Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
BAB 9


__ADS_3

"baik bos " zalfa,ternyata disela sela mereka mengambil motor ada seseorang yang melihat mereka dari kejauhan sonia pun menjalankan motornya dan melaju kejalan raya dengan kecepatan yang sedang , seseorang yang melihat mereka di parkiran tadi ternyata mengikuti mereka di belakang jarak yang cukup agak jauh namun masih kelihatan motor sonia oleh orang itu.


sonia dan zalfa tidak tau jika ada seseorang yang tengah mengikuti mereka , sampai lah motor beat sonia di perumahan besar sonia pun memakirkan motor nya di halaman rumah zalfa


"akhirnya sampai juga" sonia sambil meyenstadarkan motor nya dan meletakan helm nya di spion


"ternyata lebih menyenangkan naik motor ya son, dibanding naik mobil " zalfa, sambil turun dari motor dan meletakan helm nya ke jok sonia


"iyh donk fa , bdw nyokap lo kapan pulang katanya mau pulang " ujar sonia sambil melihat lihat tidak ada orang di rumah zalfa terlihat sunyi


" dua hari lagi son, oh iyh gw lupa hari ini sepupu gw datang ke sini "ujar zalfa , dirinya lupa jika dia harus menyusul kakak sepupunya ke apartemen


" ya udh susul aja dulu fa, apa perlu gw antar hm "ujar sonia sambil mematikan kunci motornya.


" son gak mampir dulu nih, kalau urusan kakak sepupu gw santai aja entar gw sherlock aja deh soalnya lagi mageran "ujar zalfa sambil bergaya lemas


" eluh mah gitu, gak kayaknya kapan kapan aja nughu tante pulang gw mampir deh, sekarang mau pergi ke kedai bantu nyokap kasihan Sinta sendirian bantu yokap "ujar sonia


" ohh gitu ya udh deh, entar kalau yokap gw udh pulang gw ke kedai lo membawa mommy dan daddy sekalian gw udh kangen sama ayam bakar ibuk "ucapan zalfa sambil menghayal ayam bakar yang lezat itu


" zalfa zalfa, besok gw bawak deh ayam bakarnya "ucapan sonia sambil tersenyum melihat sahabatnya satu ini


" kalok gitu gw balik ya "ujar sonia sambil memakai helm nya


" hati hati ya, Jagan lupaa ayam bakar besok "ujar Zalfa sembari tersenyum dan melambaikan tangannya melihat sang sahabat ingin pergi


" iyh aman aja , dah sono masuk entar diculik "ujar sonia sambil melambaikan tangannya pula dan memutarkan motornya


" emng gw anak kecil apa maen diculik segala "zalfa sambil tersenyum melihat temannya sudah melewati pagar, sedangkan sonia yang mendengar itu hanya tersenyum saja, sonia pun melakukan motorny dengan kecepatan yang sedang


" ternyata dia tidak seburuk di rumor, ini yang aku suka dari mu son, bukan hanya cantik, baik, tapi juga sederhana , ya walaupun sering membuat rusuh "ujar seseorang dalam hati ketika melihat sonia yang berinteraksi kepada zalfa, alex pun melihat sonia yang pergi meninggalkan rumah zalfa dia mengikuti sonia pula dan mengejar motor sonia yang sedikit agak jauh dari nya, ya laki laki yang mengikuti sonia dan zalfa tadi adalah alex, hingga akhirnya alex pun dapat mengejar sonia dan meminta sonia berhenti.


๐™ฉ๐™ค๐™ฉ ๐™ฉ๐™ค๐™ฉ ๐™ฉ๐™ช๐™ฉ

__ADS_1


bunyi kalakson alex, membuat sonia menoleh kebelakang dan akhirnya sonia pun berhenti di pinggir jalan


" eh luh ada apa sih, pengen gajak gelud ayuk, gw gak takut sama luh walaupun gw cewek, tapi gw gak takut, paham lu, sini turun luh "ujar sonia sambil membuka helm nya dan meletakan helm nya ke kaca spionnya, laki laki itu pun meyenstadarkan motor kawasaki ninja H2 carbon itu, dan dia pun membuka helm nya dan mulailah terlihat wajah tampan yang tengah membuat sonia kesal sonia pun yang melihat lagsung seketika kaget, dalam fikiran hya kenapa alex mengikuti nya .


" ayok kita berantam , aku sudah siap " alex, sembari turun dari motornya dan mendekati sonia yang tengah berlogok di depannya


"ahh, aku hanya bercanda lex habisnya luh kenapa gikutin gw ha, pakek yuruh berhenti segala ada urusan apa " ujar sonia sedikit gugup karena alex terus berjalan ke arahnya


" gw harus ke kedai lex untuk membantu ibu gw, jika ada hal penting di cht saja ya gw buru lex " sonia, dia ingin naik motornya namun belum naik motor sonia sudah di tahan oleh alex dan entah kenapa alex pun memeluk tubuh sonia, dan itu membuat sonia kaget dirinya pun menjadi kaku, jantung nya yang berdegup kencang membuat dirinya seketika lemah, sonia yang orang kenal tidak pernah mau mendekati laki laki, sonia yang tomboi dan sonia yang bela diri terbaik jika ada seseorang yang mengganggu nya ataupun mengangu sahabat nya langsung marah itu seketika tidak berdaya karena cowo ini


"son kenapa kamu lakuin ini kepadaku " ujar alex , suaranya sangat lembut namun terdengar sedih dia tetap memeluk erat tubuh ramping itu, sementara sonia yang mendengar ucapan itu mendadak terdiam dia tak mengerti mksud dari alex


"lex bisa kau lepas pelukanmu ini jalan umum tidak enak dilihat orang lex " ujar sonia sembari mengoyangkan badanya , alex pun yang paham maksud sonia dia pun membuka pelukan itu


"maaf son " ujar alex, hanya itu yang bisa dia sampaikan namun masih banyak tapi alex melihat sepertinya sonia benar benar tidak memiliki perasaan apapun terhadap nya.


"untuk apa " sonia


" karena sudah memeluk mu, aku memang lelaki brwngsek son, sekali lagi aku minta maaf " ujar alex, dia terasa sakit ucapan pertama nya tak kunjung di jawab oleh sonia.


sementara alex masih berdiri ditempat tadi melihat sonia yang meninggalkan nya dirinya sangat kesal ingin tadi dia mengungkapkan perasaan nya jika dirinya tengah menyukai sonia namun hal itu harus dibuang karena blum tepat.


"aku akan berusaha son " ujar alex,dia pun ikut meninggalkan tempat itu melaju dengan kecepatan yang sedikit tinggi.


disisi lain cia kini tengah duduk di pinggir kolam renang itu sangat menikmati harinya dirinya membaca majalah terkini


"dek " ujar seorang laki laki yang tiba tiba membuat nya terkejut dan dia pun menoleh ke sumber suara itu


"ada apa kak, mengejutkan saja gak tau apa orang lagi baca majalah " omel cia sambil melanjutkan membacanya


"abang boleh tanya sesuatu gak "maxim, sambil ikut duduk di samping sang adiknya.


" tanya apa sih kak "cia, dia menoleh sang kakak sepertinya sangat penting lalu cia pun menutup majalahnya.

__ADS_1


" mm, apa kamu sudah punya pacar sekarang "maxim, sambil menatap sang adik


" gak ada kak, bukan nya kakak sendiri yang melarang aku untuk dekan dengan cowok, bahkan kakak menyuruh sonia untuk menjagaku disekolah dengan ketat bahkan cowok cowok di kelas ku mau pun kakel dan adik kelas ku saja meminjam pulpen saja tidak berani, bagaimana caranya donk aku bisa punya pacar "omel cia


" bagus itu, berarti kau mengikuti ajaran kakak, sekolah dulu setelah itu baru kau menikah dengan aksel"ujar maxim, sembari tersenyum ke sang adik


"apaan sih kak, udh tamat sekolah ini cia mau kuliah dulu kali lagian siapa juga yang mau sama beruang kutub itu ogah bangt jadi suami yang ada nih cia tiap hari hanya bicara sama tembok, dan satu lagi harusnya kakak yang nikah mau kakak jadi bujang tua "ujar cia ketawain


" Jagan menertawaiku cia "maxim


" dengar kan kakak aksel sebenarnya tidak seperti yang kau kira, dia sangat lah baik dan peduli jika dia sudah kenal dekat dengan seseorang itu "maxim, sambil menatap sang adik, cia pun mendengar itu hanya diam


" kak cia boleh tanya sesuatu "cia


" tanya apa, tanya saja mumpung kakak gak sibuk " ujar maxim ketawa


"ah kakak gak asik " ujar cia sembari memanyukan mulutnya.


"ya sudah, tanyakan saja , apa yang ingin kau katakan , hmm" maxim


"kenapa setiap cia melihat atau pun dekat dengan kak aksel jantung cia tuh berdebar debar kak , cepat banget lo, kalok menurut pelajaran cia nih kak, itu memompa dara , nah memompa darah itu kan saat berlari ataupun meraton, lah ini cia gak lari gak meraton kok sekenceng itu ya, apa cia punya penyakit jantung jika benar itu kak maka cia tidak mau mommy dan daddy tau, mereka pasti sangat sedih " ujar cia, sambil memegang tangan sang kakak, cia memang anak yang polos, dia tidak mengerti apa yang namanya cinta dia hanya fokus ke pada sekolahnya saja jadi wajar jika cia pun berkata begitu dengan sang kakak karena ini baru pertama kalinya bagi dirinya, maxim yang mendengar itu pun seketika dibuat tak percaya dan akhirnya dia pun tersenyum dengan sang adik.


"apa itu benar cia " ujar maxim sembari melihat dimata sang adik tidak ada kebohongan, cia hanya mengangukan kepanya


" sejak kapan itu terjadi "ujar maxim ingin mengetahui


" sejak pertama kali cia melihat kak aksel, dan itu berlaku terus menerus setiap berada di dekat kak aksel dan jika kami berpandangan "ujar cia sangat jujur


" jadi benar cia punya sakit jantung "ujar cia


(๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜จ๐˜ธ ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ด ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข , ๐˜‰๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช, ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜จ๐˜ธ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ต ๐˜บ๐˜ข , ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ซ๐˜ข๐˜ต๐˜ถ๐˜ฉ ๐˜ค๐˜ช๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜จ๐˜ธ ๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฎ ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ) ujar maxim dalam hati


" kak, jawab "cia

__ADS_1


~jangan lupa like +vote, comment, favorit๐Ÿ˜~


__ADS_2