
Malam berganti pagi, matahari mulai memancarkan sinarnya ke sela - sela cendela, seperti biasa Andika bangun pagi walau libur kerja, Andika mengajak Adit berjalan keliling komplek,
Mama Lia yang bersiap - siap untuk pulang,
Sepuluh menit Andika dan Adit sampai di rumah langsung sarapan pagi, pas waktu menunjukkan pukul delapan, Andika dan Bella mengantarkan mama Lia ke bandara, sampai di bandara dengan selamat,
Nak ! Mama pulang dulu, yang rukun jangan suka bertengkar, dan kamu jaga istrimu. jangan kamu sakiti, sayangi istrimu, "ucap mama Lia sambil merangkul Bella,
"Tu dengerin jangan suka ngambek " ucap Andika sambil melihat Bella yang manyung,
"Mas ! Rupanya aku perlu ikut mama, aku bosan sama kamu yang plan - plin itu, biar tau rasa "ucap Bella sambil mendekat sama mama Lia,
"Apa kamu bilang! Pingin ikut sama mama, kamu pingin melihat aku gila "ucap Andika sambil merangkul dan mencium Bella,
"Mas ! Apa kamu tidak malu, banyak orang tuh, dasar om - om mesum "ucap Bella dengan nada manyun,
Lansung saja mama Lia menuju pesawat yang akan di tumpangi,
Andika, Bella dan Adit hanya melambaikan tanganya, Andika menuju mobilnya,
"Pa ! Adit pingin beli es crem coklat "ucap Adit sambil mencium pipi Andika,
"Anak papa kalau ada maunya, kalau kamu pingin apa sayang " ucap Andika sambil melirik ke Bella,
__ADS_1
Mobil Andika mulai terparkir di depan mall,
Bella dan Adit masuk mall, seperti biasa Andika mendorong trolli, Bella dan Adit mengambil semua makanan ringan yang iya inginkan,
Andika hanya menggeleng - gelengkan kepalanya dan tersenyum,
"Udah cukup sayang, ngak sekalian di penuhi trolinya "ucap Andika dengan nada senyum,
"Mas ! Kamu tidak ikhlas ya, mendengar nada bicara kamu "ucap Bella dengan nada kesal,
"Ngak sayang, aku ikhlas "ucap Andika sambil senyum,
Seperti biasa Bella dan Adit menunggu di ruang tunggu sambil melihat Adit bermain kuda - kudaan,
Mobil Andika melaju dengan cepat, Adit tidur di pangkuan Bella.Dan sampailah di rumah, Andika mengangkat Adit di bawah ke kamar,
Bik Inem sudah mempersiapkan makan siangnya,
"Hari ini masak apa bik ! "Ucap Andika sambil duduk di meja makan,
"Anu mas! Non Bella mintak sayur sup ''ucap bik Inem dengan nada senyum,
Loh bik! Mana sambalnya, ngak mantap bik kalau tidak ada sambalnya, kayak makananya mas Andika sama Adit.aja, besok wajib buat sambal ya bik! "ucap Bella dengan nada manyun,
__ADS_1
"Iya non, di pasar ngak ada orang jualan cabe, mungkin cabe mahal non "ucap bik Inem dengan nada gugup,
"Iya bik ! Ngak papa ngak pakai cabe juga enak ko masakan bibik, udah - udah bik sana saya mau makan dulu "ucap Andika,
"Mas! Kamu kok gitu " ucap Bella sambil menghentikan makannya,
Andika hanya menarik nafas panjang dan tidak mau berdebat,
Andika makan dengan lahap tampa menghiraukan Bella yang ada di sampingnya,
Bella makan sambil melihat Andika sambil mengeleng - gelengkan kepalanya,
"Ih ! Gila ni om makanya kayak macan kelaparan amit - amit "ucap Bella dalam hati sambil mengelus - elus perutnya dan tersenyum melihat Andika,
"Kenapa kamu lihat - lihat pakai senyum segala, kalau makan itu yang cepat, makan yang cepat itu tandanya orangnya akas, kalau makanya lambat itu tanda oranya malas kayak ka _ "ucap Andika dengan nada senyum,
"Kayak aku gitu ! Ngak papa, kalau makanya cepat itu tandanya orangnya keras kayak kamu mas "ucap Bella sambil berjalan menuju ruang tengga dan menyalakan televisi
Mampir di novel baruku ya
" DIA BUKAN JODOHKU "
🥰🥰
__ADS_1
🙏