
"Waduh yang satu ini kayaknya aku ngak bisa dok " ucap dokter Andika sambil senyum,
Dan akhirnya Bella sudah kembali di rumah bisa berkumpul sama keluarganya Andika, dan Bella sangat di manja oleh mama Lia, dan tidak terasa waktu sudah sore, Andika sebelum pulang dari kerjanya Andika mampir untuk beli buah semangka titipan Bella,
"Bik tolong kupaskan semangkanya lalu bawah ke kamar saya "ucap Andika sambil memberikan semangka ke bik Inem,
langsung saja bik Inem memotong buah semangka kecil - kecil untuk di berikan ke Bella,
"Non ini semangkanya "ucap bik Inem sambil menaruk di meja kamarnya,
"Makasih bik, lo kak semangka merah bik! Bella mintak semangkah kuning, ya udah bik makasih " ucap Bella dengan nada manyun,
"Ngak ada sayang yang kuning adanya merah, ya besok coba mas carikan di swalayan sementara makan yang merah dulu, enak mana yang merah apa yang kuning "ucap Andika sambil kecup kening Bella,
"Ngak usah deh mas, besok ngak usah di belikan "ucap Bella dengan nada manyun,
"Iya, iya ayo ikut " ucap Andika sambil makan semangka,
"Ngak Bella pusing mas "ucap Bella,
__ADS_1
Sampai di swalayan Bella titip mintak di belikan buah delima merah juga,
Mas ada buah apa saja coba di VC biar Bella bisa pilih "ucap Bella, Bella tadi ikut mas sambil pilih ada buah apa saja, hemmm.
Langsung saja Andika kembali ke rumah untuk menjemput Bella, dan langsung saja Bella masuk ke dalam mobil, dan sampai di swalayan,
"Kamu harus sabar ya Andika menghadapi anak keci seperti Bella maunya mintak di manja "ucap Andika dengan nada pelan sambil senyum ke Bella,
Bella merasa senang permintaan Bella telah di penui oleh Andika, dan saatnya bik Inem mengupas semua buat,
"Bik nanti antar ke kamar Bella ya "ucap Bella dengan nada senyum,
Dengan lahapnya Bella makan buah yang ada di piring,
"Yang sabar ya Andika menghadapi anak kecil seperti Bella, yang selalu mintak di manja sukak ngambek "ucap Andika sambil bersandar di pangkuan Bella sambil senyum,
"Rupanya om gak ikhlas ya, ya udah jadi gak nafsu makanya "ucap Bella sambil menaruk buah yang akan di makan,
"Butulkan nak, mama kamu ngambek "ucap Andika sambil mencium perut Bella,
__ADS_1
"Ayo di habiskan nanti anak aku ngiler " ucap Andika sambil menyuapin ke Bella,
Dan tidak terasa waktu sudah malam, Bella bersiap - siap untuk tidur, dan setengah tidur Bella mendengar Andika sedang muntah,
"Kenapa kamu mas sakitya "ucap Bella sambil merangkul badan Andika yang kekar itu,
"Mungkin mas masuk angin sayang "ucap Andika sambil menahan mual,
Langsung saja Andika ke dapur untuk membuatkan wedang jae hangat, dan Andika ingin makan ketoprak dan langsung saja Andika mencari pedagang ketoprak dan alhamdulillah masih ada penjualnya malam malam begini, sampailah Andika di kamar,
"Sayang kamu mau ini "ucap Andika sambil makan dengan lahab,
"Engak mas, baunya pingin muntah makan di bawah sana " ucap Bella sambil nahan muntah,
Langsung saja Andika ke bawah sambil membawah ketoprak, dan tidak terasa Andika ke tiduran di sofa bawah sampai pagi, dan mama Lia membangunkan Andika untuk sholat subuh,
"Kamu kenapa nak Andika, kau bertengkar sama Bella lagi kamu kok tidur di bawah ada apa lagi "ucap mama Lia,
"Aduh ngak mama Andika ketiduran habis makan ketoprak tadi malam, Andika makan di kamar kata Bella bau pingin muntah "ucap Andika,
__ADS_1