
Tidak terasa waktu sudah malam, Andika, Bella dan Adit keluar keliling desa untuk melihat pasar malam yang ada di tepi desa,
Dan tidak sengaja Bella bertemu teman cewek dan cowok,
"Eh kamu Bella yang dulu ya "ucap teman cewek sambil menepuk pundak Bella,
"Eh iya kamu dengan siapa " ucap Bella dengan bersalaman,
Bella dan kawan - kawanya berbincang - bincang sambil makan kacang rebus,
Sepertinya Bella mengenang nostalgia masa berpacaran dulu yang perna ia lakukan,
Bella bertukar nomer WA nya,
"Lah kamu kok aneh, suamimu di mana bel! Aku pingin kenal katanya suami kamu seorang dokter, kenallin dong sama kita - kita, Kok kamu jalan sama om - om, apa itu selingkuan kamu "ucap salah satu teman Bella dengan nada senyum,
__ADS_1
Wau! Mau dong jadi istri ke dua dari om mu itu, Bel! kenalin dong om kamu ganteng banget ,cowok idamanku itu "ucap salah satu teman ceweknya,
Andika sedikit marah dengan ucapan temanya Bella tadi, dan Andika mengajak Bella pergi dari tempat ini, melihat wajah Andika yang sedikit manyun Bella menjadi sedikit takut,
Ayo sayang kita pulang udah malam "ucap Andika sambil mengandeng tangan Bella,
Dan Bella sangat terpaku dengan sikap Andika, seakan - akan Andika tidak punya akhlak, sampai Bella tidak sempat berpamitan dengan teman Bella,
Mas kamu kenapa, apakah kamu tersinggung dengan ucapan temanku tadi, maafkan temanku tadi ya mas! "ucap Bella sambil melirik wajah Andika,
"Jangan banyak alasan, ini naik mobil bukan naik becak, ngak ada alasan pulang malam, cepat kamu bereskan pakean kamu dan Adit sebelum aku marah dan kedengeran nenek kamu "ucap Andika dengan nada marah,
"Kenapa kamu mas! Aku takut belum pernah aku melihat kamu marah seperti ini, apa mungkin ucapan temanku tadi menyingung perasaanya, ya sudah la " ucap Bella dalam hati sambil membereskan barangnya,
Pas jam sepuluh Andika dan Bella berpamitan dengan neneknya dengan alasan besok mas Andika mendadak kerja pagi - pagi,
__ADS_1
Sampai di perjalanan Andika dan Bella hanya diam saja tidak bicara satu kata pun, sampailah di rumah, dan Andika mengendong Adit masuk ke kamar dan Bella berjalan di belakang Andika, sampai di kamar Andika seperti biasa sebelum tidur tidak lupa cuci tangan dan kaki langsung saja badan Andika di damparkan di atas kasur yang sangat empuk tampa bicara sekata pun sambil memejam kan matanya,
Bella melihat kemarahan Andika, Bella langsung saja keluar dari kamarnya menuju dapur untuk membuat minuman dingin,
"Semoga minuman ini bisa membuat hatiku tenang "ucap Bella sambil mainkan ponselnya
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul tiga Andika terbangun dari tidurnya melihat Bella tidak ada di sampinya, Andika mencari keberadaan Bella, Bella memainkan ponselnya dengan serius sampai Andika penasaran,
"Kamu lagi chat - chattan sama siapa! sama mantan kamu, ayo sana masuk kamar apa kamu tidak tau ini udah jam berapa, dasar anak kecik "ucap Andika sambil menatap wajah Bella,
Langsung saja Bella merebahkan badanya di samping Adit tampa bicara sekatapun, Bella hanya mengeluarkan air matanya sampai Bella ter tidur,
Andika mengambil ponsel Bella apa benar Bella berhubungan dengan mantan selama ini hanya itu cuma teman, dan benar dugaan Andika Bella menghubungi mantanya walau itu cuma sebatas teman, Andika akan menyadap Ponsel Bella sekarang juga, dan aksinya Andika berjalan sangat lancar, dan tidak terasa jam sudah menenjukkan pukul lima Andika membangunkan Bella untuk sholat subuh, dan seperti biasa Andika mencium kening Bella,
"Sayang ayo bangun dulu udah jam lima, sholat subuh dulu "ucap Andika sambil memeluk badan Bella dan mencium bibir Bella,
__ADS_1