
Bella masuk kamar, tidur dan menangis sangat kencang, Andika masuk kamar sambil mengendong Adit,
Sebenarnya Andika tidak tega melihat hati yang ia cintai sedih, tapi Andika cemburu melihat chatiganya teman Bella sangat mesrah, sudah satu hari Bella tidak mau makan, Bella hanya tidur aja tampa menghiraukan Adit,
Mas! Non Bella dari tadi pagi tidak mau makan dan minum hanya tidur saja " ucap bi Inem sambil menyuapin Adit,
Langung Andika masuk kamar dan melihat Bella sedang tertidur dengan pules, ingin rasanya Andika membangunkan Bella,
Ya sudah biarkan saja dia tidur ''ucap Andika dalam hati sambil memandangi wajah Bella,
Sudah satu jam Bella tertidur akhirnya Andika membangunkan Bella untuk makan, Andika akan menyuapin Bella, tampa berbicara sekatapun, dan Bella menurutin dan pasrah apa yang akan di lakukan Andika,
Ayo di minum obatnya, supaya luka kamu cepat kering " ucap Andika sambil memberikan obat dan minuman,
Langsung saja Andika pergi ke ruang kerjanya untuk mengerjakan tugasnya dan tidak lupa mengajak Adit, dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul delapan Adit terlelap dari tidurnya,
Andika mengendong Adit untuk di pindahkan di kamar, dan Andika melihat Bella yang sedang tertidur dengan wajah sedikir sedih,
__ADS_1
Sayang maaf kan aku, aku tidak bisa hidup tampa kamu, jangan tingalkan aku " ucap Andika sambil memandangi wajah Bella yang sedang tidur,
Sudah satu minggu Andika dan Bella tidak tegur sapa, dan lagi - lagi Bella mintak maaf Andika hanya diam saja, langsung saja Bella keluar kamar untuk pergi dari pada di sini tidak di anggap,
"Kamu mau ke mana, masuk " ucap Andika,
Ngapain aku di sini, kamu tidak memperduli kan aku, kamu masih marah padaku, lebih baik aku pergi " ucap Bella sambil melihat wajah Andika,
*Priak
Priak*
Andika mengejar Bella, Andika menarik tangan Bella di ajak masuk ke kamar,
"Kenapa mas kamu menahan aku di sini, lebih baik aku pergi "ucap Bella sambil menangis,
Kamu mau pergi mencari selingkuan kamu itu ia kan, aku tau kamu masih mencintainya, kamu pasti kecewa denganku, aku sudah tua, sedangkan dia masih muda, kalau kamu mau pergi dengan dia aku akan melepaskan kamu, walau hatiku kecewa "ucap Andika sambil menahan tangis,
__ADS_1
*Plak
Plak*
Cukup mas, jangan kamu menuduh aku selingkuh, semua punya masa lalu mas, dia masa laluku "ucap Bella sambil menampar wajah Andika dan melempar ponselnya sampai pecah,
Dan lagi - lagi tangan Bella mengeluarkan darah segar, dengan spontan Andika membalutkan kain ke tangan Bella, Bella menepisnya,
Tanganku tidak sakit mas, tapi hatiku yang sakit karna kau menuduhku selingku "ucap Bella sambil nangis dan menepis tangan Andika,
Cukup tangan mu terluka sayang, dan maafkan aku, karena aku cemburu dan takut kehilangan kamu sayang "ucap Andika sambil menekuk Bella dan membalut lukaknya,
Langsung Bella tertidur tengkurep sambil menangis, sedangkan Andika mengobati luka Bella yang menggeluarkan darah segar dan Andika membalutnya, dan sampai Andika tertidur sambil memegang tangan Bella posisi Andika tertidur dengan duduk di samping Bella tidur,
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul sebelas malam Bella terbangun dari tidurnya,
Aow aduh sakit " teriak Bella sambil mengangkat tanganya yang sakit,
__ADS_1
Mendengar teriakan Bella Andika terbangun dari tidurnya, dan menahan tanganya Bella yang sedang sakit,