Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Hiderasi


__ADS_3

Malam telah berganti pagi, matahari bersinar dengan indah, seperti biasa Andika bangun lebih awal dari Bella, melihat muka Bella yang tidak bersahabat membuat Andika sedikit takut, takut kehilangan Bella,


"Sayang kepalaku sakit " ucap Andika dengan nada gugup,


Melihat Andika memegangi kepalanya langsung saja Bella mendekati Andika dan memijitin kepalanya, Andika hanya memejamkan matanya sambil berkata " Udah sayang kok tambah sakit.


Mendengar ucapan Andika yang kesakitan langsung Bella mengambilkan obat untuk Andika dan berkata "Ini mas obatnya biar kepala kamu lekas sembuh.


Andika menolak untuk minum obat, mendengar pembicaraan Andika dengan temanya wanitanya, berpura - pura sakit langsung saja Bella marah,


"Maksud kamu itu apa sih mas ! lama - lama aku males dengan mu "ucap Bella sambil marah dan membanting minuman yang di bawah Bella yang akan di berikan Andika,


Melihat kelakuan Bella Andika dengan spontan akan memukul Bella, beruntung Bella lari keluar kamar sambil menangis,


Andika merasa bersalah dan berkata " Apa yang akan kamu lakukan tadi Andika.

__ADS_1


langsung saja Andika lari mengejar Bella yang sedang keluar dari kamarnya,


Bella menangis di kamar mama Lia sambul menggunci pintu dari dalam,


Andika memangil dan mengetuk pintu kamar mama Lia selama lima menit tidak ada jawaban langsung saja Andika mendobrak pintu kamar,


Bella yang sedang tidur tengkurep sambil menangis,


"Pukul aku mas, pukul pulangkan aku ke rumah nenek sekarang juga, aku benci kamu mas, kalau kamu tidak mau menggantar aku ke rumah nenek aku akan pulang sendiri, aku sudah capek sama kamu " teriak Bella sambil menangis dengan kencang,


Mendengar ucapan Bella Andika hanya diam saja, sambil duduk dan mengeluarkan air matanya tanpa berbicara, dalam hatinya berkata " Maafkan aku sayang.


Andika berangkat kerja dan memintak tolong kepada pak Mamat dan bik Inem untuk menggawasi Bella bila keluar rumah, agar segerah memberitau Andika,


Bik Inem membawahkan makanan untuk Bella,

__ADS_1


Non ! Ini makananya, kamu sudah dua hari belum makan, kalau lambung kamu sakit gimana! Biar bik Inem suapin, apa nona mau pangilkan mama Lia suruh datang kemarin non " ucap Bik Inem sambil mengelus pundak Bella,


Udah bik jangan bawah - bawah mama Lia, dan jangan bibik kasih tau mama, aku capek bik, aku ingin pulang ke rumah nenek sekarang " ucap Bella sambil menangis,


''Jangan non! Kalau nona keluar dari sini bibik sama pak Mamat akan di pulangkan ke kampung sama mas Andika , tolong kerjasamanya ya non, dan nona harus sabar, mas Andika itu sayang sekali sama non, mungkin mas Andika tadi ada masalah, jadi mas Andika terbawah emosi " ucap bik Inem sambil memohon,


"Bella menyuruh buk Inem keluar kamar, dan bik Inemenarik makananya di atas meja, sambil keluar kamar bik Inem berkata " Non makananya saya taruk di atas meja,


Tidak terasa sudah jam dinding menunjukkan pukul tiga sore, Andika yang baru pulang langsung masuk kamar dan melihat Bella yang sedang tidur dengan nyenyak, langsung saja Andika menemui bik Inem dan bertanyak mengenai Bella,


Dan bik Inem berkata kalau non Bella tidak mau makan dan bercerita ingin pulang ke rumah neneknya sambil menangis,


”Sayang ayo makan dulu habis ini kita main ke rumah nenek "ucap Andika sambil mengelus rambut Bella,


Bella diam saja sambil memejamkan matanya sambil merangkul guling, Andika mengangkat Bella untuk di suapin, ternyata badan Bella sangat lemas, langsung saja Andika mengambil alat untuk memeriksa Bella,

__ADS_1


Sesudah mengecek suhu badan Bella dengan spontan Andika membawah Bella ke rumah sakit untuk di infus karena hiderasi,


Di dalam kamar ruang inap sesekali Bella mengigau memanggil nama neneknya,


__ADS_2