
Dan tidak sengaja Bella akan masuk ke rumah Andika, Bella melihat Wawa yang sedang duduk di teras depan rumah Andika, Bella bertanyak sama pak Mamat, " Pak Mamat apakah mas Andika sudah nikah sama mbak Wawa,
Eh, non Bella! Ti __ tidak tuan tidak mau nikahin non Wawa, katanya sih nunggu non Wawa lahiran dulu dan di tes DNA "ucap pak Mamat sambil duduk di samping Bella,
"Tapi kenapa pak! Mbak Wawa kok duduk di teras, " ucap Bella sambil nunjuk Wawa yang sedang dudu di teras rumah,
"Itu nyonya dan tuan tidak mengijinkan non Wawa masuk, tapi non Wawa memaksanya masuk, katanya mau bicara penting sama tuan, " jawab pak Mamat,
Pak Mamat ! Tuan dan Adit baik - baik saja kan pak,! " Ucap Bella,
"Iya baik - baik saja, non masuk lewat pintu belakang saja di dalam ada nyonya, kalau Tuan lagi kerja biasanya pulangnya malam sudah dua minggu ini " ucap pak Mamat,
Dan langsung saja Bellla berpamitan untuk pulang,
__ADS_1
Dan tidak terasa sudah dua bulan Bella tidak ketemu Adit secara langsung,
Pas malam hari badan Bella terasa demam, dan Mbaknya mengantar kan Bella untuk memeriksakan ke dokter, dan dokter berkata kepada Bella agar banyak istirahat dan tidak boleh telat makan dan tidak boleh makan pedas,
Di sisi lain bu Ita memberi tau kalau Bella hari ini sedang ijin dia sakit, dengan spontan Andika menghubungi Budhe bertanyak kalau Bella sedang sakit,
I __ iya nak! Itu Bella badanya panas sudah tiga hari ini panasnya tidak turun - turun " ucap Budhe,
Langsung saja Andika pergi ke kampung untuk menemui Bella dan di bawah ke rumah sakit kota untuk di obatin,
"Mas ! Kamu pulang sana, kasian Adit sendirian si sana, o iya Adit jangan kamu dekatkan sama Wawa, aku ngak suka sama dia "ucap Bella,
"Kamu ngomong apa sih, siapa yang mendekatkan Adit sama Wawa, gila kamu, jangan berpikiran yang anah - aneh " ucap Andika sambil duduk di samping Bella,
__ADS_1
"Mas ! Maaf ya, kalau kita udah resmi bercerai, Adit ikut saya aja ya mas! Kamu kan sebentar lagi akan punya anak bersama Wawa " ucap Bella,
"Tidak! Sampai kapan pun aku tidak akan menceraikan kamu, Wawa cuma mencebak aku, aku melakukan sama Wawa itu sudah dua atau tiga bulan yang lalu, tidak mungkin kalau itu anak aku " jawab Andika dengan nada marah,
Dan tidak terasa sudah empat hari Andika di rumah Bella, merasa Bella sudah enakan, Andika ijin untuk bekerja,
"Mas jangan lupa kamu besok hadirya di persidangan yang terakhir, dan alhamdulillah kita sudah resmi cerai " ucap Bella dengan nada gugup,
"Kalau kamu menginginkan kamu pisah sama aku, kamu juga menginginkan pisah sama anak kamu Adit, jangan temui Adit selamanya, aku akan menjauhkan Adit dari kamu, puas kamu, terserah kamu , kalau kamu menginginkan ini semua "ucap Andika dengan nada marah,
"Tapi mas " ucap Bella,
"Aku akan menuntut hak asuh anak jatuh sama aku, dan aku akan menjaukan kamu dari Adit, aku dan Adit akan pergi jauh, agar aku bisa melupakan kamu, oke aku akan datang, ingat tapi ini bukan permintaanku, sampai kapan pun aku tidak akan memceraikanmu, dan aku mau tanyak, maksud kamu ingin cepat - cepat cerai, agar kamu bisa kembali ke mantan kamu yang selalu menghubungi kamu setiap hari itu, iya , iyakan, " ucap Andika dengan nada marah sambil berjalan menuju mobil,
__ADS_1
"Mas! Mas kamu pengecut " teriak Bella sambil menangis,