
Lagi - lagi Andika merayu Bella sambil memeluk dari belakang dan berbisik di telinganya Bella "sayang aku mencintai mu jangan tinggalkan aku sayang, aku tak bisa hidup sama kamu,
Aku tak bisa memaafkan kamu mas! Aku benci kamu, sana jangan dekat - dekat aku, kenapa kamu selalu menuduhku selingku, aku menerima masa lalu kamu, tapi kamu kok ngak bisa menerima masa lalu aku, masa laluku sudah ku kubur dalam - dalam, dan aku tidak mau mengalinya kembali, dan aku tidak mau melihat ke belakang, karena aku mempunyai masa depan, aku benci kamu mas! "ucap Bella sambil nangis dan memeluk guling,
"Iya maafkan aku sayang, aku takut kehilangan kamu, aku tak bisa hidup sama kamu "ucap Andika sambil memeluk Bella dan nangis,
Andika mengajak Bella untuk pergi ke mall untuk membeli ponsel, tapi Bella menolak untuk beli ponsel,
Ngak mas, aku ngak mau di curigai lagi, biar aku di dalam rumah aja "ucap Bella,
Andika membopong Bella masuk mobil, dan Adit berjalan di belakang Andika yang sedang mengendong Bella,
"Bik ! Mamaku di gendong papa "teriak Adit sambil memangil bik Inem,
"Bik Inek tersenyum saat melihat Bella di gendong Andika dan Adit teriak "mama kayak anak kecil bik,
Sampai di depan mall Andika akan membelikan ponsel untuk Bella, Bella hanya tersenyum dan menolaknya,
Semua karyawan mengelengkan kepala,
__ADS_1
"Kamu itu gimana si mbk! Di belikan ponsel sama omnya kok ngak mau , itu bagus mbk keluaran terbaru "ucap mbak karyawannya.
"Gila kamu! Itu suami aku jangan keras - keras kalau bicara nanti dia marah " ucap Bella sambil melihat Andika berjalan menuju Bella.
Dan akhirnya mbaknya mintak maaf sambil tersenyum, Andika memberikan ATMnya ke Bella sambil mengendong Adit,
Ayo sayang kita makan dulu, cacing di perutku sudah teriak mintak makan " ucap Andika sambil menggandeng Bella,
Sampai di rumah makan Andika dan Bella memesan makanan, dan Andika izin untuk ke belakang,
Eh kamu Bel ! Kok berduan aja mana suami kamu "ucap Iwan mantan Bella sambil menyajikan makanan yang di hidangkan Iwan si mantanya Bella,
"Waduh bisa salah faham lagi ni 'ucap Bella dengan muka panik,
Langsung Andika duduk di samping Bella sambil berkata "Kamu si Iwan itu ya, yang mantanya istri aku, sambil bertepuk tangan, dan Andika mengambil uang di sakunya dan menaruknya di meja,
Ayo kita pulang sayang, aku ada urusan yang lebih penting dari pada ini "ujar Andika sambil mengendong Adit keluar dari rumah makan,
Sampai di parkiran Andika dan Bella masuk mobil, di dalam mobil Andika menyetir mobilnya dengan kasar,
__ADS_1
Kamu ada ada si mas! Kamu marah aku tidak sengaja bertemu dengannya "ucap Bella sambil mengambil tisu untuk membersikan darah yang ada di kening Bella,
"Aku capek denganmu, terserah kamu " ucap Bella sambil memukul jendela kaca mobil,
Sampailah di rumah Andika mengendong Adit yang sedang tidur dan Bella berjalan di belakang Andika, satu jam sudah Andika diam saja, dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul enam pagi seperti biasa Andika berangkat kerja tanpa berpamitan, dan sudah dua hari Andika mendiami Bella,
Dengan kesalnya Bella berjalan menuju taman belakang sambil menagis dan mengadu pada ikan yang sedang berrenang,
Mas kamu marah sama aku, dari pada aku di sini tidak kamu perhatikan lebil baik aku pergi, dan maafkan aku " ucap Bella,
Bella menghubungi mama Lia untuk di jemput besok,
Kamu kenapa nak ! Ada masalah dengan suamimu " ucap Mama Lia,
Tapi ma ! Jangan bilang mas Andika kalau aku yang mintak "ucap Bella,
Langsung saja mama Lia menghubungi Andika untuk menanyakkan keadaan rumah tangganya, dan Andika menjawab baik - baik saja,
Satu sahi sudah Andika tidak peduli sama Bella dan Andika sangat kecewa dengan Bella
__ADS_1
Mas ! Rupanya kamu belum bisa menerima masa laluku, aku dan Iwan sudah tidak ada apa - apa, aku sudah berkeluarga dan Iwan satu bulan lagi dia akan kawin, kamu jangan kayak anak kecil " ucap Bella sambil duduk di samping Andika dan merangkul badanya,
Kamu bohang!, Diam - diam kamu sudah selingku di hadapanku "ucap Andika sambil melempar barang,