
Sudah satu tahu teman Bella tidak kerumah, dan hari ini teman Bella Lala dan Ika bermain ke rumaj Bella,
"Hai Bel! Gimana kabarmu " ucap salah satu teman Bella,
"Kabarku baik teman, tumben ada apa kokain le sini "ucap Bella sambil duduk,
"Oh iya aku mengantar undangan, datang ya aku mau menikah hari sabtu besok, kamu wajib datang sama suami kamu 'ucap Ika dengan nada ssemyum,
Iya aku datang kalau tidak ada halangan dan kalau mas Andika ada waktu "ucap Bella,
Sudah satu jam Lala dan Ika di rumah Bella, dan Ika bercerita tentang mantan Bella yang sangat gila itu, dia sedikit gila karena di tinggal kawin sama Bella , dan Ika mintak tolong sama Bella supaya memberikan motifasih hidup,
Kok aku ya nanti mas Andika aja yang meriksa dia "ucap Bella,
__ADS_1
"Bukan sakit Bel! Ngapain suami kamu yang meriksa, maksud aku kamu harus memutuskan dia biar dia mencari pengantimu " Ucap Lala,
********
Andika tidak bisa ikut pergi ke pesta Ika karena Andika bertugas di luar kota, Andika menizinkan Bella pergi ke pesta di antar pak Mamat, karena Andika berangkat hari jumat dan pulang hari minggu,
Sayang jangan lama - lama di sana "ucap Andika dengan nada senyum,
"Kalau ngak boleh lama aku ngak usah ke sana aja mas " ucap Bella sambil mempersiapka baju Andika yang akan di bawah,
Dan tidak terasa sudah hari sabtu Bella dan Adit bersiap - siap untuk pergi ke pesta teman Bella, semua teman menyambut kedatanganya dengan senang hati,
Hai kok sendirian mana suami kamu kok ngak ikut "ucap Ika dambil bersalaman,
__ADS_1
Bella dan temannya bercerita mengenai kehidupan masing - masing, Adit di ajak Lala untuk bermain,
"Bel! Apa kamu gak kasihan sama Iwan dia selalu memyendiri dan memangil namamu, tolong kamu dekati dan ajaklah dia bicara siapa tau kamu ajak bicara di sembuh, jangan takut aku dan Bayu akan mendampinginmu ayo sekarang "ucap Salah satu temanya,
Langsung saja Bella dan kawanya pergi menghampiri Iwan, Bella bersalaman dan menanyakkan kabar, dan sangat terkejut Bella akan di peluk sama Iwan dan Bella menolak menolaknya,
Hai apa kabar kamu Iwan apa kamu masih ingat sama aku dan maafkan aku, karna aku kamu jadi begini, semoga kamu dapat mencari ganti aku yang lebih baik dari aku, jodoh rezeki maut pati hanya tuhan yang tau,
aku bukan jodoh kamu, dan aku masa lalu kamu kamu harus bisa melupakan aku, karna aku bukan jodoh kamu maafkan aku, aku doakan kamu cepat dapat pengantiku yang lebih baik dari aku " ucap Bella sambil menangis dan mengendong Adit,
"Tapi aku tidak bisa melupakan kamu Bel! Kembalilah padaku, aku tidak bisa hidup tampa kamu Bel, apakah ini anak kamu, apa kamu sudah punya anak dari dia, apa kamu bahagia sama dia, apa kamu di jadikan ratu sama dia jawab Bel? " ucap Iwan sambil melihat wajah Bella,
Sekali lagi maafkan aku, ingat aku bukan jodohmu, aku masa lalumu, kalau kamu ingin melihat aku bahagia lupakan aku cepat carilah penganti aku, bahwa dia ke rumahku kalau kamu benar - benar mencintaiku, aku sudah punya anak, aku sudah bahagia, aku di jadikan ratu oleh suamiku, aku bahagia denganya "ucap Bella sambil menangis,
__ADS_1
"Tapi kenapa kamu menangis "ucap Iwan,
"Aku sedih melihat kamu begini maafkan aku aku bukan jodomu " ucap Bella,