
Waktu malam sudah berganti pagi, seperti biasa Andika bangun pagi untuk menyiapkan diri untuk pergi kerja, Andika membangunkan Adit dan Bella, sebelum berangkat keluarga kecil Andika makan bersama di meja makan,
Andika melihat Bella dengan senyum, Bella menahan sakit,
"Auw sakit "teriak Bella sambil menahan sakit,
Hati - hati sayang "ucap Andika sambil memandangi Bella,
Ruang makan sepi bisu hanya terdengar suara sendok dan garbu, Andika menatap wajah Bella dengan menahan senyum,
Bella hanya tertunduk hanya fokus sama makanannya dan sedikit melirik,
"Aduh ni orang persis macan kelaparan, semoga aku bisa melewati ini semua "ucap Bella dalam hati sambil makan dengan lahap,
"Dasar anak kecil, kalau makan itu pelan - pelan "ucap Andika sambil makan dan melihat Bella yang sedang ketakutan,
"Iya mas! Maaf aku lapar "ucap Bella sambil gugup,
__ADS_1
Tidak terasa waktu sudah pukul tujuh, Andika pergi tampa berpamitan dengan Bella,
Pas jam sembilan Bella keluar kamar,
Bik mas Andikanya mana bik "ucap Bella sambil tengok kanan dan kiri,
Itu non! mas Andika udah berangkat jam tujuh lalu, apa mas Andika tidak berpamitan pada non "ucap bik Inem dengan nada gugup,
Udah bik, kalau mas Andika mencari saya nanti katakan kalau aku pulang ke rumah nenek ya bik " ucap Bella sambil gandeng Adit,
Tapi non! Nanti mas Andika marah, bibik takut nanti non di hukum lagi, dan apakah non tidak takut kalau mas Andika marah kata non kayak macan kelaparan "ucap bik Inem sambil menahan Bella,
Langsung saja bik Inem menghubungi Andika untuk memberitauh, sudah beberapa kali bik Inem menghubunginya tapi belum di jawab,
Apa bik! Ada apa dengan non Bella "ucap Andika dengan panik saat melihat ponsel dan melihat pangilan masuk dari bik Inem yang sangat banyak,
I _ itu mas! Maaf non Bella pergi ke rumah neneknya "ucap bik Inem.dengan nada gugup,
__ADS_1
Langsung saja Andika pergi ke rumah nenek dengan muka musam, sampailah Andika di rumah nenek,
Andika masuk sambil bersalaman dengan nenek dan masuk mencari Bella, lagi - lagi Andika melihat Bella menangis dan duduk sambil lututnya di tekuk,
Maafkan aku sayang! Aku tidak bisa jauh dari mu sayang, kembalilah padaku "ucap Andika dalam hati sambil menahan air mata yang akan jatuh,
Papa! "Ucap Adit sambil lari ke Andika,
Bella terkejut saat mendengar teriakan Adit yang memangil papanya,
Langsung Bella mengusap air matanya sambil berdiri dan kaget saat melihat Andika yang ada di depanya,
Ayo pulang, kenapa kamu kerumah nenek tidak berpamitan kepada saya, pakai ajak Adit segala, apa kamu ada janjian ketemu sama mantan kamu di rumah nenek "ucap Andika sambil melihat wajah Bella sambil mengendong Adit,
Ngak mas! Aku di sini saja, aku sudah capek, aku ingin pisah sama kamu, biar Adit ikut sama aku "ucap Bella sambil menangis dan menjauh dari Andika takut di lukai lagi,
O, kamu di sini biar dekat sama mantan kamu, tapi jangan cari Adit lagi, biar kamu bahagia sama dia "ucap Andika dengan nada kesal,
__ADS_1
Terserah kamu bilang apa! Aku tidak punya niatan bertemu sama mantan apalagi selingku " ucap Bella sambil menangis,