
Andika tak menghiraukan teriakan Bella,
Sampai bik Inem dan Adit melihat kelakuanya Andika, bik Inem pergi ke dapur sambil senyum - senyum dan menahan malu melihat kelakuanya Andika,
"Waduh gila ni mas Andika kok ngak di kamar aja, bik Inem jadi malu melihatnya "ucap bik Inem dalam hati,
Langsung saja Andika mengendong Bella di bawah duduk di atas sofa sambil di peluk dan dicium sampai Adit menangis sambil ketakutan,
"Mas malu ni sama bik Inem " ucap Bella sambil teriak,
"Biarin, kalau kamu masih ngamber sama aku, terus aku giniin sebelum kamu mintak maaf sama aku, kalau kamu tidak mau, apa kamu mau saya gendong keluar biar sekalian ketahuan pak Mamat, ayo cepat mintak maaf sama aku "ucap Andika sambil memeluk Bella dan menciumnya.
Dan akrinya Andika melepaskan pelukannya,
__ADS_1
"Emangnya aku salah apa! Mintak maaf sama kamu, justru kamu yang seharusnya mintak maaf sama aku, dasar om - om maunya menang sendiri "ucap Bella sambil berpaling dari hadapan Andika,
"Dasar kamu anak kecil, apa yang kamu bilang aku yang akan mintak maaf dulu, sepertinya kamu pantas di beri hukuman supaya sadar kalau habis melakukan kesalahan "ucap Andika sambil mengendong Bella di bawah keluar rumah sambil berteriak bik Inem, pak Mamat lihat non Bella mintak di gendong,
Langsung saja Bella turun dari gendonganya Andika dan mintak maaf, sebelum bik Inem dan pak Mamat melihat Andika mengendong Bella,
Bik Inem dan pak Mamat tersenyum melihat Andika dan Bella akur lagi, sebelum pak Mamat dan bik Inem pergi Bella mintak maaf atas semua ini,
"Bik Inem, pak Mamat! Bella mintak maaf karena ya, karena mengangu ketenangan kalian, gara - gara mas Andika " ucap Bella sambil mengendong Adit masuk kamar dan mulut sedikit manyung,
Dan tidak terasa jam menunjukkan pukul delapan malam Adit menangis mintak tidur dan akhirnya Andika yang menidurkan Adit di sampingnya,
"Ayo cepat bubuk sayang! Habis ini papa akan menghajar mama kamu karena berbuat salah sama papa dan tidak mau mintak maaf, e mau mintak maaf tapi terpaksa " ucap Andika sambil menidurkan Adit ,
__ADS_1
"Dasar om - om mesum "ucap Bella sambil membelakangin Andika dan Adit,
"Jangan tidur dulu, awasya kamu nanti mintak kasar atau halus " ucap Andika dengan nada senyum,
Langsung saja Bella tidur di samping Andika,
Dan tidak terasa Andika ketiduran dan bangun pukul dua belas malam, melihat di sampingnya ada Bella yang tertidur sangat nyenyak, Andika tidak mau membangunkan Bella hanya memandangin sambil senyum,
"Memang kau istri kecilku, dan aku tidak menyangkah kalau jodohku anak SMA, usiamu sangat jauh dari aku sayang, tapi kamu bisa membuat hatiku nyaman dan aku tidak bisa jauh darimu, maafkan aku, aku tidak mau barang yang aku punya di sentuh atau di lihat oleh orang lain, aku sangat mencintaimu sayang, akan aku jadikan ratu dirimu di hatiku dan di rumah ini sayang "ucap Andika sambil mengelus rambut Bella dan meneteskan air matanya,
Sebenarnya Bella tidak tidur hanya pura - pura tidur dan Bella mendengar semua ucapan yang Andika ucapkan tadi, dan ternyata Bella tidak salah pilih mendapatkan suami walau usianya beda jauh darinya,
Dengan sengaja tangan Bella memeluk Andika, dan pura - pura mengigau dan pangil pak Mamat,
__ADS_1
Dan Bella punya niatan untuk mengerjainnya,
"Pak Mamat tolong aku, bawah aku pergi dari sini aku takut sama si om itu aku akan di hukum, ayo pak Mamat gendong Bella " ucap Bella sambil mintak gendong Andika,