
Dan tidak terasa hari cepat berganti, malam menjadi pagi, mama Lia dan Adit bersiap siap untuk berangkat pulang, Bella yang sedang duduk melihat mama Lia berkemas - kemas,
"Nak ! Kamu yang sabarya menghadapi suamimu, ingat kamu sedang hamil biar Adit sama mama dan sekolah di sana, mama di sana sendirian dan mama akan merawat Adit dan menggantar sekolah, kamu di sini baik - baik jangan suka bertengkar, " ucap mama Lia sambil membereskan barang bawahanya,
"I __ iya Ma ! " Jawab Bella sambil merebahkan badannya,
"Mama di sini sama papa yang baik - baik aja ya Ma! Jangan suka marah - marah, kasihan papa, Omah - omah mama tu suka marahin papa mulu, jangan marahin papa terus ya Ma! Kasihan papa nanti, " ucap Adit dengan memeluk mamanya,
"Mama ngak pernah marahin papa, mama itu cuma bercanda ngak marah Nak! " jawab Bella sambil mencubit hidung Adit,
"Hemm ! Mama baru tau kalau diam - diam anak kamu itu memmantao papa dan mamanya, " ucap mama Lia sambil melihat ke arah Bella,
"Eh papa sudah datang, "ucap Adit sambil lari ke arah Andika mintak gendong,
"Jagoan papa, jagoan papa di sana jangan nakal ya, " ucap Andika sambil menurunkan Adit dari gendonganya,
__ADS_1
"Iya Pa ! Janji, dan papa di sini jagain mama juga ya, " jawab Adit sambil tersenyum,
Pak Mamat dan bik Inem membawah semua barang bawahanya untuk di masukkan ke dalam mobil, dan sampailah di bandara,
Mama Lia berpamitan kepada Andika sambil berbicara, " Jaga anak mama jangan kamu buat sakit hati sayangi dia, awas kalau sampai dia mengaduh,
"Iya - iya Ma! Memangnya anak mama yang mana sih! Mama - mama, siap Ma ! " jawab Andika sambil tersenyum melihat Bella,
Mama Lia dan Adit naik pesawat sambil melambaikan tanganya, dan Bella menangis karena di tingal Adit dan mama Lia,
Andika mengajak Bella duduk di ruang tunggu sambil berkata, " Besok - besok kita pergi ke sana, ayo kita pulang, kamu pingin makan apa ? Sekalian kita beli,
"Iya, apa sih yang ngak ada buat kamu sayang, beli apa lagi mumpung di luar, " jawab Andika sambil mengandeng Bella masuk ke dalam mobil,
"Itu aja mas, " jawab Bella sambil menyandarkan badanya di samping Andika,
__ADS_1
Satu jam sudah dan akhirnya mobil Andika sudah terparkir di depan rumah, Andika memberi bakso ke pada pak Mamat dan bik Inem,
Bella menjatuhkan pantatnya di ruang keluarga sambil menyalakan televisi dan tidak lupa menikmati baksi kejunya, dan Andika duduk di samping Bella sambil membawah piring untuk memindahkan somainya, dan sesekali Andika menyuapin Bella somay,
"Mas ! Kalau pedas kayaknya enak, kasih sambalnya biar nikmat, " ucap Bella sambil melihat bungkus somay dan mencari sambalnya,
"Ngak ada sayang ! Aku ngak suka pedas, gini aja enak kok, " jawab Andika,
"Mas anak kita pingin terambulan sekarang, adakah mas terambulan, " ucap Bella,
"Kalau sekarang ngak ada Nak ! Sekarangkan masih sore, adanya matahari, nanti malam aja ya papa belikan, " ucap Andika sambil membelai dan mencium perut Bella,
"Pinginya sekarang, "jawab Bella dengan bibirnya yang manyun,
"Kamu tidur dulu ya nak, nanti papa belikan, jangan kayak mama kamu kalau pingin sekarang ya sekarang, " ucap andika sambil mengelus perut Bella,
__ADS_1
"Hemmm! Mas, nanti kalau beli terambulan aku ikut ya, sekalian belanja bulanan, boleh ya mas, " ucap Bella,
"I __ iya boleh, " jawab Andika,