
Jaga istri kamu, banyak hidung belang di luar, dan Andika memberikan ATM nya untuk membayarnya, dan teman Andika menolak untuk di bayar dan ternyata rumah makan milik teman Andika,
"Ngak usah di bayar ini rumah makan milik aku sendiri "ucap teman Andika,
Saat mendengar ucapan temanya Andika melihat Bella dengan sedikit cemberut,
Teman Andika menepuk - nepuk pundak Andika sambil tersenyum, Andika dan Bella berpamitan pulang karena waktunya sudah malam dan Andika dan temanya bertukar nomer ponselnya,
Tiga jam sudah Andika dalam perjalanan dan sampailah di rumah dengan selamat, jam dinding menunjukkan pukul sepuluh malam,
Langsung Andika dan Bella masuk kamar, Andika merebahkan badanya di samping Adit yang sedang tidur, dan Bella keluar kamar untuk membuat minuman jeruk hangat,
"Maaf non ! Semua bahan udah habus sejak non pulang kampung, dan bibik setiap hari beli makanan di luar, "ucap bik Inem sambil menundukkan badanya,
"Apa bik ! Bibik tiap hari beli makanan di luar selama saya di kampung "teriak Bella dengan nada keras,
Langsung saja Bella masuk kamar untuk memarahi Andika,
__ADS_1
Melihat Andika yang tertidur sangat nyenyak Bella berbicara sendiri sambil memanyunkan bibirnya, dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul satu Bella merebahkan badanyan di atas sofa,
Seperti biasa Andika terbangun dari tidurnya pukul tiga, melihat Bella yang sedang tidur di atas sofa dan langsung Andika memindahkan Bella di samping Adit,
Pas pukul lima Andika seperti biasa membangunkan Bella untuk sholat subuh,
Sesudah sholat, Bella merebahkan badanya di samping Andika,
"Mas ! Sejak aku ada di kampung bik Inem dan pak Mamat beli makanan di luar, apa kamu tidak tau ! Dan semua bahan dapur sudah habis sejak aku di kampung "ucap Bella sambil memainkan ponselnya,
"Iya nanti belanja "ucap Andika dengan santai,
Bella dan bik Inem berjalan - jalan menggelilingi komplek sambil belanja, sampai di rumah Bella melihat muka Andika dalam keadaan muka sewot,
"Mas kenapa muka kamu sakit ! Kok ju _ "ucap Bella,
Dan Bella membantu bik Inem untuk memasak di dapur walau hanya memotong sayuran dari pada di kama melihat muka Andika yang lagi sedikit marah,
__ADS_1
Andika memangil Bella untuk di mintak di kamar,
"Ada apa mas ! "ucap Bella sambil menjatuhkan pantatnya di sofa kamar di samping Andika,
"Kamu nanti belanja pergi sama bik Inem atau nunggu saya pulang kerja " ucap Andika,
"Terserah kamu saja mas ! Aku ikut aja " ucap Bella dengan melentangkan tanganya di badan Andika,
Andika membukak leptopnya untuk mengerjakan perkerjaannya yang sisa sedikit,
Bella pergi keluar untuk membantu bik Inem,
Dan buk Inem melarang Bella membantu takut Andika marah - marah, dan Bella bercerita mengenai dirinya kalau tidak bisa masak itu tidak enak,
Dan tidak terasa masakan bik Inem sudah matang, Bella memanggil Andika untuk bersarapan,
"Sayang kalau belanja nanti tunggu saya aja, biar aku yang mengantar "ucap Andika sambil keluar rumah,
__ADS_1
"Iya mas! Hati - hati di jalan " ucap Bella sambil menyodorkan tanganya untuk bersalaman,
Tidak terasa waktu menunjukkan pukul dua siang Andika pulang dan masuk ke dalam kamar dan menjatuhkan pantatnya di atas sofa kamar, sambil melihat Bella dan Adit yang sedang tidur,