Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Bercerita


__ADS_3

Tidak terasa sudah satu bulan Andika dan Bella hidup mandiri tanpa mama dan bik Inem, di sini Bella sudah mendapat pelajaran arti hidup yang sebenarnya walau banyak uang, dan hari ini Bella dan sesama teman istri teman Andika mengajak bertemu untuk sekedar minum kopi untuk melepas kejenuhan, dan tidak sengaja ponsel Ber berbunyi, dan langsung saja Bella menerima,


Iya Ma! Bella sama teman - teman, Bella di sini baik - baik saja, iya Ma mas Andika yang masak semuanya, iya mama ke sini ya Bella kangen banget " ucap Bella dengan nada manja,


Dan Bella memintak maaf karena menggangu dan salah satunya bertanyak mengenail percakapan,


"Apa benar itu mertua kamu Bel! Benar kata dokter Andika bicara, mertua kamu bukan kayak menantu tapi kayak ibu kandung sendiri dari nada bicara kamu dan mertuamu itu " ucap istri dokter Deri,


Iya, dokter Andika perna cemburu sama Bella dan ibunya, gara - gara ibunya dokter Andika sangat sayang kepada Bella, iya Bel " ucap istri dokter Hasan,


Iya mbak! Mas Andika pernah cemburu sama saya karena mamanya sangat sayang kepada saya, dan mas Andika selalu di marahi kalau berbuat salah, dan mama suka menampar mas Andika gara - gara saya,dan mas Andika berkata begini "Tu manjain menantunya, mama itu salah, aku ini anak mama bukan dia kenapa dia selalu di sayang bukanya aku, sayang ! Sebenarnya mama ku kamu apain kok jadi lupa kalau saya, saya ini anaknya bukan kamu, mendengar ucapan mas Andika dengan spontan mama mertua langsung menampar mukanya mas Andika, pas kejadian itu saya ngak mau lagi dekat sama mama mertua, tapi mama selalu memanjain aku seperti anak kandung sendiri "ucap Bella sambil menggambil minuman,


Enakya jadi kamu punya mertua seperti orang tua sendiri, kalau mertuaku boro - boro manjain ketemu aja sama aku kayak kucing dan tikus, " ucap Isrti dokter Hasan,

__ADS_1


Iya aku juga gitu, jadi aku jarang ke rumah mertua aku " ucap Istri dokter Jani,


" Untung aku tidak punya mertua, tapi kakak dan adiknya suami aku suka ngorotin uang mas Deri " ucap istri dokter Deri,


"Ternyata sama aja ya kita - kita, beruntung kamu Bel! Pertahankan ternyata kamu menantu idaman " ucap istri dokter Deri,


Bella hanya tersenyum saat mendengar kata - kata menantu idaman,


Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul sebelas siang Adit menangis mintak pulang,


"Iya kamu pulang dulu ngak papa Bel ! Biar kita kita di sini sebentar, ngak papa, " ucap salah satu istri teman Andika,


Di sisi lain

__ADS_1


Mama lia bersiap - siap pergi ke negara china untuk menenggok Bella,


Langsung saja mama pergi tanpa menggabari Andika dan Bella,


pas jam delapan malam ponsel Andika berbunyi, dan Andika menerima pangilan mama Lia,


"Nak! Jemput mama sekarang, mama sudah ada di bandara, "ucap Mama Lia sambil mematikan ponselnya,


"Mama ni gak jelas! Apa mama ada di bandara sekarang, dan kenapa ponsel mama tidak aktif, apa jangan - jangan mama "ucap Andika sambil mengajak Bella dan Adit menjemput mama Lia di bandara,


Lima belas menit Andika sudah ada di bandara dan mencari ke beradaan mama Lia,


Lima menit sudah Andika mencari mama Lia dan ternyata mama Lia ada di ruang tunggu,

__ADS_1


Omahhhhh " teriak Adit sambil lari menghampiri mama Lia, dan memeluknya.


__ADS_2