Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Pusing


__ADS_3

Tidak terasa sudah satu minggu Bella dan Andika menjalin rumah tangga, seperti biasa Bella sudah terbiasa hidup setahun tanpa Andika, Bella selalu bermain game online dan aktif di grup alumni sekolahnya,


Bella selalu mengabaikan Andika dan Adit, sampai - sampai mama Lia berkata ke pada Andika, " Yang sabar ya Nak! Mungkin istrimu masih terbiasa di kehidupanya di sana, lama - lama istrimu bisa berubah,


"I __ iya Ma! Biarlah dia melakukan apa saja, asal dia ada di sampingku, " jawab Andika dengan nada senyum,


Dan hari ini mama Lia akan pulang ke negaranya,


Andika , Adit dan Bella mengantarkan mama Lia sampai bandara,


Nak kamu di rumah yang baik - baik jangan lupa jaga kesehatan kamu, Anak dan suami kamu, dan kamu Andika jangan bertengkar lagi lihat ada Adit di sisi kalian dan tidak lupa kalian berdua cepat buatkan adik buat Adit, biar Adit punya teman bermain, " ucap mama Lia dengan nada senyum,


"Oke Ma ! Aku dan menantu mama akan buatkan cucu yang banyak dan adik buat Adit secepatnya, " jawab Andika dengan nada senyum,


"Ih kamu Mas ! Malu nih, dasar om - om mesum, " ucap Bella dengan nada malu sambil mencubit pinggang Andika,


"Sakit tau, " teriak Andika dengan nada senyum,

__ADS_1


Melihat Andika dan Bella bercanda mama Lia menjadi senang, dan mama Lia memeluk Andika, Bella dan Adit,


Mama Lia berjalan menuju pesawat sambil melambaikan tanganya,


Andika mengajak Bella untuk jalan - jalan ke moll untuk membeli barang dan belanjaan, dan tidak lupa makan di restoran yang Bella suka, Bella termenung saat teringat dia jauh dari Andika dan Adit,


"Sayang kenapa kamu ! Sakit ya, " ucap Andika sambil memeluk Bella,


"Mas! Malu nih di lihat orang, " ucap Bella dengan melihat ke kanan dan ke kiri,


Andika menyuapin Adit yan sedang duduk di samping Bella, dan Andika menyuru Bella untuk makan, sambil berkata ,"Makan saja biar aku yang nyuapin Adit,


Dan selesai makan Bella mintak pulang karena kepalanya pusing,


Sampailah di rumah, Bella merebahkan badanya di atas kasur sambil memejamkan matanya, dan Andika mengambil obat dan air putih untuk Bella,


Bella menolak sambil berkata, " Ngak usah mas, aku tidur aja dan kalau nanti belum sembuh biar aku minum taruk di atas meja.

__ADS_1


Mas, kenapa kamu ngasih uang satu miliar, itu terlalu banyak, lagian buat apa uangnya, tu saya taruk di dalam laci, " ucap Bella sambil memejamkan matanya,


"Ngak sayang ! Itu uang kamu, terserah kamu buat apa! Aku sudah tidak berhak dengan uang itu, " jawab Andika,


"Ta __ tapi mas! "Ucapa Bella,


Langsung saja Andika menutup mulut Bella pakai telunjut, sambil berkata , "Udah kamu istirahat saja, biar kepala kamu cepat sembuh,


Bella memejamkan matanya sambil berkata dalam hati, " maafkan aku mas! Aku belum bisa melaksanakan kuwajibanku dengan baik, dan aku mintak kamu yang sabar ya mas! Menunggu aku untuk ____


Andika tau kalau Bella hanya berpura - pura tidur, Andika mendekati Bella sambil menkagetkan Bella dan memainkan hidungnya sambil berkata, " Sayang aku tau kamu belum tidurya, pasti kamu memikirkan sesuatu, kasih tau dong,


"Ih kamu mas! Kagettin aja, jadi gak bisa tidur ni gara - gara kamu, " jawab Bella dengan nada manja,


"Sayang ! Aku kangen sama bibir manyung kamu, supanya kamu mintak di manja ya, pakek pura - pura pusing, " ucap Andika sambil berbisik di telinganya dan memeluk tubuh Bella dengan erat,


"Bener mas! Kepalaku pusing pingin mie instan pedas boleh ya mas! Kalau makan pedas - pedas pasti kepala pusingku sembuh boleh ya mas,! "Ucap Bella sambil memohon,

__ADS_1


__ADS_2