
Matahari bersinar dengan terang Adit terbangun dari tidurnya dan mencari Andika,
Andika mendengar tangisa Adit langsung masuk kamar dan mengendongnya tampa berkata apa - apa dengan Bella dan langsung keluar,
Bella mulai chatinga dengan teman melalui grup, Bella tidak tau kalau Andika telah menyadap WAnya Bella,
Andika tidak terima kalau istrinya di puji sama cowok lain terutama sama mantannya,
"Sayang pagi - pagi udah ngombal, apa kamu lupa kalau kamu udah bersuami, kalau kamu gak mau makan jangan salahkan aku kalau ponselmu aku banting "ucap Andika dengan kesal,
Langsung saja Bella pergi makan sambil menaruk ponselnya di samping, dan bik Inem menyapa Bella tapi Bella hanya manyun bibirnya,
Andika hanya memandangi Bella sambil menahan senyum,
"Kalau kamu lagi ngambek bikin gemessin sayang " ucap Andika sambil nahan senyum,
Bella menjadi salah tingkah, dan marah - marah tidak jelas, sampai - sampai bik Inem ikut kena marah, Andika hanya terdiam saja sambil senyum - senyum melihat kemarahan Bella, dan Bella langsung meningalkan makananya dan masuk kamar sambil menangis,
Andika menghampiri Bella sambil memeluk Bella dengan erat,
__ADS_1
"Sayang jangan tingalkan aku, maaf aku cemburu melihat kamu duduk dekat sama mantan kamu sayang " ucap Andika sambil memeluk dan berbisik di telinganya Bella,
"Dasar om egois maunya menang sendiri, kalau aku duduk sama mantan aja kamu cemburu, apalagi kamu kemarin melupakan aku, aku tidak punya perasaan apa - apa sama dia, dia hanya sebatas teman saja, aku benci kamu mas "ucap Bella sambil memeluk bantal dan menangis,
"Apa kamu bilang sebatas teman, kamu tadi chatingan pagi - pagi kamu di pangil sama dia apa! Dan kamu memangil dia apa! Apa itu hanya teman biasa " ucap Andika dengan sedikit nada tinggi,
Bella hanya diam saja, tampa membalas ucapan Andika,
"Kok tau mas Andika kalau aku tadi pagi chatingan pangilan BEB "ucap Bella dalam hati,
"Walau aku dekat sama mantanku , tapi aku tidak lupa sama suami dan anak, kalau kamu dasar om - om pingin enak sendiri "ucap Bella dalam hati sambil melempar bantal ke pintu,
Satu
Dua
Ti_ ga "ucap Andika sambil membangunkan badan Bella,
Ngak aku ngak lapar makan saja sendiri, dasar om - om pekerjaanya selalu memaksa orang "ucap Bella sambil tidur lagi,
__ADS_1
Dan Andika tetap memaksanya sampai Bella mau makan, dan akhirnya Bella mau makan karena takut Andika menyuapin pakek mulutnya seperti kemarin, dan akhirnya makananya habis tampa tersisa,
"Kamu kelaparan ya sayang makanan sebanyak gitu kamu makan semua tampa tersisa sedikit pun "ucap Andika sambil membelai rambut Bella,
Bella tidak menghiraukan kata - kata Andika hanya diam saja dan berpaling darinya sambil menyodorkan piring ke Andika,
Andika keluar kamar sambil senyum,
"Mas! Maa Andika aku haus "ucap Bella sambil sedikit teriak,
Dan Andika hanya menoleh ke arah Bella sambil senyum, sudah satu jam Andika tidak membawahkan minum untuk Bella ternyata Andika lupa, akhirnya Bella keluar kamar dengan bibir seditik manyun,
"Maaf sayang aku lupa " ucap Andika sambil memeluk Bella,
Mas aku benci kamu " ucap Bella sambil memukul badan Andika,
Andika hanya memeluknya sambil menciumnya Bella
Dasar om - om mesum, aku malu sama bik Inem "ucap Bella sambil nangis
__ADS_1