
Malam telah berganti pagi, sepeeti biasa Andika membukan semua jendela kamar agar matahari bisa masuk ke dalam ruang kamar Andika, tidur Bella merasa tergangu saat Andika membukak jendelanya,
"Mas ! Aku masih ngantuk kenapa di bukak jendelanya " ucap Bella dengan nada manja,
Mendengar ucapan Bella langsung saja Andika menutup sebagian jendelanya agar Bella tidurnya nyenyak,
Andika berpamitan kepada Bella saat Bella tidur, Andika mencium kening Bella,
"Mas jam berapa ini " ucap Bella dengan nada manja,
"Masih jam delapan, sana kamu mandi bau kamu asam " ucap Andika sambil mencium Bella berulang kali, sampai Bella geli,
Di sisi lain
Andika sampai di rumah sakit dengan selamat, Andika bertanyak kepada suster yang membantu Andika, dan berkata "Ada berapa pasien sus hari ini " ucap Andika sambil menjatuhkan pantatnya di kursi,
Pas jam sembilan Andika memulai dan suster mulai memanggil pasien satu persatu untuk di periksa,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu, suster berkata kepada dokter Andika ,
__ADS_1
"Dok ada pasien yang mau berkonsultasi saja mengenai penyakit ibunya, apa dokter bersedia dia bernama Clara " ucap uster sambil berdiri di depan Andika,
"Oh iya suruh masuk aja, dan kalau kamu sudah membereskan semuanya kamu boleh pulang " ucap dokter Andika dengan nada gugup,
"Iya dok ! Kalau begitu kami permisi dan pasien kami suruh masuk "ucap sester,
Langsung saja Clara masuk ke ruanggan Andika, sudah tiga puluh menit Andika dan Clara ada di dalam ruangan Andika,
Dan Andika mengajak Clara untuk pergi ke kantin rumah sakit,
Clara bercerita tentang ke hidupanya mengenai mantan suaminya, mendengar cerita Clara, Andika merasa ibah,
"Bukan aku yang ninggalin kamu, tapi kamu sudah punya cowok lain "ucap Andika sambil melihat wajah Clara,
Andika dan Clara saling bertatap muka, saling menyalakan satu sama yang lain, dan sengaja tangan Andika di pegang Clara sangat erat,
"Ma _ maaf ya and ! Sampai aku lupa diri dan memegang tangan kamu, sekali lagi maaf ya And "ucap Clara dengan nada gugup,
"Iya sama - sama, dan aku doakan semoga engkau cepat mendapat penganti yang lebih baik " ucap Andika,
__ADS_1
"Iya semoga saja aku mendapatkan penganti seperti kamu And " ucap Clara sambil melihat wajah Andika,
sepertinya Clara jatuh cinta kepada Andika, mendengar dan melihatnya sepertinya Clara mengharapkan Andika kembali,
Andika menjadi takut saat bertemu dengan Clara saat ini,
"Iya clai ! kamu jangan menghubungi aku di saat aku ada di rumah, aku takut istriku salah faham " ucap Andika,
"Emangnya istri kamu cemburuan ya ? Bilang aja kalau aku pasien kamu, " ucap Clara sambil memandangi Andika,
"Ya Aalloh jaukan kami dari mantan yang seperti ini " ucap Andika dalam hati sambil memejamkan matanya,
Dan ponsel Andika berdering, langsung Andika menerima pangilanya dan berpamitan kepada Clara untuk pergi,
"Mas ! Kamu lagi dengan siapa kok sampai lupa waktu pulang " ucap Bella dengan nada manja,
"Ni aku lagi ke kantin untuk membeli makanan, cacing di perutku mintak di jatah sekarang, aku sendirinan sayang, eh sama bu Ayu yang punya kantin " ucap Andika dengannnada gugup,
Mendengar pembicaraan Andika dan istrinya, Clara menjadi cemburu, dan Clara merasa tersaingin, dan berkata dalam hati " Rupanya istri Andik itu pingin di manja, aku jadi penasaran ingin bertemu denganya,
__ADS_1