
Tidak terasa hari ini Bella sudah di perbolehkan pulang, hari - hari Andika dan Bella sudah di lalui bersama dan tidak terasa kehamilan Bella memasuki bulan ke tiga,
Perut Bella merasa aneh tidak seperti kandungannya anak yang pertama,
Sejak di nyatakan hamil anak ke dua perut Bella selalu ada masalah sampai di bulan ke tiga, dan kandungan Bella di nyatakan sangat lemah dan Terlalu lemah,
Bella di haruskan istirahat total selama beberapa bulan,
"Mas ! Sepertinya ada yang aneh dengan kandunganku ini, tidak seperti pas aku ndandung Adit dulu, sepertinya ini anak mintak di manja terus sama kamu, " ucap Bella sambil tidur di pangkuan Andika yang sedang mengerjakan pekerjaanya,
"Kok anak kita yang jadi ____ bukanya mamanya yang mintak di manja, emangnya ingin apa " jawab Andika sambil memainkan leptopnya,
"Ngak bisa apa kalau di ajak bicara istri itu di lihat istrinya, kamu itu mas - mas, " ucap Bella dengan nada sewot,
"I __ iya bentar sayang, tinggal sedikit tanggung, nanti aku belikan, " jawab Andika,
__ADS_1
Merasa kesal Bella beranjak tidur di atas sofa sambil memeluk guling, dan tidak terasa jam menunjukkan pukul sepuluh, Andika teringat akan istrinya, dan di lihatnya sedang tidur di atas sofa, Andika menghampiri Bella ternyata Bella belum tidur dan pura - pura tidur,
Bella merasa kesal dan sepertinya perkataan Bella di abaikan oleh Andika, dan Andika tidak bersalah,
"Sayang ! Kenapa kamu belum tidur, lihat jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah sebelas lewat, sana kamu tidur yang benar, maunya _____ " ucap Andika sambil mendekati Bella yang ingin di gendongnya,
"Dengan spontan Bella berjalan sambil menampakkan muka dengan judes, dan merebahkan badanya dan memeluk gulung sambil ber kata " Gak usah repot - repot aku bisa sendiri tampa bantuan kamu,
Mendengar perkataan Bella yang sedikit tidak jelas Andika menghampiri Bella sambil membangunkan Bella dan berkata, " Apa yang barusan kamu bilang apa telungah aku kurang jelas, apa benar yang kamu bilang sayang, apa salahku!
"Ya Aalloh semoga aku sabar menghadapinya, jangan kau buat ke sabaranku hilang " teriak Andika sambil melempar bantal ke arah meja rias dan tidur di sofa,
Dan malam mulai berganti pagi tidak seperti biasanya Bella bangun lebih awal,
Andika terbangun dari tidurnya dan meraba di samping tidak ada Bella dengan spontan Andika terbangun sambil berkata, " Kemana kamu sayang. Dan lari keluar kamar dan bertanyak kepada bik Inem tentang keberadaan Bella,
__ADS_1
"Non Bella ada di luar tuan " ucap bik Inem,
Pas Andika mau keluar dan tidak sengaja Andika melihat Bella membawah dua kantong keresek sepertinya makanan,
"Kamu dari mana aja sayang, " ucap Andika dengan nada gugup,
Bella tidak menjawab pertanyaan Andika, mala Bella berjalan di samping Andika dengan nada sewot,
Dengan spontan Andika mengambil barang barang bawaan Bella di bawah ke kamar,
"Wao makanan lezat rupanya, " ucap Andika sambil membukak semua makanannya dan di makannya dengan lahap,
"Mas kamu itu, jangan di makan semua dari tadi malam aku pinggin makanan ini, kalau ada makanan di makan kalau di ajak pura pura tidak mengerti atau lupa, " jawab Bella sambil membukan makann yang satunya,
"Jangan di makan ini terlalu pedas, biar aku saja yang ngabisin, " jawab Andika sambil membawah makanannya di i bawah keluar kamar,
__ADS_1