
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul lima pagi, seperti biasa Andika dan Bella bangung untuk menunaikan kewajibanya sebagai seorang muslim, selesai mengerjakan kuwajibanya bella hanya tiduran, Bella tidur di samping Adit sedangkan Andika membersikan pecahan ponselnya Bella yang di banting semalam,
Adit terbangun dari tidurnya dan mencari Andika, Andika langsung memandikan Adit
Pukul tuju Andika membangunkan Bella untuk sarapan,
Bik Inem membawahkan makanan untuk Bella yang ada di kamar,
"Auw sakit "teriak Bella dengan sedikit menahan sakit,
Langsung Andika menyuapin Bella tampa berbicara sekatapun, Andika menyuapin Bella dengan sedikit memaksa dan Bella hanya memalingkan wajahnya dari Andika,
"Sudah aku bisa makan sendiri "ucap Bella sambil tidur membelakangin Andika,
"Ayo cepat makan! sebelum aku melempar makanan ini "ucap Andika dengan nada kencang dan menahan tawa karena melihat Bella ketakutan,
Bella duduk di samping Andika sambil membukak mulutnya dan memejamkan matanya tak ingin Bella melihat wajah Andika yang mirip macan kelaparan,
__ADS_1
Bukak mata kamu, kenapa mata kamu pejamkan "ucap Andika sambil menahan tawa,
Aku takut! Ada macan kelaparan " ucap Bella sambil memalingkan badan,
"Apa ! Kamu bilang aku kayak macam kelaparan, kalau aku kayak macan kelaparan aku akan menerkam kamu sekarang " ucap Andika sambil memeluk dan mengigit lengan tangan Bella,
"Sakit mas "teriak Bella sangat kencang sambil menangis dan memegangi lenganya,
Dan tidak terasa waktu sudah mununjukkan pukul delapan Andika bersiap - siap untuk pergi kerja.
Andika berpamitan kepada Bella, dan Bella hanya tidur tengkurap sambil menangis,
Non kenapa lengan non Bella "ucap bik Inem dengan nada gugup,
Itu bik, ngak papa " ucap Bella sambil menahan sakit,
Langsung saja bik Inem mengambil air panas untuk menggompres lengan Bella yang sangat memar, dan bik Inem
__ADS_1
Yang sabar ya non!, sebenarnya mas Andika itu tidak kejam, apa non melakukan kesalahan sampai non di perlakukan kayak gini "ucap bik Inem sambil mengompres lengan tangan Bella, sambil Bella teriak kesakitan
Dan Bella badannya terasa panas akibat,
Apa karena lengan non Bella kayak gini jadi badan non panas, apa perlu bibik telponkan mas Andika non "ucap bik Inem,
Ngak bik, aku ngak papa terima aja mungkin ini udah jadi nasibku " ucap Bella sambil menahan sakit,
Sebenarnya Andika sudah datang dari kemarin hanya saja Andika di depan pintu untuk mendengarkan percakapan Bella dan bik Inem,
Kalau udah nasib jangan sok sakit dan jaga mulut kamu jangan kamu menyamakan aku seperti macan kelaparan ya tanggung sendiri akibatnya, kamu dekat - dekat sama macan kelaparan "ucap Andika sambil ketawa dan memegang lengan Bella,
Ya udah aku mau pergi aja! Aku takut di gigit lagi sama macan kelaparan " ucap Bella sambil berdiri,
Sebelum berjalan Andika sudah menerkam Bella sambil memeluk dan memberi sedikit gigitan di badan Bella, dan Bella sampai kesakitan dan sedikit geli,
Langsung saja Bella mengigit telinga Andika dan Andika teriak mintak ampun saking sakitnya sampai Andika mengeluarkan sedikit air mata.
__ADS_1
Ampun sayang sakit telinga saya " ucap Andika dengan menahan sakit,
sakitkan kalau kamu berani gigit aku lagi akan aku gigit telingan mu yang satunya " ucap Bella sambil memegang telinganya Andika,