Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Suara wanita


__ADS_3

Mendengan Adit sedang sakit demam langsung saja Andika pulang, sesampai di rumah Andika memeriksa Adit,


Anduka membangunkan Adit untuk minum obat agar panasnya turun,


Satu jam sudah obat yang sudah di minum Adit sudah berreaksi,


Mengetahui Papanya yang sedang tidur di sampingnya Adit langsung memeluk dengan erat sambil berkata "Papa, papa, aku kangen sama papa.


Mendengar ucapan Adit di telinganya langsung saja Andika memeluk dengan erat, sambil berkata "Jagoan papa kenapa, lagi sakitya.


"Adit gak sakit pa! Adit sudah sembuh, Adit pingin beli mainan mobil - mobilan yang besar kayak mobilnya papa " ucap Adit sambil memeluk papanya dengan erat,


"Besok ya nak !"Ucap Andika sambil memejamkan matanya,


*Trit


Trit*


Mendengan ponsel Andika yang berdering berulang kali, terpaksa Bella mengambil dan mengangkat pangilannya, dan terkejut saat suara wanita yang berbicara,


"Hai Andi, maaf baru bisa menghubungi kamu, aku sampai tidak bisa tidur ingin berjumpa dengan kamu " ucap Clara,

__ADS_1


"Ma _ maaf ini siapnya mas Andika ya, boleh aku tau " ucap Bella,


Ma _ maaf salah sambung,


*Tut


Tut


Tut*


"Hai siapa yang di sana," teriak Bella dengan nada marah,


Andika mendengar dan melihat ponselnya ada di tangan Bella langsung mengambil paksa tanpa berbicara,


Mas, itu tadi siap! Apa dia tidak tau kalau kamu sudah punya istri, bicaranya kok kangen sama kamu mas, sampai tidak bisa tidur, ingin ketemu sama kamu mas, siap dia coba aku lihat mungkin aku kenal sama nomernya, mas sini ponsel kamu " ucap Bella sambil memintak paksa ponsel Andika,


"Udah sayang, itu cuma orang iseng, aku juga tidak kenal biar nomernya nanti saya blokir biar dia tidak bisa menghubunggi saya lagi,


Kamu jangan marah dan cemburu sayang, memang nomerku itu bukan nomer rahasia, dan aku punya pasien banyak, biasanya pasienku mintak nomerku " ucap Andika sambil menghapus kontak pangilan masuk agar Bella percaya kalau itu pangilan salah sambung,


Sebelum Andika menghapus nomer pangilan masuk, Bella ingin sekali memastikan dia itu siapa pakai ngomong gak bisa tidur dan kangen,

__ADS_1


Dan langsung saja Andika menghapus chat dan pangilanya, sebelun Bella melihat ponsel Andika kembali,


Dan sepuluh menit lagi Clara menghubungi Andika langsung saja,


"Iya selamat sore dengan siapa! Iya saya dokter Andika, saya ada di rumah dengan istri dan anak saya maaf ini bukan waktunya bekerja " ucap Andika dengan nada gugup,


"I _ iya dok ! Maaf mengangu dokter " ucap Clara,


"Mas ! Kamu kok gitu ini nomer orang yang menghubungi mas tadi, mas kamu, kamu tidak apa - apakan ti _ tidak "ucap Bella sambil melihat wajah Andika seakan menyimpan sesuatu,


"Udah sayang, aku mau makan, bik Inem tadi masak apa " ucap Andika sambil berjalan ke meja makan,


Andika menghubungi Clara, untuk tidak menghubungi dan berbicara aneh - aneh, sialnya istriku orangnya pencemburu berat, dan kalau kamu di hubungin istriku, bilang aja cuma pasien jangan bilang teman apalagi mantan bisa kacau "ucap Andika sambil melihat ke arah kamar,


"I_ iya maaf And " ucap Clara,


Langsung saja Andika menghapus kontak pangilan yang baru saja, dan ponsrl Andika di taruk di atas meja makan, sedangkan Andika duduk di sofa ruang tengah,


Bella dan Adit menghampiri Andika, sebelum Bella menjatuhkan pantatnya di samping Andika Bella mendengar ponsel Andika yang berbunyi,


"Sayang ambilkan ponselku, siapa sih " ucap Andika sambil melihat Bella,

__ADS_1


"Males mas! Sana ambil sendiri, dari pada aku nanti sakit hati lagi, mending tidak aku ambil sekalian "ucap Bella dengan nada sewot sambil menjatuhkan pantatnya disofa,


__ADS_2