Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Menjemput Bella


__ADS_3

Tidak terasa waktu semakin dingin dan jam dinding menunjukkan pukul sebelas, Anduka mengajak Bella untuk pulang, Bella hanya tetep tidak mau,


Kamu pulang saja, biar aku disini, dan jangan cari aku lagi " ucap Bella dengan nada marah sambil menangis,


Cepat ayo kita pulang sekarang, sebelum aku marah dan mengendong kamu, "ucap Andika sambil menahan tawa dan sedikit marah supaya Bella mau di ajak pulang,


Dan lima belas menit akhirnya Bella mau di ajak pulang dengan muka sewot, Bella duduk di belakang Andika,


"Udah, kamu mau duduk di belakang, ngak mau duduk di depan, tangung sendiri akibatnya, aku kasih pilihan sekali lagi mau duduk di belakang atau di depan, jangan membuat aku marah "teriak Andika dengan nada marah, supaya Bella mau duduk di depan,


Sambil mulut Bella komat kamit akhirnya Bella pindah ke depan, sambil memejamkan matanya,


Melihat bibir Bella yang manyun Andika tersenyum dan berkata dalam hati "Kamu sangat menggemaskan sayang,


Sampailah di rumah dengan selamat,

__ADS_1


Andika langsung masuk ruang kerjanya untuk menyelesaikan tugasnya,


Sedangkan Bella masuk kamar dan menjatuhkan barang yang ada di dekatnya, sebagai tanda kekesalanya terhadap Andika,


Dan tidak sengaja bik Inem mendengar barang yang jatuh langsung saja bik Inem memberi tauh Andika ,


Dengan spontan Andika lari dan masuk ke dalam kamar,


Melihat barang yang jatuh Andika langsung mengambilnya sambil berkata, " Kamu yang sabar ya Andika menghadapi istrimu, memang dia sekarang seperti ini, kamu yang sabar ya.


Iya ma! Mas Andika yang bilang sendiri dan mintak ijin kepada Bella, dan sekarang juga mama harus jemut Bella sekarang juga, dan Bella janji kalau mama tidak mau jemput Bella, Bella akan pergi " ucap Bella, sambil mematikan ponselnya,


Srbelum mama Lia menjawab pertanyaan Bella langsung saja Bella mematikan ponselnya sambil membanting ponselnya di hadapan Andika,


Dengan spontan Andika terkejut melihat ponsel Bella yang sudah berkeping - keping,

__ADS_1


Andika hanya menggelengkan kepalanya dan melihat Bella,


Di sisi lain


Mama Lia menghubungi Bella tidak aktif, langsung saja mama Lia munghubungi Andika,


Nak ! Apa benar yang di ucapkan istrimu tadi, kamu sangat keterlaluan, kalau itu benar mama akan menjemput istri kamu sekarang juga, dan mama tidak akan menganggap kamu sebagai anak, "ucap mama dengan nada marah,


"Ma! Maaf kami, kami baik - baik saja, ya tidak mungkinla ma kalau Andika kawin lagi, apa Andika seperti itu, ya menantu mama saja yang manja, kayak ngak tau aja sifatnya, ini barusan ponselnya di banting," ucap Andika untuk memastikan kalau ucapan Bella itu tidak benar.


Mas ! Aku akan mungurus percerain kita sebelum kamu kawin lagi ceraikan aku dulu, sekarang juga " ucap Bella sambil menangis,


kenapa kamu menangus sayang! Ingat sampai kapanpun aku akan bersamamu, jangan sekali - kali kamu pergi dan meningalkan aku, kalau kamu berani pergi dari ku, tanggung akibatnya "ucap Andika sambil mendekat di muka Bella dan mencubit hidung Bella.


"Kamu egois mas ! A _ aku benci kamu, kamu selalu ingin menang sendiri, dan aku baru sadar dan tau kalau aku orang miskin dan selalu merepotkan dan menghabiskan uang kamu, makanya kamu seenaknya pada aku, ayah, ibu kenapa aku dulu kamu tinggal sendirian "ucap Bella dengan keras sambil menangis,

__ADS_1


"Cukup, kamu jangan membuat aku marah, jaga ucapanmu, sekalilagi kamu bicara itu aku akan menghukum kamu "teriak Andika dengan nada marah , sambil memeluk Bella,


__ADS_2