
Tidak terasa sudah tiga jam Andika dan Bella belanja kebutuhan sehari - hari, Andika menyuruh Bella dan Adit mengambil makanan yang ia sukai berapapun itu,
"Papa - papa baik makasih ya pa! "ucap Adit sambil mencium Andika,
Andika dan Bella saling memandang dan tersenyum saat melihat prilaku Adit yang sedang mendengar ucapan Andika,
"Iya sama - sama, anak papa yan ganteng dan pintar " ucap Andika sambil memeluk Adit,
Dan tidak terasa Bella melihat jam dinding menunjukkan pukul delapan malam,
Bella dan bik Inem menata barang belanjaanya di tempatnya, dan Andika memintak bik Inem untuk membuatkan kopi susu untuk teman kerja Andika di malam hari, dan Bella menjatuhkan pantatnya di atas sofa ruang tengah sambil melihat televisi dan Adit yang sedang main mobil - mobilan barunya,
Kring
Kring
Ponsel Bella berdering, melitat tertera nama Ica langsung saja Bella mengangkat ponsel nya yang ada di atas meja,
__ADS_1
Bella dan Ica berbicara,
"Bel ! Kamu besok kita di undang Lisa ulang tahun di cafe cempaka untuk makan - makan sama semua teman - teman mau ya, besok siang aku jemput oke "ucap Ica,
"InsyaAalloh aku harus izin dulu ama suami saya Ca, enak suami kamu selalu mengizinkan, kalau suami aku paya "ucap Bella dengan nada sewot,
Andika yang ada di samping Bella dan tidak sengaja mendengar percakapan Bella dengan temanya, Andika hanya menggelengkan kepalanya dan bibirnya manyun,
Bella memintak izin untuk pergi ke pesta ulang tahun temanya di cafe cempaka,
Andika pura - pura tidak mendengar ucapan Bella dan lagi - lagi Bella memintak izin dengan sedikit nada sewot,
"Iya pokoknya aku besok ikut, aku di jemput sama Ica mas ! Boleh ya mas ? "ucap Bella sambil ngelayut di badan Andika,
Andika hanya diam saja sambil memejamkan matanya, dan sebenarnya Andika tidak mengizinkan Bella untuk pergi, tapi takut Bella marah terpaksa Andika mengizinkan Bella pergi,
waktu cepat berlalu,
__ADS_1
Andika mengajak Adit untuk jalan - jala dan di hari ini kebetulan Andika tidak ada jadwal di rumah sakit,
Bella bersiap - siap untuk pergi ke pesta temanya, lima belas menit Ica sudah ada di drpan rumah Bella,
Bella berpamitan dan mengajak Adit, tapi Andika tidak di perbolehkan untuk ikut dengan Bella,
"Gak usah biar Adit pergi sama saya aja, kamu pergi sendiri dengan teman kamu, tuh kasihan teman kamu menunggu udah lama, apa kamu tidak malu kalau kamu mengajak Adit, "ucap Andika sambil mengendong Adit,
"Tapi mas ,! Kamu marah ya, ngapain kamu kemarin ngizinin aku untuk ikut ke pesta kalau ujung - ujungnya ucapan kamu tidak enak di dengar, " ucap Bella dengan nada sewot,
"Udah - udah sana aku tidak marah, sana kamu cepat berangkat keburuh acaranya bubar " ucap Andika sambil tersenyum terpaksa.
Langsung saja Bella pergi dan berpamitan kepada Andika tidak lupa bersalaman dengan Andika, tampa menghiraukan Andika,
Bella menjatuhkan pantatnya di samping Ica,
Dan Ica bertanyak
__ADS_1
"Di mana Adit kok ngak ikut kamu, dan kenapa kamu sakit Bel ! Kok muka kamu suram gitu kayak orang habis kena ma _ , jangan hiraukan suami kamu, kita waktunya senang - senang dulu, kita perlu refresing biar kita tidak cepat tua "ucap Ica dengan nada senyum,
"Iya juga ca ! Sementara kita lupakan suami dan anak kita di rumah kita senang - senang dulu "ucap Bella sambil melihat Ica dengan nada senyum,