
Allaahu akbar..
Allaahu akbar..
Allaahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
Allaahu akbar..
Allaahu akbar..
Allaahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.
gema takbir telah berkumandang di seluruh penjuru dunia, tanda kemenangan telah diraih setelah sebulan penuh berpuasa dibulan ramadhan...
seluruh umat muslim menyambut dengan sikacita. Hari kemenangan tiba..Harinya kita semua kembali fitri
........
Pagi hari setelah pulang solat ied, keluarga besar Alfaridz tidak hentinya menerima tamu yang datang silih berganti. sudah tradisi setiap tahun, keluarga itu akan open home untuk seluruh keluarga, rekan dan relasi bisnisnya.
biasanya Marsya akan berhari raya bersama keluarga besar di rumah Pakdenya, namun karena tahun ini dia memiliki suami maka sudah tugasnya untuk terus mendampingi. Bersyukur keluarga besar Marsya mengerti akan posisi Marsya saat ini.
ketika suasanya sedikit lenggang, Marya memilih ke dapur menikmati ketupat dan rendang yang tersedia, jangan tanya siapa yang masak, semua hidangan disini sudah disiapkan dari restoran, bahkan beberapa pelayan restoran sudah berjaga untuk sigap melayani para tetamu dan empunya rumah.
"bagus juga kalo Mama sama Maya ada disinii, aku kangen banget sama mereka" suara hati Marsya merindukan keluarganya
__ADS_1
tak berapa lama dibelakang nya ada Nando yang datang memghampiri "Marsya, aku cariin kemana2 malah ngumpet di dapur"
"lagi makan sayang, bukan ngumpet, kamu mau?"
"tidak, aku masih kenyang" Nando pun duduk disampingnya lalu bercerita "sayang, aku harus pergi sama kedua kakak iparku untuk silaturahmi ke tempat Rekan bisnisku"
"hari raya begini? gak bisa besok aja?"
"sudah tradisi tiap tahun sayangkuu"
"kamu ga ajak aku?" tanya Marsya lagi sambil fokus makan ketupatnya
"Protokol masuk kesana sedikit repot untuk orang baru, hanya aku dan kedua kakak ipar sudah punya akses sendiri, jadi kamu dirumah saja sama Papa dan Mama, mewakili aku kalau ada tamu lain yang datang, kak Nisya dan kan Neira jg dirumah kok, lagi pula aku gak lama, oiyaa nanti malam kita pulang ke rumah kita yaa"
"apa aku boleh tau siapa sihh rekan bisnismu itu?"
"Muclish Hadi Kana, dia teman sekolahku dulu, sekarang kami jadi partner bisnis" penjelasan Nando
"ooohhh, kayanya aku gak asing dengan nama Hadi Kana, seperti nama Mantan Presiden"
huuhh, pantes aja dia ninggalin aku, ternyata mau ketemu keluarga pejabat negeri ini. takut aku bikin story kali pas didalam....aahh padahal itu bisa menaikan folowersku.hahaaaaha
.........
Setelah melaksanakan solat Asar di kamarnya, Marsya merasa kelelahan dan sedikit mengantuk.... sementara Denish sudah tertidur lelap dikamar itu.
mungkin karena semalam kami lihat parade takbir keliling hingga menjelang pagi, jadi kurang tidur. lagian punya suami aneh banget, tiba2 ngajak keliling jalan raya liat parade, sejak kapan dia suka keramaian macam itu
tanya Nando dulu deh, masih lama gak nyampe rumahnya, aku mau tidur dulu..
"yaa Marsya ada apa?"
"sayang, kira2 jam brp pulangnya?"
__ADS_1
"aku dah selesai kok silaturahminya, skrg arah pulang, paling 1 jam perjalanan"
"oohh ywdh hati2 yaa, aku ngantukk bisa bobo dulu gak sambil nunggu kamu?"
"tentu saja Marsya, kan ada adik bayi di perut kamu, jadi kamu harus banyak istrirahat jg"
adik bayii, ya ampunn kok aku sampai lupa kalau lagi hamil
"iii...iya sayang, cepat smp rumah yaa"
"oke...bye"
..........
Marsya bangkit dari sejadah nya, lalu berjalan kearah cermin besar yang tertempel dengan lemari pakaian, dia mengusap perut ratanya sambil tersenyum..
"dedek bayi ada disini, bunda sampai lupa saking sibuknya, maafkan bunda ya sayang"
lama marsya mengusap perutnya hingga tiba2 senyuman Marsya pun lenyap, dia serius menatap pantulan wajahnya di cermin.
rasa sesak seketika menyerang nya, Marsya memegang dadanya karena kesulitan bernafas,
"deeeenniiisss toooloong bundaa deeniiiss" dengan suara parau dan rasa tercekik nya Marsya berusaha meraih Denis yang sedang lelap tidur
sisa- sisa tenaga yang dia miliki tak banyak, Marsya berusaha mengguncang tubuh mungil Denis sebelum akhirnya dia pingsan jatuh ke bawah tempat tidur anaknya.
beruntung bagi Marsya, Denis bangun sebelum Marsya pingsan
"bundaa, bundaa kenapa.....Ayaaahhh, Grandma, Grandpa, Aunty.....tolongin bunda Denishh...hikkkk bunda kenapaa, bunda sakit apa" kasihan Denish kecil sangat panik menyaksikan bundanya yang terkulai lemas di bawah tempat tidurnya
Teriakan Denis, mampu mengumpulkan penghuni rumah ke Kamar Nando dan terkejut melihat keadaan didalam kamar itu, Marsya yang masih memakai mukena, pingsan dalam pangkuan Denis kecil.
"M A R S Y A"
__ADS_1
............