
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul delapan malam, Adit mulai tertidur di pelukan Bella sambil melihat tv di ruang keluarga di temani bik Inem,
Bella mintak tolong ke bik Inem untuk memindahkan Adit ke kamar, dan rupanya Bella juga lelah seharian gendong Adit tidak mau di taruk hanya mencari papanya saja sampai Bella badanya panas,
"Non ! badan kamu panas, minum obat dulu ya biar bibik ambilkan obat penurun panas "ucap bik Inem sambil melihat wajah Bella,
"Ngak bik, buatkan teh hangat aja dan taruk di atas meja "ucap Bella sambil merebahkan badanya di kasur,
Langsung saja bik Inem membuatkan teh hangat dan di taruk di meja, bik Inem masuk ke kamar Bella dan memegang badan Bella semakin panas bik Inem menjadi panik dan langsung saja mengabari Andika kalau Bella badanya panas sekali,
Kebetulan Andika dalam perjalanan pulang dan satu jam lagi Andika sampai di rumah,
Lansung saja Andika masuk ke kamar sebelum masuk kamar Andika ter biasa cuci tangan dan kaki,
__ADS_1
"Sayang badan kamu panas sekali, ayo minum obat "ucap Andika dengan senyum,
"E apakah aku sedang mimpi " ucap Bella sambil duduk,
Langsung saja Bella memeluk Andika sambil berbisik di telinganya Andika " mas aku capek sekali "
"Memang non Bella orangnya sangat manja orangnya "ucap bik Inem dalam hati sambil geleng - gelengkan kepala,
Andika menyuruh Bella minum obat dan tidur supaya besok pagi sembuh,
"Papa - papa " ucap Adit sambil memeluk erat badan Andika dan menangis,
"Ia sayang ayo tidur lagi masih malam "ucap Andika sambil merangkul Adit,
__ADS_1
Andika tidak tega melihat Bella sakit, dan Andika mintak maaf karena Adit, membuat Bella kecapean, dan Bella terbangun dari tidurnya, langsung saja Andika menghampiri Bella dan memeluknya,
"Sayang badan kamu masih panas, saya ambilkan makanya biar mas suapin lalu minum obat "ucap Andika sambil mencium kening Bella,
"Tapi mas aku pusing pingin muntah "ucap Bella dengan nada manja,
Langsung saja Bella lari dan muntah, Andika selalu menemaninya, Andika merebahkan badan Bella ke tempat tidur, langsung Andika mengambil makanan dan menyuapin Bella dan menberikan obat,
Maafkan Bella ya mas! Udah mas tidur aja Bella sudah sembuh kok, karna Bella mas gak bisa tidur, mas kan capek dari kerja dan perjalanan jauh sampai rumah ngak bisa istirahat "ucap Bella sambil merebahkan badanya,
Andika merebahkan badanya di samping Adit sambil terlentang, Bella terbangun karna perut Bella terasa mual dan Bella keluar kamar untuk membuat teh hangat untuk dirinya sendiri, berlahan Bella berjalan agar tidak ketahuan bik Inem malah Bella menjatuhkan barang dan bik Inem terbangun dari tidurnya ,
"Non ada apa "ucap bik Inem sambil membopong Bella duduk di sofa tengah,
__ADS_1
"Udah bik jangan keras - keras nanti kedengaran mas Andika, kasian dia capek dan baru tidur, dan tolang buatkan teh hangat bik, maaf ya bik jadi gangu bik Inem tidur, perutku mual dan kepalaku pusing bik "ucap Bella sambil duduk,
"Udah ngak papa, sudah jadi tugas bibik untuk ini semua, non Bella ngak boleh buat apa - apa sendiri, buat apa bibik di sini "ucap bik Inem sambil membuatkan teh hangat,