
Tidak terasa kandunggan Bella semakin hari semakin besar dan semakin hari Bella nyidamnya yang aneh - aneh, malam ini Bella ingin makan bubur ayam,
"Mas! Aku ngak bisa tidur aku laper ingin makan bubur ayam sekarang "ucap Bella dengan nada manja sambil merajuk di badan Andika, saat Andika tertidur lelap,
"Sekarang jam sebelas malam sayang apa ada bubur ayam, bukanya kalau bubur ayam itu di pagi hari "ucap Andika sambil duduk,
Aneh - aneh aja maunya, aduh pegal bener badan saya, ah mana ada bubur ayam malam malam gini "ucap Andika sambil bukak pintu,
"Mas Andika mau kemana malam - malam gini di luar lagi hujan " ucap bik Inem,
"Ngak tau bik mau kemana, cari bubur ayam bik "ucap Andika dengan nada kesal,
"Mana ada mas malam - malam gini, oh iya mas cari aja di jalan satria biasanya jualnya malam "ucap bik Inem,
Dan akhirnya Andika pulang membawah bubur ayam yang di mintak Bella,
__ADS_1
"Sayang ayo bangun ini bubur ayamnya cepat di makan "ucap Andika sambil mencium dan membanggunkan Bella,
"Ah ngak jadi deh mas, Bella masih ngantuk mas aja yang makan "ucap Bella sambil mengguap dan tidur lagi,
"Hemmm! Dasar anak kecil, di belikan gak di makan "ucap Andika sambil tidur terlentang,
Di pagi hari yang sangat cerah Bella bangun pagi sedangkan Andika lelap dalam tidurnya, jam menunjukkan pukul tujuh dan Andika tidak seperti biasanya dia masih terlelap dari tidurnya,
"Mas ayo bangun aku lapar pingin makan soto yang ada di pingir jalan "ucap Bella sambil membangunkan Andika,
Tetap saja Andika tidak bangun sampai pukul delapan dan Bella sedang marah karena keinginanya tidak di turutin dan Bella akan berangkat ke rumah nenek yang akan di antar oleh pak mamat, dan pas jam sembilan Andika bangun tidur dan mencari Bella,
"Mas Andika non Bella pergi ke rumah nenek di antar sama pak Mamat "ucap bik Inem dengan nada gugup,
"Apa! Ke rumah nenek, hem ni anak ada - ada saja ulahnya, dan hpnya juga tidak di bawah lagi "ucap Andika dengan nada kesal,
__ADS_1
Langsung saja Andika pergi ke rumah nenek dan di rumah nenek juga tidak ada dan seperti biasa Andika mencari di pinggir jalan yang biasa teman Bella nongkrong, dan dugaan Andika benar kalau Bella ikut andil di sana, tampa sekatapun Andika keluar dari mobil dan mendekat kepada Bella dan semua teman Bella menunduk kepada Andika,
Ayo kita pulang "ucap Andika dengan nada sedikit marah, Andika dan Bella hanya terdiam dan langsung saja Andika menuju tempat yang di inginkan Bella, membeli soto di pingir jalan, Andika memesan soto dua mangkok,
"Ayo cepat di makan keburuh dingin, apa yang kamu inginkan lagi "ucap Andika dengan nada marah,
"Sudah gak nafsu makan, mintaknya tadi bukan sekarang "ucap Bella dengan sedikit kesal,
"Kamu harus sabar Andika menghadapi ini semua "ucap Andika sambil berdiri dan berjalan menuju mobilnya, Andika dan Bella masuk di mobil,
"Mumpung kita keluar kamu ingin beli apa, hai anak keci jangan membuat kesabaranku hilang, kenapa kamu diam saja "ucap Andika sambil menghentikan mobilnya,
"Ngak aku ngak ingin apa - apa "ucap Bella dengan mengeluarkan air matanya,
Bella yang duduk di samping Andika hanya diam sambil memejamkan matanya dan sedikit mengelualkan air mata dan tidak terasa Bella ketiduran, sampai di rumah masih saja Bella tidur dan akhirnya Andika menggangkat Bella untuk di pindahkan ke kamarnya,
__ADS_1
"Maaf kan aku ya sayang bukanya aku marah, aku sangat mencintaimu, aku takut kehilanggan kamu, aku tidak bisa hidup tampa kamu maafkan aku sayang" ucap Andika sambil mencium kening Bella, dan Bella sangat lelap tidurnya,