
Waktu sudah menunjukkan pukul satu malam Andika keluar dari mobilnya sambil mengendong Adit dan Bella berjalan di belakang Andika, sampai di kamar, Bella langsung merebahkan badanya di atas kasur sambil melentangkan ke dua tanganya dan memejamkan matanya.
Andika masuk kamar sambil membawah secangkir kopi untuk menyelesaikan tugasnya, dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul empat Andika merebahkan badanya di atas sofa, dan tidak terasa waktu sudah pagi seperti biasa Andika pergi kerja hanya sarapan roti dan minum susu,
"Nak ! Papa berangkat dulu ya, gak boleh nakal kasian mama "ucap Andika sambil mencium Adit dan Bella,
Setelah Andika berangkat Bella keluar dari kamar untuk sarapan bersama mama Lia,
"Nak kamu pulang jam berapa, mama capek dari sore mama tidur "ucap mama Lia,
__ADS_1
"Mungkin jam satuan ma! Tu mas Andika ngak mau di ajak nginap dan maunya marah - marah mintak pulang. Aku benci mas Andika " ucap Bella dengan nada manyun,
"Ma ! Apa benar kalau mas Andika marah sama orang itu suka mukul dan membuang barang yang ada di dekatnya, "ucap Bella,
"Ngak suamimu ngak perna ringan tangan, dan mengenai membuang barang iya, kalau marah jangan sampai ada barang di dekatnya walau itu barang berharga ''ucap Mama Lia,
"Ma ! Mas Andika itu orangnya selalu tertutup tidak perna mau cerita tentang si Ayu itu, apa si Ayu itu tunanganya mas Andika "ucap Bella dengan nada gugup,
"Kenapa mas Andika memutuskan mbak Rani, mbak Rani kan model pastinya orangnya cantik dan bodinya bagus, "ucap Bella,
__ADS_1
Sesudah tunangan, berselang satu bulan Rani berselingku, suamimu nunggu satu, dua tahun tidak ada kabar, Andika menjadi seorang pemarah dan tak mau dekat sama wanita takut di tinggal, delapan tahun tidak mau dekat sama wanita, dan mama perna menjodokkanya dengan anak teman mama juga tidak mau berulang kali mama mengenalkan wanita tapi selalu di tolak, dan Alhamdulillah ketemu kamu langsung Andika jatuh cinta, dan mama berterimakasih kepada kamu nak bisa mengubah menjadi pribadinya yang sempurna, dan suami kamu pernah bercerita sangat dan sayang sama kamu melebihi dirinya sendiri "ucap mama Lia mambil memgelus rambut Bella,
"Ma! Tapi aku ngak suka mas Andika terlalu cemburu, tidak mungkin ma aku selingku, tambah dia marah - marah tidak jelas " ucap Bella dengan nada manyun,
"Cemburu itu tandanya cinta nak, dan tak mau kehilanggan sayang "ucap mama Lia dengan nada senyum,
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang, mendengar mobil Andika datang Bella langsung bangkit dari sofa dan lari masuk kamar tampa berpamitan dengan mama Lia,
Andika masuk kamar melihat Bella yang berpura - pura tidur langsung Andika mencium sambil berbisik di telingga, "aku tau kamu pura - pura tidurkan !
__ADS_1
Mas ! Aku benci kamu " ucap Bella dengan nada manyun sambil memejamkan matanya,
Ya sudah aku terima, kamu benci aku, hanya satu pintaku jangan tinggalkan aku, aku mencintai kamu sayang "ucap Andika sambil membisikkan ditelingah Bella,