
Orang tua sama anaknya sama saja, ternyata menjadi orang miskin itu tidak enak ya, Ayah, Ibu aku kangen, "ucap Bella sambil menangis,
Tidak sengaja Andika mendengar ucapan Bella, dan langsung saja Andika memeluk dari belakang sambil berkata " Kamu kenapa sayang! Mama tadi bilang kamu apa sampai kamu bilang begitu,
"Ti _ tidak mas, " ucap Bella,
"Sayang ! Mama tadi bilang kamu apa, aku mendengarkan ucapanmu tadi "orang tua dan anaknya sama saja," maksud ucapanmu itu tadi apa sayang " ucap Andika sambil memohon penjelasan,
"Udah mas! Aku capek, jangan membuat suasana hatiku ___ kalau mas Andika tadi mendengar ucapanku, aku mohon kamu simpan saja, aku tidak mau ada masalah baru lagi, dan satu lagi rubah sifat kamu bila kamu masih menginginkan aku di sini "ucap Bella sambil menangis dan memegangi ke dua kepalanya,
"Ya sudah maafkan Aku dan mama ya sayang, bila aku dan mama menyinggung perasaanmu " ucap Andika sambil mencium tangan Bella,
Langsung saja Bella merebahkan badanya di atas kasur sambil memejamkan matanya dan merangkul guling,
Andika yang ada di samping Bella hanya mengelus - elus rambutnya, sambil berkata dalam hati " Sayang maafkan aku ya aku belum bisa membahagiakan kamu, hanya membuatmu sedih,
__ADS_1
***************
Andika dan Bella mengantarkan mama Lia ke bandara, Andika melihat Bella dan mamanya sangat dekat seperti anak kandung sendiri,
"Tapi kenapa Bella tadi bilangnya begitu, mama tadi bilang apa ya sama Bella, sampai Bella sedih dan menangis memangil ke dua orang tuanya, "ucap Andika sambil melihat kedekatan Bella dan mamanya,
Mama lia melambaikan tanganya, dan Andika dan Bella masuk ke mobil untuk pulang sebelum pulang Andika mengajak Bella untuk belanja bulanan seperti biasa,
Dan sudah satu bulan Bella tidak seperti biasanya, Andika bertanyak kepada Bella hanya menjawab iya dan tidak,
"Mas ! Kenapa kamu melihat aku seperti itu, apa ada yang salah denganku "ucap Bella dengan nada manja,
"Iya, sayang! Ada yang salah dengan mu, "ucap Andika dengan menahan tawa,
"Bilang aja mas! Siapa tau aku bisa merubah sikapku yang salah "ucap Bella dengan nada manja,
__ADS_1
"Ngak usah sayang jangan di rubah sikapmu itu kalau bisa kamu tambah yang lebih manja dari ini, aku menyukai sifat kamu yang selalu mintak di manjain sayang, aku menyukai dari sifat kamu yang kekanak - kanakan, pertahankan itu demi aku "ucap Andika sambil mencium kening dan bibir Bella yang manyun itu,
"Mas, sebenarnya aku tidak mau menjadi wanita lemah, aku ingin bekerja seperti istri orang lain, seperti istri teman mas Andika bisa menghasilkan uang "ucap Bella,
"Mungkin temanku itu suaminya tidak bekerja jadi istrinya yang bekerja "ucap Andika,
"Ngak mas ! Istri teman mas Andika dokter Hasan itu juga istrinya kerja "ucap Bella,
"Kamu mau kerja, apa kamu punya pengalaman sebelumnya, kalau kamu punya pengalaman kerja aku mengijinkan kamu sayang " ucap Andika sambil memegang tangan Bella,
Ta _ tapi mas ___
Iya harus punya pengalaman agar tidak di bulli atau di omanggin sesama karyawan, kalau kamu punya pengalaman aku ijinkan kamu kerja sayangku " ucap Andika sambil mencubit pipi Bella,
"Ya, itu gara - gara kamu dulu, jadi aku tidak punya pengalaman, kenapa dulu kamu nikahin aku cepat - cepat ya jadi gini aku gak punya pengalaman "ucap Bella dengan nada sewot,
__ADS_1