
"aduh sakit tau " ujarnya sambil menoleh ke orang tersebut dan betapa terkejutnya zalfa ternyata orang yang telah menyelamatinya adalah seorang
"kamu " ujar zalfa sambil menunjuk orang tersebut dan segera dirinya berdiri dan menatap detail lelaki itu
"Jagan Jagan kamu gikutin aku ya " ucapan zalfa sambil melihat dengan gaya menyelidiki sementara lelaki itu hanya diam y
tak bergaming dengan ucapan zalfa
"sudah ku duga kau tidak akan bisa menolak zalfa yang cantik ini " ujar zalfa norak sonta membuat lelaki itu langsung membuang nafasnya dengan pelan
"lain kali jika ingin meyebrang lihat dulu kiri dan kanannya " ujar lelaki itu langsung pergi sementara zalfa hanya terdiam
"ya elah main pergi pergi aja tuh orang " ujar zalfa sambil pergi pula
disisi lain cia sedang memasuki sebuah perusahaan Aldebaran, dia pergi menemui kasir untuk mencari ruang aksel
"permisi mbak " ujar cia
"iya ada yang bisa saya bantu nona " ujar mbk kasir ramah
"saya gracia adik sahabat kak aksel, saya mau nanya dimana ruangannya kak aksel ya mbk, saya mau gasih map ini karena kakak saya gak bisa kesini jadi saya yang antarkan" ujar cia panjang lebar
"baiklah nona, ruangan tuan ada di lantai 4 nona " ujarnya
"terimakasih ya mbk , kalau begitu saya permisi " ujar cia lalu di angukan oleh sang kasir tersebut , cia pun masuk ke lif dan menuju ke lantai 4 sesampai di lantai 4 cia menemukan ruangan yang bertulis ππͺππ£π πΎππ dengan segera cia mengetok pintu tersebut dan tak lama pun ada jawaban dari dalam.
tok... tok.. tok..
"masuk " ujar aksel , mendegar itu cia pun akhirnya masuk , cia berjalan menuju tempat aksel
"ini map nya kak, kalau begitu cia permisi " ujar cia , cia pun ingin pergi namun segera aksel cegah
"tunggu " ujar aksel sambil berdiri, sonta membuat cia berhenti dan membalikan tubuhnya ke sumber suara tersebut
"ada apa kak, tugas cia sudah selesai kan cia mau pulang " ujar cia , sedangkan aksel berjalan mendekatinya
"kau sudah makan " ujar aksel tiba tiba, dan itu membuat cia kaget fikiranya tumben laki laki ini menanyakan hal itu
"sudah emng kenapa kak " ujar cia sambil di dalam hati ingin ketawa melihat tingkah aksel yang tiba tiba canggu
"oh ya sudah kalau begitu " ujar aksel sambil duduk kembali ke kursinya dan melanjutkan tugas nya yang tadi sempat terhentikan cia pun memilih untuk pergi
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu " ujar cia masih ingat tentang tadi
"hanya itu itu saja ucapan mu " ujar cia sambil masuk ke lif untuk pulang cia pun sampai di lantai bawah dan segera keluar dari kantor tersebut dan menjalankan mobilnya.
"tidak mengucapkan terimakasih kek , kan sudah menggangu jam istirahat nya gw " ujar cia sambil memukul mukul stang mobil.
disisi lain sonia asik dengan bermain basket
"hmm lelah juga hari ini " ujar sonia duduk di pinggir lapangan sambil meminumkan minumannya, sonia memang sangat suka dengan olahraga dan dia akhir akhir ini banyak menghabiskan waktunya dengan basket. ditengah tengah istirahat nya sonia sambil meliha tim cowok cowok bermain pandangannya pun tertuju dengan sosok laki laki yang sangat di kenal karena sangat kren dan bagus dalam permainkan basket , yaitu alex fernandos ernest .tampa di sangak sonia melihat alex bermain pun ada rasa kagum dengan lelaki ini dan membuatnya tersenyum .semenit kemudian sonia pun tersadar dan menghilangkan semua di fikiranya tentang lelaki itu.
"apa yang ku fikirkan ha " ujar sonia sambil memegang kepalanya
"ada ada aja "ujar sonia lagi sambil meminumkan lagi air nya, saat sonia sedang menikmati minumannya tiba tiba bola pun datang ke arahnya dan membuat air yang dia minumkan menjadi tumpah membasahi bajunya dan dia pun keselek air yang dia minum dan membuat sonia muntah, muka sonia menjadi merah karena air masuk kehidungnya semua orang pun datang menghampiri sonia termaksud alex dengan siagap menolong sonia
" sonia lo gpp kan "ujar alex
" son are you oke "ujar teman teman nya
" hok hok, gw gak papa kok "ujar sonia sambil batuk dan di bantu oleh alex untuk bangun
" maaf in gw son ini salah gw "ujar alex sambil membantu sonia
" santay aja gpp kok "ujar sonia sambil duduk di bantu oleh alex
" ini pakai ini saja , biar tidak masuk angin "ujar alex sembari memberikan hoodie nya
" tapi... ba "belum selesai ucapan sonia namun sudah dioleh alex
" pakai saja "ujar alex sambil pergi dari sana sonia pun bergegas pergi ke dalam kamar mandi dan menggantikan pakaiannya.
sedangkan disisi lain zalfa sudah berada di depan rumahnya setelah berjalan jalan di sekitar soul.
" huh, melelahkan "zalfa, sambil masuk ke rumahnya
kembali ke masion graninja
cia kini telah sampai di kediamannya cia pun memikirkan mobilnya setelah itu masuk ke masionnya kemudian cia pergi ke dapur
" sebenarnya sih aku lapar "ujar cia sambil melihat isi kulkasnya dan mengambilkan beberapa cemilan
" tapi kan malu jika harus makan di hadapan lelaki kutub itu lagi "ujar nya lagi sembari pergi ke kamarnya , cia pun menghabiskan waktunya dengan menonton drama kesukaannya sambil memakan cemilan yang di ambilnya. tak terasa hari pun mulai gelap matahari yang tadi nya terang kini berubah menjadi bulan hari yang begitu cerah berubah dangan gelap cia tak menyadarinya sangkin seriusnya dirinya menonton pada akhirnya datang lah bibik untuk mengajaknya makan malam.
__ADS_1
" non, buka pintunya nona tidak makan malam"bibik , cia yang mendenggar itu pun dibuat kaget dan dia melihat jam di dinding ternyata benar jam sudah menunjuk pukul setengah tujuh malam.
"astaga , berapa lama aku menonton, ini sudah malam dan aku blom mandi " ujar cia sambil mematikan laptop nya dan keluar
"non, tuan dan nyonya sudah menunggu nona untuk makan bareng " ucapan bibik, hanya di angguk oleh cia, lalu dirinya pergi ke bawah untuk makan malam
"maaf mom dad jadi nunggu lama " ucapan cia
"tidak apa apa syg " ujar momy bricia
"ya, sudah ayo makan, dady sangat lapar " ujar dady , cia pun duduk dan mengambil makanan yang di meja
"kakak blom pulang mom " cia
"sepertinya besok " dady
"iyh syng, gomong gomong kmu udah mandi " momy
"heheh blom mom " cia
"astaga itu tidak baik untuk anak gadis " dady
"entahlah anakmu " momy
"anak mu juga mom " dady
"iyh, anak kita " momy
"sudah sudah cia anaknya momy dan daddy untuk apa di debat " cia , sembari memakan semuanya pun menikmati makan malam sampai selesai, dan kini cia tengah berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
disi lain sonia tengah di antar pulang oleh alex mereka menggunakan mobil alex , selama di dalam mobil mereka tidak ada perbincangan apapun semuanya canggung untuk mendahuluinya dan pada akhirnya alex memberanikan diri untuk berbicara dahulu.
"mm son apa tidak dimarah ibumu kalok pulang jam segini " ujar alex tatapan tetap ke depan
"biasanya sih jika sudah izin tidak akan di marah " sonia
"mm, son apa kamu tidak lapar " ujar alex sambil melihat sekilas sonia
"tidak sih, emang kenapa " sonia, sembari melihat ke arah alex
"mm tidak apa apa kok " ujar alex, mereka pun sampai di perumahan sederhana dan alex pun memerhatikan mobilnya karena mereka telah sampai.
__ADS_1
"makasih ya lex " ujar sonia sambil tersenyum ke arah alex sebelum dirinya pergi
"iyh sama sama " alex tak kalah senyum.sonia pun turun dari mobil alex dan pergi kerumah nya alex setia menunggu sonia sampai ke dalam rumah barulah dirinya beranjak pergi.