Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Unlimited Life


__ADS_3

Beberapa hari tinggal di rumah besar ini, luar biasa bikin sakit kepala. Sepertinya penghuni rumah ini gak punya digit nya. setiap hari kami keluar masuk Mall, dan pulang dengan aneka belanjaan yang bahkan tidak pernah kami buka.


ART yang tersisa hanya dua orang saja, itupun tugasnya hanya untuk mencuci piring bekas makan, makanan akan dikirim dari Restoran langganan mama setiap waktu sahur dan berbuka dan langsung mereka susun rapi di meja makan, setiap hari ada petugas laundy yang mengambil pakaian kotor, nyapu rumah? jangan tanya siapa yang lakukan, entah datang dari mana, akan ada robot2 bulat kecil yang berkeliling di lantai rumah.


Hanya para ajudan dan supir Papa yang memilih tinggal tanpa mudik, entah itu kesepakatan kerja mereka atau memang mereka tidak punya tujuan mudik.


Denisku sudah senang setiap hari bermain dengan anak2 Kak Nisya dan Kak Neira. walau bocah2 itu masih ditemani susternya masing2, heii suster kalian kenapa gak mudik juga siii, gak ingat keluarga di kampung apa ya?


kadang sekali kali aku ingin memasak sendiri untuk keluaraga suamiku, tapi Nandokuu....sama sekali tidak pernah membiarkan aku lepas dari pandangannya. jangankan ke dapur, berkumpul di tempat bermain anak saja dia akan ikut. Papa mertuaku sampai bilang kami mirip ban motor yang kemana mana harus berdua. Ya walaupun sekarang Nando tidak cium2 seenaknya lagi sii, karena apa coba?? karena ini bulan puasa...hehehe


..............


"Marsya kamu gak gerahh diikutin sama dia terus?" tanya kak Neira saat melihat Nando pergi ke kamar meninggalkan Marsya.


"aahh biasa aja kak, dia begini juga kalo aku dirumah..kalo aku kerja enggalah, normal2 aja."


"waahhh, kamu kerja aja deh terus. jangan berhenti yaa. kakak takut dia jadi males kerja kalau kamu dirumah mulu" lanjut kak Neira


"memang Nando udah bolos mulu kok semenjak awal puasa, karena Marsya gak ada kegiatan apa2" Mama Nadia ikut nimbrung


"waahhh....hahahahaa trus papa gak marah tu ma?" tanyak Kak nisya mulai penasaran


"ya mau gimana lagi, dimaklum saja. Nando yang dulu kan gila kerja, hidupnya beneran luruussssss kaya penggaris. sekarang aja jd bergelombang semenjak jatuh cinta. hahaha" jawab mama ngasal


"maa, apa aku bawa pengaruh buruk ya buat Nando?" tanya Marsya


ketiga wanita berhidung mancung itu pun tertawa....


"hahahaha, justru kamu penyelamat kami Marsya. dulu mama takut dia akan melajang selamanya, dengan sikap dinginnya kaya begitu pasti hidupnya akan monoton dan membosankan"


"iyaa bener ma, mana kami tau ternyata dibalik sikap sok kerennya itu ternyata tersimpan jiwa unyuu unyuu"

__ADS_1


"sudah jangan godain Marsya mulu, Neira kamu yakin masih kuat puasanya?ini perut sudah mulai membesar" tanya mama seraya mengelus2 perut anaknya yang mulai membulat karena hamil


"kuat dong maa, ini hari ke 28 , sebentar lagi aku full" ucap Neira bangga..


"sama dong kak, aku juga mau full" Marsya ikut berbicara dan ketiga perempuan yang ada di tempat itupun sontak terkejut


"Marsya..kamu serius belum pernah bocor sama sekali?" tanya mama menegaskan


"iyaa doong ma, masa aku bohong"


mama langsung pindah duduk mendekati Marsya bertanya lebih detail


"sayang, kamu gak pakai alat kontrasepsi apa2 kan"


"ya engga lah mah, Nando bisa marah kalau aku pakai begituan"


"terus kamu gak haid? kok bisa puasa terus."


Mama Nadia tersenyum "insya Allah sayang, ayo kita periksa"


"Ya tuhan, ini kejutan yang indahh....Nandooooo.....Nandooooooooooo kesini cepetaann!!!" kak Nisya heboh sendiri teriak2 memanggil adiknya. padahal biasanya dia yang paling risih bila melihat Nando di dekat Marsya terus. hahaha....gerahh katanya


teriakan heboh kak Nisya justru mengumpulkan seluruh penghuni rumah, tak terkecuali Papa Faridz dan para kakak Iparnya Nando


"ada apaa?" Tanya Nando yang berlari dari kamarnya, dikira ada kejadian emergency


"eehh maaf, kayanya aku teriak terlalu heboh...hehehe, kepalang ngumpul, silahkan duduk deh semuanya."


"gini nih kalo anak2 ngumpul, ketentraman rumah ini mendadak hilang" ucap papa yang akhirnya duduk di Sofa


Mama pindah duduk lagi gaess, berdekatan dengan papa, dan bekas tempat mama diisi Nando yang saat duduk langsung melingkarkan tangan ke pinggang istrinya.

__ADS_1


"heei, masih puasa gausah peluk2an, gak bosen apa yaa nemplok mulu" ucap kak Nisya saat melihat apa yang dilakukan Nando


"aku tau ini bulan puasa kak, makanya begini doang" jawab Nando cuek


"emang biasanya kalian gimana? ciuman lagi kaya di kolam berenang?" sambung Suami nya Nisya


dan semua pun tertawa mengingat kejadian itu


"iisshh bahass aja teruss, ngapain sih tadi manggil2 aku" Nando merajuk


"oohh iyaa, Mama punya pengumuman penting, Nando puasa istrimu mau full tuhh" ucap mama mendiamkan suasana dulu sebelum kejutan pamungkasnya keluar


"ooooohhhh, itu doang...aku tau kok" jawab Nando cuek


Mama bengong, kejutannya gagal...ternyata Nando sudah tau....


"haahh, kamu udah tauu, kok gak kasih tau kita?"


"ya ampun mama, gausah di dramatisir kali...aku tau lah tiap hari Marsya sahur, puasa, solat depan aku, masa aku gak tau kalo Marsya mau full puasanya. Aku bangga sama kamu sayang, nanti aku kasih hadiah yaa" ucap Nando sambil menatap wajah istrinya...mirip seperti orang tua yang bangga Anaknya full berpuasa sii


Marsya hanya tertawa dengan ocehan Nando,


Dasar bodoh, makanya dengerin dulu yang bener jangan sok tahu..walaupun aku juga gak tau ini positif apa engga. tapi biasanya datang bulan ku lancar, saat ini saja yang telat....kira kira apa hasilnya yaa?


...............


update terakhir untuk minggu ini, lanjut minggu depan ya para readers...


terimakasih support nya, jangan lupa like n komen oke.


oiya viuwers nya masih sedikit, thoor ingin menangis

__ADS_1


...............


__ADS_2