
(๐ข๐ด๐ต๐ข๐จ๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข ๐ข๐ฅ๐ช๐ฌ ๐จ๐ธ ๐ฑ๐ฐ๐ญ๐ฐ๐ด ๐ฃ๐ข๐ฏ๐จ๐ฆ๐ต ๐ฅ๐ข๐ฉ, ๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐จ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฌ๐ฐ๐ฏ๐ด๐ฆ๐ฑ ๐ฏ๐บ๐ข , ๐๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ช๐ฏ๐ช, ๐ข๐ฑ๐ข ๐จ๐ธ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ข๐ต ๐บ๐ข , ๐ด๐ฆ๐ฉ๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข ๐ต๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข ๐ต๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข ๐ซ๐ข๐ต๐ถ๐ฉ ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข ๐ข๐ซ๐ข ๐ข๐ฅ๐ช๐ฌ ๐จ๐ธ ๐ฃ๐ญ๐ฐ๐ฎ ๐ต๐ข๐ถ) ujar maxim dalam hati
" kak, jawab "cia
maxim pun tersadar dari renungannya lalu dia pun menjawab pertanyaan sang adiknya
" tidak perlu kau takuti, tidak ada yang sakit "ujar maxim sambil mengusap kepala cia
" mksud kakak aku gak sakit jantung gitu , tapi kenapa jantung ku berdebar debar "ujar cia sambil memegang tangannya
" cia apa kau tak pernah menyukai seseorang atau pun seseorang menyukaimu "ujar maxim
" ada sih kaka yang suka dan itu orang nya sangat bandel, namanya reno tapi dia tidak berani jika ada sonia dan zalfa, jika tidak ada mereka pasti reno menganguku, kemarin dia menebaku namun ku tolak saja ,tapi kalok untuk suka dengan seseorang tidak ada kak "ujar cia
" apa rasanya disukai orang "maxim
" risih, gak enak "cia
" astaga, kau tau jika jantungmu berdebar debar itu tandanya kau menyukai seseorang itu "penjelasan maxim
" apa, tidak mugkin donk kak, berarti aku suka sama kak aksel, gak aku gak suka sama dia, dia bukan tipe yang baik"ujar cia mengelak jika dirinya menyukai aksel
" apa kau tau siapa yang terbaik untukmu sendiri , hmm "maxim
" heheh tidak kak " cia sambil tersenyum, pasalnya dirinya memang tidak tau siapa yang terbaik untuknya lebih tepatnya belum menemukan.
"ya sudah kau pokus saja sekolahmu dulu , belajar yang benar, Jagan main main mulu, Jagan juga pacar pacaran, jika kau sudah tamat sekolah dan jika kau sukses maka cowok akan bergoyong goyong akan datang menemuimu, tinggal kau saja yang memilih" ujar maxim
"iyh iyh kakakku memang yang terbaik " ujar cia, dan mereka pun pergi dari kolam renang itu namun sebelum cia pergi kekamar nya maxim pun bertanya
"cia " maxim
"ada apa lagi kak " cia
__ADS_1
" nanti tolong telpon zalfa ya, bilng in wiliam sudah menunggunya di apartemen sangat lama, mobilnya dibawa oleh dion ke daegu ada kerjaan"ujar maxim
"kenapa tidak kakak saja yang bilng, kok harus cia sih " cia
"kan dia sahabat mu, kakak malas dengar ocehannya itu " ujar maxim, karena zalfa jika ada maxim maka dirinya pasti terus mengajak berbicara dan sangat cerewet, zalfa sangat dekat dengan maxim karena waktu kecil zalfa cia pernah tinggal satu rumah dan maxim saat itu menjadi ibu sekaligus ayah bagi mereka berdua kurang lebih selama 1 tahun karena orang tua zalfa dan maxim dan cia berada di luar negeri, sejak saat itu lah zalfa dan maxim dekat layaknya seorang kakak kandung zalfa sendiri mengiginkan seorang kakak karena dirinya hanya sendiri atau anak tunggal.
"hahahah Okh Okh entar aku kasih tau " ujar cia sambil tertawa dan langsung masuk ke kamarnya dan sesampai dikamar dirinya pun mengambil handphone nya dan menelpon sang sahabatnya itu. sedangkan zalfa sendiri lagi sedang bersama bibik mereka memasak karena sepupu nya akan datang.
๐ต๐ถ๐ต ๐ต๐ถ๐ต ๐ต๐ถ๐ต
bunyi deringan ponsel zalfa, zalfa yang tengah sibuk memasak pun akhirnya menoleh dan melihat Siapa yang menelponnya terlihat disana nama di handphone nya yang tertulis
"anaknya om jo ", dan segera zalfa mengangkat telpon sahabat nya itu
๐zalfa : ada apa ci
๐gracia : luh di suruh sepupu lu untuk menjemput nya di apartemen sono
๐zalfa : luh kenal sepupu gw ci
๐zalfa : ya udh deh iyh, bentar deh kok dia gak langsung telpon gw sih
๐gracia : mana gw tau
๐zalfa : hais,Okh deh
tut tut
telpon pun dimati oleh cia,
" astaga apa dia tidak punya basa basi lagi "zalfa, dia pun segera pergi ke apartemen untuk menyusul kan sepupu nya itu.
sedangkan cia yang sudah menelpon sahabat nya itu pun langsung ke kasur king zisel nya itu sambil menarik sebuah buku, tumben hari ini dia tidak menonton kdramanya cia hanya memilih membaca buku untuk menambah wawasanya di saat cia sibuk membaca buku tiba tiba hpnya pun berbunyi pesan masuk
__ADS_1
๐ฑ ting ting
๐ฉ es balok : ci
hanya dua kalimat saja yang dapat di tulis dan di baca oleh cia, cia pun melihat itu dirinya sedikit kaget karena ada apa pria itu tiba tiba mengechatnya, disertai dengan jantung cia yang berdebar debar cia pun mengingat perkataan sang kakak jika itu tanda dia menyukai seseorang, dan akhirnya cia pun membuang pikirannya dan memberanikan jarinya untuk membalas pesan itu, nama aksel yang awalnya pria kutub di telponnya , kemarin sudah diubah olehnya menajdi es kutub.
๐ฉgracia :ada apa
cia pun tak mau kalah cuek dengan aksel, cia pun yang sudah mengirim pesan itu langsung membuang hpnya ke samping nya dan lanjut membaca lagi, namun tak kunjung ada balasan apa pun oleh aksel berlangsung selama 15 menit tidak ada balasan dari aksel, dan pada akhirnya aksel pun menelpon cia, dan itu membuat cia sonta kaget dan dirinya pun seketika berdiri dia sangat gugup melihat itu.
"astaga ya tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang, plis buat diriku mati saja untuk beberapa jam ini, aku sangat gugup aku harus apa ya Tuhan " ujar cia dalam hati, dia diposisi tetap berdiri mata yang menatap layak HP nya yang masih berdering nomor yang bernama ES BALOK itu membuat nya tak bisa apa apa lagi, panggilan pun terus berdering tak kunjung berhenti henti cia pun mulai bingung mengangkat telpon itu atau kah membiarkanya
"gimana ya apa aku angkat, ataukah aku biarkan saja, jika tidak di angkat takutnya penting, jika diangkat takutnya dia hanya diam saja, sungguh Tuhan ini sungguh sulit, rumit " ujar cia
sementara aksel di dalam kamar nya hanya menggu telpon nya di angkat oleh sang pemilik nomor itu
"kenapa dia tak menjawab telpon ku " ujar aksel dalam hatinya, namun berulang ulang aksel menelpon orang tersebut dan akhirnya oorang yang di tuju pun menyetujui telpon nya, aksel pun tersenyum entah mengapa diri nya senang seketika.
๐gracia : ada apa kak
ujar cia diseberang sana
๐es balok :..........
tidak ada jawaban dari aksel, aksel sengaja menelpon cia dia hanya merindukan suara cia saja, dan iseng menelpon cia
๐gracia: is kak aksel jika kakak gak ada hal penting untuk dibahas mending gak usah nelpon deh kak, cia lagi belajar nih kegangu tauk jika ada yang perlu dibicarakan maka secepatnya bicara kak "omel cia di seberang sana, omelan cia itu membuat aksel tersenyum entah menggapa dirinya sangat suka saat ini jika melihat cia mengomel , ironis setiap laki laki yang biasanya gak suka di omel namun berbeda dengan aksel dia sangat suka di omel oleh cia dan mendengar cia banyak berbicara membuat nya ingin melakukan itu lagi.aksel hanya setia mendengar omelan cia sampai akhirnya cia pun kesal
๐gracia : udh deh kak aku matin aja, aku mau belajar , belum sempat cia mematikan telpon nya aksel pun mengeluarkan subaah kata dan sedikit memaksa
๐es balok : nanti malam jam tujuh pas saya mau mengajak mu makan malam Jagan ada penolakan saya tak suka, saya tunggu dirumah mu jam tujuh, bersiaplah sebelum itu, ujar aksel diseberang sana smbil mematikan sambungan telpon mereka, aksel tersenyum setelah itu dan akhirnya dia pun kelur kamarnya dengan wajah yang senang seakan akan dia menang di sebuah pertandingan.
" apa, gimana ini, gw harus gimana"cia
__ADS_1
"duh pusing, mending ikuti aja alurnya deh dari pada ribet " ujar cia pasrah saja dengan keadaan saat ini
sampai sini dulu ya bay bay, jangan lupa like, comment dan vote dan satu lagj Jagan lupa letak di favorit kalian๐๐