Jodohku anak SMA

Jodohku anak SMA
Tergila - gila


__ADS_3

Tidak terasa waktu semakin malam, dan hujan mulai terjatuh di atas bumi ini membuat rerumputan mulai basa, dan membuat suasana menjadi semakin dingin, seperti biasa Andika bekerja di malam hari hanya di temani secangkir kopi,


"Bik tolong buatkan kopi antar di ruang kerja saya sekarang " ucap Andika,


"Iya mas ! "Jawab Bik Inem,


Jam dinding menunjukkan pukul setengah sembilan Adit menangis mencari Andika, dan terpaksa Bella mengantarkan Adit ke ruang kerja Andika,


"Kenapa nangis jaguan papa sini, tidur sini pekerjaan papa sangat banyak nak, sementara tidur sama mama di kamar "ucap Andika sambil mengendong Adit,


Andika mengerjakan tugasnya sambil mengendong Adit, Adit tetap saja menangis minyak tidur di kamar, dengan berat hati Andika membawah Adit ke kamar untuk menidurkanya,


Setengah jam sudah Adit tertidur di samping Bella yang sedang memainkan ponselnya,


Andika kembali ke ruang kerjanya untuk menggerjakan tugasnya, dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul satu langsung saja Andika merebahkan badanya di atas sofa


Hanya tertidur beberapa jam saja Andika sudah terbangun seperti biasanya di sepertiga malam, pas jam lima Andika membangunkan Bella untuk sholat subuh, Andika melanjutkan pekerjaanya, dan masuk ke ruang kerjanya,


"Mas ! Kamu dari semalam belum tidur apa kamu tidak ngantuk " ucap Bella sambil membawahkan segelas susu hangat,

__ADS_1


"Andika hanya tersenyum saat mendengar ucapan Bella dan berkata "Semalam aku tidur jam satu sayang, kamu sih tidurnya begitu jadi aku tidur di sofa, " ucap Andika sambil menarik tangan Bella,


Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan Andika bersiap - siap untuk berangkat ke rumah sakit,


Tok


Tok


Pintu utama di ketuk dari luar, Bella yang ada di ruang tamu terpaksa membukakkan pintu,


Ternyata tamunya Clara teman Andika,


"Silakan duduk mbak biar aku pangilkan suami saya " ucap Bella dengan nada sewot,


Aduh maaf sayang, katakan aku ngak bisa menemani, ni suster menelpon saya agar saya cepat ke rumah sakit ada pasien yang sedang kritis, "ucap Andika sambil mengambil kunci mobil, dan lari menuju ke mobilnya,


"Hati - hati di jalan mas ! " Teriak Bella sambil mengantarkan dari pintu samping,


Langsung saja Bella menemani Clara, sambil bercerita tentang kehidupannya, dan tidak terasa sudah satu jam Clara ada di rumah Andika,

__ADS_1


"Mama - mama Adit pingin mimik susu "ucap Adit sambil menarik tangan Bella,


Bella menghubungi Andika mengenai Clara


tidak mau pulang dan menunggu Andika datang dari kerja,


"Mas ! Tu mantan kamu tidak mau pulang, katanya dia kangen sama kamu, cepat kamu pulang, apa aku yang pergi dari rumah sekarang " ucap Bella dengan nada sewot,


Sayang i _ i _ iya tut - tut - tut


Iya sayang, ternyata ponsel Bella langsung di matikan,


Di sisi lain


Andika menceritakan keberaadaan Clara kepada Hasan, dan Andika mengajak Hasan untuk pulang kerumah untuk menemui Clara,


Bisa gawat ni, bisa - bisa istriku ngambek lagi gara - gara Clara bercerita yang tidak ada gunanya, " ucap Andika sambil bercerita dan mengajak Hasan,


"Tu Clara memang sudah tergila - gila sama kamu, kamu jadikan istri simpananmu saja, buat apa kamu punya uang banyak, adopsi saja Clara jadi istri simpananmu " ucap Hasan dengan nada senyum,

__ADS_1


Gila kamu, " jawab Andika,


Cuma kamu yang belum nambah istri dari sekian teman dokter "ucap Hasan sambil menepuk pundak Andika,


__ADS_2