
Langsung saja Andika berangkat membelikan es crem untuk Adit tampa Bella ikut,
Sepuluh menit sudah mobil Andika terparkir di depan swalayan, Andika dan Adit turun mobil dan masuk
"Pa ! Aku beli es crem yang ini mama juga ya pa ? " ucap Adit sambil mengambil es crem,
Tidak terasa sudah satu jam sudah Andika dan Adit belanja makanan di swalayan,
Andika dan Adit masuk mobil untuk pulang
Trit
Trit
Ponsel Andika berdering langsung saja Andika mengambil ponselnya di dalam saku celana sambil mematikan mobilnya,
"Assalamualaikum pa ! Tumben ada apa papa kok telpon "ucap Andika,
__ADS_1
"Waalaikumus salam Iya nak! Apa kamu lagi kerja, dan apa kamu bisa njemput papa dan mama di bandara sekarang "jawab papanya Andika,
"Ngak pa ! Ini kebetulan aku dan Adit lagi keluar, sekarang ya pa ! Ucap Andika,
Langsung saja Andika memutar mobilnya untuk menjemput papanya di bandara,
Sudah satu jam Andika akhirnya Andika sudah ada di depan bandara,
"Pa, ma tumben pulang ke indonesa kok ngak kasih kabar dulu, ada apa pa! " Ucap Andika sambil membawa tasnya mamanya untuk di bawah ke mobil,
Langsung saja Andika memutar mobilnya ke arah rumah,
Mama Lia bertanyak mengenai Bella apa dia masih kamu siksa,
"Nak ! Kelakuan papa kamu itu jangan kamu tiru, kasihan istri kamu, seharusnya istri kamu itu belum waktunya kawin jangan kamu kekang untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya kasian " ucap mama Lia,
"Tu gara - gara mama ngak boleh di kekang apa jadinya, dia jadi kembali ke masa lalunya hura - hura keluar masuk diskotik dan tempat hiburan walau hanya makan dan bernyanyi, untung saja di ngak sampai berminum - minuman keras, bernyanyi sampai lupa diri, itu yang mama inginkan, bisa - bisa dia jadi istri liar ma! Dia itu anaknya masih ingin kasana kemarin dan hari itu juga Andika langsung marah dan melarang dia keluar rumah, "ucap Andika,
__ADS_1
"Ya ajak dia keluar biar dia senang, jangan di diam kan di rumah saja satu lagi jangan suka cemburu, kamu itu persis kayak papa kamu orangnya sok egois sok cemburuan, kalau kamu yang ngelakuin sendiri jawabnya, aku ngak ada apa - apa itu cuma teman kek, masa lalu gue kek "ucap mama Lia dengan sedikit marah,
"Udah - udah ma ! Apa aja yang di omong mama itu, udah biarkan saja Andika sudah berkeluarga dan tau kuwajibanya ma ! Mama gak usah iku campur "jawab papa Andika dengan nada marah,
"Udah ma ! Apa mama ngak mampir kemana gitu "ucap Andika sambil menerima pangilan masuk dari Bella,
"Mas ! Kamu kemana aja sih dari tadi ngak pulang - pulang "ucap Bella dengan nada sewot,
"Iya maaf, ni aku jemput mama dan papa di bandara sayang , dan suruh bik Inem masak buat papa dan mama, sebentar lagi aku mau sampai rumah " jawab Andika sambil senyum,
Mama Lia mengajak Andika untuk belanja di swalayan tempat biasa mama Lia belanja sambil mengajak Adit untuk beli jajan,
Andika dan papanya hanya menunggu di tempat tunggu sambil memesan minuman,
"E Adit sini ikut papa aja biar omah belanja, tadikan Adit udah beli jajan " ucap Andika sambil menarik tangan Adit,
"Udah biarkan Adit menemani aku belanja kamu sama papa kamu tunggu di sini sambil minum kopi " jawab mama Lia sambil mengandeng Adit,
__ADS_1