
Adit, Dana juga Dini memeluk Mamanya mau ikut sambil menangis, Bella ikut menangis sambil berkata, " Anak - anak mama yang pintar , kalian di sini saja, mama ngak kemana mana, Mama hanya pergi ke kampung, kalau mama sudah selesai urusanya kalian bisa jemput mama sama papa kalian oke,
Mama Lia melihat dari mukanya Bella, mama Lia berpikiran kalau Bella sedang berbohong, dengan spontan Mama Lia mencari Andika dan berkata, " Nak kamu lagi ada masalah, dengan istri kamu, kenapa istri kamu akan pergi dari rumah ini sedangkan ada Adit baru datang,
"Udah Ma ! Biarkan dia pergi, mama ngak usah ikut campur urusan rumah tangga kami, dia selingku dari Andika Ma ! Bella akan menemui selingkuanya, " ucap Andika dengan nada sedikit marah,
"Kamu itu tetap saja seperti dulu, ingat anak kamu sekarang sudah pada besar, dan mama tidak percaya kalau Bella selingku, kamu saja yang terlalu cemburu, " jawab Mama Lia,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu Bella berpamitan mama Lia untuk pergi, dan mama Lia berkata, " Apa ngak bisa di selesaikan masalah ini sampai kamu pergi di saat Adit dan Mama ada di sini,
"Ma ! Maafkan Bella, mas Andika sudah tidak mempercayai saya lagi, maafkan Bella Ma! Aku tidak mungkin selingku, Bella cuma bercanda, " ucap Bella sambil duduk di depan mama Lia dan menangis,
__ADS_1
"Apa cuma bercanda, kenapa ponsel kamu, kamu banting pasti kamu mau menghilangkan bukti itu ya, " jawab Andika sambil berjalan mendekati Bella dan mama Lia,
"Ngak Mas! Aku ngak mau gara - gara aku pegang ponsel kamu selalu curiga, kalau kamu tidak percaya ayo kita pergi ke rumahnya Ica sekarang juga, " jawab Bella dengan menangis,
"O kamu ngajak ke sana biar ketemu sama selingkuan kamu itu yang sebutanya mama papa, " jawab Andika dengan nada marah,
"Iya ngak gitu, biar jelas dan tau kalau aku ini cuma bercanda, "jawab Bella,
"Terserah kamu, mulai sekarang kamu saya bebaskan, mau selingku kek mau tidak kek terserah kamu, " teriak Andika dengan nada marah,
"Biarkan mama kamu pergi, apa kamu mau niru mama kamu yang tidak ______, " Teriak Andika dengan nada marah,
__ADS_1
Mendengar teriakkan Andika Adit, Dana, dan Dini terdiam dan merasa takut, hanya melihat kepergianya Mamanya sambil mengeluarkan air matanya dan semuanya pada lari ke kamar masing - masing,
Pas di malam hari bik Inem memangil semuanya untuk makan malam dan tidak dengan Dini, pintu kamar Dini di kunci dari dalam, dengan spontan Andika mendombrak pintunya dengan keras sampai Dini keluar dengan ketakutan sambil menuju meja makan,
Makan malam terasa sepi dan tidak ada yang bersuara hanya sendok dan garbu saja,
Dini berpamitan untuk masuk ke kamarnya,
Mama Lia masuk ke kamar Dini, Dini hanya menangis sambil berkata , " omah papa jahat mama selalu di marah i, aku ikut mama aja kasihan sama mama,
"Iya Nak besok papa akan jemput mama kamu, kalau papa libur, " ucap Mama Lia,
__ADS_1
Dan paginya waktu sarapan hanya Dini saja yang belum kelur kamar, mama Lia memanggilnya,
"Nak ! Ayo makan dulu, lo kamu demam nak, badan kamu demam sekali, " ucap mama Lia, sambil teriak memanggil Andika,