit" sambil menunjukan kartu hitam miliknya, yang sangat jelas tertulis nama bank dan pemilik nya
"oooo my god, pewaris Alsyech yang lagi trending ada di depan mata" bathin petugas hotelnya
"silahkan ditunggu sebentar pak, kami siapkan kamar nya" ucap petugas hotel gesit dan langsung segera menghubungi seseorang melalui tlp, tidak berapa lama seseorang yang mengaku manager hotel menghampiri dan akan mengantar mereka langsung ke kamar nya
didalam lift dia bertanya "makanan apa yang perlu kami siap kan Pak Nando?"
"yang paling cepat"
"baik pak" setibanya di depan kamar, Manager hotel mempersilahkan masuk dan akan segera mengantar makanan mereka dalam 10 menit
"pak Manager, kalau anda berpuasa, silahkan berbuka dulu, kami baik2 saja, ada air putih kan di dalam kamar" ucap Marsya ramah
"terima kasih bu Marsya, saya akan kembali membawa makanan, selamat berbuka puasa"
dan Nando pun langsung menutup pintu kamar.
...................
"jangan terlalu ramah sama lelaki lain, apa lagi di depan aku!!" Nando marah setelah menutup pintu kamarnya.
"gausah galak, yang punya perut bukan kamu aja, mereka juga... sini sayang udh magrib, cepat batalin dulu" sambil memberi sebotol mineral pada suaminya
"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin."
__ADS_1
"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
...............