
Seluruh keluarga pun bertepuk tangan mendengar persembahan lagu dari Nando.
Papa Faridz sampai geleng geleng kepala, pusing sama tingkah anaknya yang bucin.
"aaahh gak percuma mama sekolahkan dia musik dari umur 10tahun, hasilnya lumayan juga" mama bangga banget tuuh
"tapi maa, dia belajar musik
hampir 7 tahun, dan baru ini persembahan pertamanya di depan kita, itupun lagunya bukan buat kita, buat istrinya" jawab papa
"bagus dong, artinya istrinya memberi semangat khusus agar dia berani tampil"
"mau papa nyanyikan lagu juga buat mama?"
"aahh papa juga dari dulu cuma bisa lagu Kemesraan nya Iwan Fals doang"
"ahahahaaaa...." papa tertawa puas
..............
"laagii ....lagiiii....lagiii"
suara keluarga besar yang meminta Nando untuk bernyanyi lagi, namun malang bagi semua, sepertinya keberadaan mereka tidak dianggap ada oleh dua orang yang sedang duduk di panggung itu..
waktu seolah berhenti untuk semua, hanya dunia Nando dan Marsya lah yang berputar
"its beautiful sayang"
"aku mencintaimu Marsya...lebih dari yang kamu tahu" lalu nando mengecup kening istrinya "kenapa diam, kamu gak jawab cinta aku?"
"akan aku jawab melalui nada musik" ucap Marsya
"kamu bisa main piano juga?
"bisaa, hanya satu lagu saja"
"ayo mainkan"
mereka berdua seperti tidak sadar bahwa percakapan mereka terdengar ke seisi ruangan, karena mic yang masih ON
Dan Marsya pun mulai memainkan piano itu walau dengan sangat kaku dan terputus putus.... Dia memainkan Nada lagu "Selamat Ulang Tahun" dan itu sukses membuat Nando terbahak bahak namun dia tetap bersabar menunggu Marsya menyelesaikan lagunya
__ADS_1
tapi ternyata, Nada lagu yang dimainkan Marsya itu membuat para sepupu yang sudah menyusun rencana gagal kemarin, saling tatap dan langsung berlarian mengambil posisi masing2.
lagu Selamat Ulang Tahun pun selesai di mainkan dengan sangat amatir...
"Selamat ulang tahun, suamiku tercinta Nando Alfaridz Syech, aku juga sangat mencintaimu dengan segenap jiwaragaku"
merekapun berpelukan di kursi piano itu, namun tiba tiba
bruupppppp....seisi ruangan mendadak gelap gulita, tidak ada pergerakan dimana2, seolah semua orang tidak panik dengan gelapnya ruangan itu, hanya Nando dan Marsya yang kebingungan
lalu dibelakang Panggung, muncul lah Hasbi dan beberapa sepupu pria mendorong Kue ultah dengan lilin yang menyala, dan lampu perlahan menyala, diatas panggung langsung terbentang spanduk ucapan SELAMAT ULANG TAHUN NOMERO UNO NANDO
lalu semuapun bernyanyi selamat ulang tahun bersama2 untuk Nando...
mereka berdua berjalan ketengah panggung, mendekati birtday cake itu diletakan, posisi piano langsung diambil alih Qolif, putra ke dua Tante Alma, yang merupakan pianis andalan di keluarga Alsyech.
kali ini nyanyian selamat ulang Tahun semakin meriah karena diiringi Nada yang profesional, jauuhhhhhhhhhhhhh sekali dengan permainan musik dari Marsya.
Happy Birthday to You
Happy Birthday to You
Happy Birthday Dear Nando
Happy Birthday to You
...........
hanya saja tidak ada memberikan kado, karena semua berfikir hanya menghadiri acara perdamaian saja, lupa dengan pesta kejutannya.. kado yang sudah mereka siapkan tertinggal di kamarnya masing2
"ayoo kita keluar, pesta kembang api sudah siapp" teriak Ilham yang mendapat tugas koordinator kembang api
akhirnya semua keluarga pun kompak menuju kolam berenang, tempat dimana mereka bisa menyaksikan keindahan langit malam yang dihiasi bunga bunga api.
semua seperti tersihir dengan keindahan pesta kembang api itu, namun ada yang tidak beres di mata Nando, dia melihat para sepupu lelaki mulai bertelanjang dada, lalu mengosongkan isi kantong mereka dan meletakan di meja tepi kolam renang..
"Marsya"
"yaa sayang" masih fokus menatap langit
"apa kamu tetlibat dengan rencana mereka?"
__ADS_1
"tidak, ada apa?"
"perasaan ku gak enak" sambil mengeluarkan HP,dompet dan melepaskan jam tangan nya "pegang ini" menyerahkan semua pada Marsya..
"ada apa sayang?"
"siaaalllll.....aku telaatt" laluu Nando pun berlari, kabuurrr meninggalkan Marsya
benar saja, para sepupu itu langsung berlarian mengejar Nando, mereka berlari2 seperti permainan anak kecil
"Heeeiiii, kalian mau apakan suamikuu???"
tidak ada yang berniat menjawab pertanyaan Marsya, malah gelak tawa yang dia dapat
"ayooo Nandooo, kamu sudahh terkepung"
"kaliaan bener2 yaa, harusnya aku udh curiga saat pilih ballroom yang ada kolam renang nya"
"hahahaa, ayooo....perlu kami gotong bareng2?"
"tidakk, kalian bisa jatuhkan harga diri ku depan istriku kalo gitu"
"jadi mau dengan cara apa kami menangkapmu?"
"aaahhh siaaalll" Nando mencoba berlari lagi tp tidak bisa, terlalu banyak sepupu pria yang mengepung nya
akhirnya Nando pun tertanggap, persis seperti seorang buronan yang digiring menuju tempat eksekusi.
hingga diujung kolam, saat semua siap untuk mendorong... tangan Nando mencoba menjangkau siapapun yg ada disebelah nya sehingga mereka jatuh bersamaan
byuuurr, suksess...6 orang sekaligus sudah tercebur ke kolam diiringi tawa dan tepuk tangan dari para tetua Alsyeh.
tapi tidak untuk Marsya, dia justru berteriak panik... "Sayaaaangg, kamu gak apa2" dan berlari mendekati kolam renang
Untuk Nando yang memiliki tinggi 175 cm, kolam sedalam 1,2 meter itu tentu saja tidak akan ada pengaruh padanya.
Dari dlm kolam, Nando tersenyum pada marsya, memberi isyarat bahwa istrinya itu harus mundur, jangn terlalu dekat dengan area kolam. Marsya mengerti, lalu dia pun sedikit menepi, dan mencari posisi aman untuk nya menyaksikan semuanya.
Nando memberi komado pada sepupu2 yang sudah basah duluan, "okee sekarang tangkap semuanya, seraang"
Dan terjadilah pesta kejar2an para Boys, semua jadi sasaran, semua sepupu boys wajib untuk mencicipi dinginnya air kolam.
__ADS_1
selamat berpesta Boys Alsyech Grup
........................