
Dua hari sudah Andika berbaring, sebenarnya Andika tidak sakit hanya mangerjain Bella,
Dan ternyata Bella juga suka sama Andika dan tak mau berpisah dengan Andika, malam sudah berlalu menjadi pagi, pagi ini Bella membuatkan bubur buat Andika, Bella sangat takut kehilangan Andika,
"Mas bangun ayo makan dulu lalu minum obat supaya lekas sembuh " ucap Bella sambil menyuapin Andika,
"Ngak sayang! Aku tidak mau sembuh biar aku sakit terus " ucap Andika,
"Jaga ucapanmu mas! "ucap Bella dengan nada manyung,
Sesudah menyuapin Andika Bella duduk di samping Adit yang lagi tidur, Bella terdiam sambil menatap pintu kamar mandi sampai pangilan Andika tidak di dengar,
"Aku tidak mau di madu " teriak Bella dengan nada gugup,
"Sayang kamu bilang apa tadi, tidak sayang percaya sama saya " ucap Andika sambil memeluk Bella,
__ADS_1
Sampai Bella tidak sadar sebenarnya apa yang Bella ucapkan tadi, dan bertanyak balik kepada Andika apa yang barusan diucapkan kok langsung Andika memeluk Bella sambil tersenyum,
"Sayang nanti malam ayo kita pergi ke mall sambil ajak Adit "ucap Andika sambil kecup kening Bella,
"Tapi mas! "ucap Bella dengan nada gugup,
"Iya mulai sekarang dan seterusnya mas janji tidak akan berhubungan dengan semua mantan, dan aku berjanji tidak akan meningalkanmu, menduakanmu, dan aku akan mencintamu, menyayangimu, memanjahkanmu, sampai maut memisahkan kita, dan kamu jangan cemburu suatu saat melihat aku bersama dokter atau suster duduk dan jalan berdua, karna itu semata - mata hanya kerja, kita sudah menjadi orang tua dan kita harus memberi contoh kepada anak kita nanti, maafkan aku ya sayang aku sangat mencintaimu dan Adit "ucap Andika sambil duduk dan memeganggi wajah Bella.
"Benar itu, dari kemarin bilangnya begitu tapi! Kamu plan - plin mas "ucap Bella sambil memberikan asih Adit,
"Dasar anak kecil kalau di ajak bicara tidak percaya "ucap Andika sambil memeluk pingul Bella,
Apa kamu bilang "ucap Andika sambil merangkul Bella dan mencubit - cubit badanya, dasar adik kecilku aku gemes sama kamu, sambil mengusek -usek kepala Andika ke badan Bella, dan Bella merasa geli dan berteriak sampai membangunkan Adit, dan Adit menangis.
Langsung saja Andika mengendong Adit, dan membawahnya keluar kamar,
__ADS_1
"Mas mandiin dulu "teriak Bella sambil mengejar Andika,
Bik Inem mempersilakan Bella untuk bersarapan, dan Adit sementara di mandikan sama bik Inem,
"E mas! Kamu kok makan lagi, belum kenyang perut kamu "ucap Bella sambil mengambilkan nasi buat Andika,
Oooo "ucap Bella sambil melongo,
Sayang suapi aku dong, aku masih sakitni, coba pegang badanku panas "ucap Andika sambil mengulurkan makananya,
Engak ah! Kamu nipuhin aku ya pura - pura sakit segala, mas aku benci kamu " teriak Bella dengan nada manja dan sedikit manyun,
Terikan Bella sampai bik Inem kaget dan lari melihatnya,
"Ada apa non! Perlu bibik bantu "ucap bik Inem dengan nada gugup dan sedikit kaget,
__ADS_1
"Maaf engak bik! Dia aja sok manja " ucap Andika dengan sedikit senyum sambil melihat bik Inem,
Memang non Bella anak yang manja, itu permintaan mas Andika dan di kabulkan mendapat jodoh istri manja seperti non Bella, cantik dan sopan "ucap bik Inem dalam hati sambil senyum sendiri,