
Malam sudah berganti pagi, Andika dan Bella terbangun dari tidurnya dan langsung membersikan badan untuk bersiap - siap untuk kerja, karena hari ini Andika ada jadwal operasi dua orang,
Seperti biasa Andika hanya sarapan roti da susu saja dan berpamitan kepada Bella,
Sayang enakan susu kami dari pada susu buatan bik Inem, aku mau sekarang sedikit ayo cepat habis ini aku berangkat kerja "ucap Andika sambil menarik tangan Bella untuk di ajak di ruang kerjanya Andika,
Mas kamu gila ya " ucap Bella sambil duduk dan membukak baju Bella,
Langsung saja Andika menerkam dua gundukan Bella dengan ganas, dan Bella hanya menyerahkan dan pasrah saja terhadap kelakuan Andika
"Ah geli mas! Rupanya kamu sudah gila mas, ini susu buat anak kita masi kamu terkam juga "ucap Bella sambil kegelihan,
"Terimakasih sayang "ucap Andika sambil mencium kening Bella,
"Mulai gila si om "ucap Bella dengan menggeleng - gelengkan kepalanya,
__ADS_1
Langsung saja Andika berangkat dengan semangat empat lima, sampai di rumah sakit, teman Andika melihat Andika tidak seperti biasanya, langsung Andika bergabung sama temanya,
"Hai kenapa kamu kayak baru dapat jatah dari istri kecilmu, benarkah! "ucap dokter Hasan dengan menepuk bahu Andika,
"Ya begitulah! "ucap Andika dengan nada senyum,
Dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul satu siang Andika waktunya pulang, dan Andika tidak seperti biasanya Andika dan teman sesama dokter akan pergi ke cafe untuk membicarakan rencana liburan di bulan depan,
Tidak terasa udah pukul tiga sore Andika dan teman lainya pulang ke rumah masing - masing, sebelum pulang Andika membelikan sebuah mainan untuk Adit,
Terimakasi papa "ucap Adit sambil cium pipi Andika dan memeluknya,
"Tumben mas! Ada apa tidak seperti biasanya kamu belikan Adit " ucap Bella sambil memancungkan bibirnya dan berjalan keluar kamar untuk mengambilkan Adit makanan,
"Kamu kok repot, aku belikan ada apa kok tumben kalau aku ngak perna belikan bilangnya peritungan sama anak, sebenarnya mau kamu itu apa, ah pusing aku sama kamu bisa gila aku "ucap Andika sambil tidur terlentang,
__ADS_1
"Ya tumben aja! Udah pulang telat, di tanyak malah marah - marah mau kamu apa, suruh aku diam ngak boleh tanyak - tanyak ya sudah mulai sekarang aku gak tanyak dari mana pulang telat "ucap Bella sambil menganbil bantal,
"Siapa yang marah, aku gak marah, aku pulang telat aku habis dari cafe dengan teman - teman membicarakan liburan udah puas kamu, kalau kamu tidak percaya ya sudah, aku capak ingin istirahat " ucap Andika sambil memejamkan matanya,
"Papa aku gak bisa ambil itu "ucap Adit sambil membangunkan papanya,
"yang mana, coba mama ambilkan jangan di gangu kasian papa, papa capek nak biarkan papa istirahat " ucap Bella sambil jalan mendekat Adit,
Dan langsung saja Andika bangun saat mendengar ucapan Bella, dan mengambilkanya,
"Tidur aja mas! Biar aku yang mengambilkan mainan Adit " ucap Bella,
Dan tidak terasa waktu sudah pukul delapan Andika dan Bella lelap dari tidurnya tinggal Adit bermain sendiri,
"Papa, papa aku mimik cucu "ucap Adit sambil menagis,
__ADS_1
Andika membutkan Adit susu sambil mengelus gelus badan Adit supaya tertidur, belum satu menit Adik sudah tertidur dengan nyenyak, dan Adika mengendong badan Bella untuk di pindahkan di tempat tidur.