
"beb, apa Nando memperlalukan Marsya dengan baik?" tanya Neina pada Doni saat mereka sedang dalam perjalanan pulang
"pertanyaan macam apa itu, Marsya itu Ratu nya Nando, apa aja yang diinginkannya akan Nando kabulkan"
"benarkah? tapi kenapa aku merasa Marsya menyimpan penderitaan yang sangat dalam, sampai dia bisa pingsan berjam2 begitu"
"beb, aku tau kamu psikolog..tapi bukan berarti smua sakit ada hubungannya dengan psikologis. kamu tau sendiri dokter bilang itu hanya bawaan bayi karena kehamilannya saja"
"yaa aku harap begitu" ucap Neina yang masih merasa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.
.........
setelah tiga hari melakukan perawatan, akhirnya Marsya di perbolehkan pulang.. karena bik sum dkk belum kembali dari mudiknya, Nando memutuskan mereka menginap lagi di rmh mama Nadia, sementara Denis masih bersama Mama nur.
"Marsya, aku mau jemput Denis dulu, kamu sudah baik2 saja kan sekarang?"
"suruh maya antar aja disini, kamu jangan kemana2.."
"hmmm istriku mendadak manja semenjak hamil...oke okee, aku telpon mama Nur dulu"
Hari2 dirumah besar sudah kembali Normal, Kak Nisya dan Kak Neira beserta keluarga mereka sudah kembali ke kediaman mereka di Luar Negeri, beberapa Art sudah kembali dari mudik nya. melihat Marsya yang berangsur pulih, Nando memutuskan kembali ke rumah bila biksum tiba esok hari.
kehamilan Marsya tegolong sangat baik, tidak ada gangguan mual2 atau selera makan yang berkurang. Marsya sangat baik baik saja.
.............
__ADS_1
pagi hari Nando sudah menunggu di depan kamar mandi, menunggu Marsya yang keluar membawa cawan kecil hasil urinnya..
"sayang kamu mau test lagi, apa harus setiap hari?"
"tentu saja, biar aku bisa pastikan adik bayi ini sehat dia dalam rahimmu. lagipula stok tespack mu masih banyak..nanti aku belikan lagi yaa kalau habis" lalu Nando melakukan test kehamilan itu, mencelup benda putih biru kedalam urine Marsya dan hasilnya tetap sama love dengan tulisan YES "hahaha sayang ayahh baik baik saja.."
"iya ayaah aku baik baik aja, jadi ayah berhenti melakukan test tidak perlu padaku setiap pagi yaaa" jawab Marsya dengan suara anak anaknya, seolah dia adalah si bayi yang menjawab ayahnya
"Marsya, aku mau beli monitor USG seperti punya dokter silvy, agar aku bisa lihat langsung dia dalam perutmu setiapp hariii, hahahaa"
"jangaannnn....kita lakukan di dokter, gausah beli alat segala, tidak ada orang tua didunia ini yang sengaja membelinya."
"masa siih, kok orang tua lain bisa tahan hanya USG sebulan sekali?" tanya Nando kebingungan.
"orang yang periksa ke bidan malah gak USG, hanya pakai alat kecil untuk mendengar detak jantung nya saja, jadi suamiku jangan berlebihan ya...kita lakukan seperti orang tua Normal lainnya"
Marsya langsung memegang kedua pipi Nando dan menghadapkan padanya..
"ngobrol sama aku aja, nanti aku sampaikan langsung padanya, okee okee oke" muaah muaahh ciuman pun mendarat di bibir Nando
Nando tersenyum lalu berkata "oke, tapi cium aku lagi, disini, disini, disini juga" sambil menunjuk pipi, dahi, hidung dagu bahkan lehernya
.........
aktivitas kantor pun kembali, cuti panjang telah berakhir. hari ini Nando dan Papa akan kembali bekerja. dengan rutinitas seperti biasa, Nando yang selalu dijemput oleh Doni..
__ADS_1
"baik baik dirumah yaa sayangku, hari ini jadwalku belum padat, nanti aku pulang cepat.. galery mu baru buka dua hari lagi kan?"
"iyaa sayangkuuuhh..., selamat bekerja kembali, oiyaa sayang bik sum nyampe siang ini kan?"
"iyaa, nanti mereka langsung diantar ke rumah ini sm supir travel"
"baiklah..."
.........
siang hari Marsya menemani Denis di ruang keluarga sambil nonton tv. dia merebahkan badannya di sofa sementara Denis sibuk dengan para ART mama nadia.
Bik sum, inah dan rosa sudah datang, lalu berhalal bihalal kepada seluruh penghuni rumah..
Melihat Marsya yang tertidur di sofa, bik sum pun mencoba membangunkannya, Namun tidak ada respon sama sekali dari Marsya...
"mbak marsya bangun mbak, bibik sudah datang, pindah kamar saja mbak..ndak baik tidur di sofa"
Marsya masih diam dalam tidur nya,sekuat apapun biksum mengguncang tubuh nya hanya tangannya yang terkulai lemas jatuh dari sofa..
"astagfirullahaladzim..mbak marsya, bangun mbak...cepat panggil ibuk"
seorang ART berlari memamggil mama Nadia di kamarnya, memberi tahu bahwa tidurnya nona muda nya itu tidak wajar.
Denis kembali menangis, "bundaa bunda kenapa lagii, tadi gak apa2.."
__ADS_1
"ya Allah marsya......cepat hubungi Nando, suruh dia pulang sekarang!!" teriak mama ikut panik
...............